alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Jelang Ramadan Belum Ada Vaksinasi Takmir dan Marbot

Radar Bojonegoro – Tidak ada target vaksinasi takmir masjid dan marbot musala menjelang Ramadan. Ketersediaan vaksin di Bojonegoro masih terbatas menjadi alasan, apalagi datang bertahap. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro masih menunggu instruksi.

Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Bojonegoro Abdullah Khafid menerangkan, vaksinasi takmir masjid dan marbot musala dilakukan pemerintah provinsi (pemprov) dan Kanwil Jatim masih belum ada tindak lanlanjutnya ke bawah. Meskipun, saat ini masih tahap pendataan khatib. “Jumlah keseluruhannya belum ada,”ujarnya.

Menurut dia, meski takmir masjid dan marbot musala akan beraktivitas lebih selama Ramadan ini, pihaknya tidak memaksakan untuk segera divaksin. Melihat stok vaksin di Bojonegoro juga masih terbatas. Tetapi, Khafid berharap vaksinasi tetap dilakukan kepada takmir masjid dan marbot musala, karena aktivitasnya bertambah selama Ramadan.

Baca Juga :  Pengembangan Dugaan Korupsi DPMLUEP 2007

Berdasar data Kantor Kemenag Bojonegoro ada sekitar 1.394 masjid dan 6.894 musala. “Tinggal nanti dikalikan,” tuturnya. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Whenny Dyah Prajanti menerangkan, vaksinasi di Bojonegoro berjalan bertahap. Selama 12 bulan sampai 15 bulan tergantung ketersediaan vaksin. Begitu juga untuk takmir masjid dan marbot musala.

“Sabar vaksin datang bertahap,” tuturnya Menurut Whenny, tidak ada target vaksinasi kepada takmir dan marbot menjelang Ramadan. Mereka disamakan dengan masyarakat umum dijadwalkan divaksin perte ngahan tahun ini, sekitar Agustus sampai Desember. Data langsung dihimpun dari pusat lewat dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil). “Tidak ada pembedaan profesi,” ujarnya. (mgl)

Radar Bojonegoro – Tidak ada target vaksinasi takmir masjid dan marbot musala menjelang Ramadan. Ketersediaan vaksin di Bojonegoro masih terbatas menjadi alasan, apalagi datang bertahap. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro masih menunggu instruksi.

Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Bojonegoro Abdullah Khafid menerangkan, vaksinasi takmir masjid dan marbot musala dilakukan pemerintah provinsi (pemprov) dan Kanwil Jatim masih belum ada tindak lanlanjutnya ke bawah. Meskipun, saat ini masih tahap pendataan khatib. “Jumlah keseluruhannya belum ada,”ujarnya.

Menurut dia, meski takmir masjid dan marbot musala akan beraktivitas lebih selama Ramadan ini, pihaknya tidak memaksakan untuk segera divaksin. Melihat stok vaksin di Bojonegoro juga masih terbatas. Tetapi, Khafid berharap vaksinasi tetap dilakukan kepada takmir masjid dan marbot musala, karena aktivitasnya bertambah selama Ramadan.

Baca Juga :  Vaksin 3.230 untuk Anak Sekolah Dasar

Berdasar data Kantor Kemenag Bojonegoro ada sekitar 1.394 masjid dan 6.894 musala. “Tinggal nanti dikalikan,” tuturnya. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Whenny Dyah Prajanti menerangkan, vaksinasi di Bojonegoro berjalan bertahap. Selama 12 bulan sampai 15 bulan tergantung ketersediaan vaksin. Begitu juga untuk takmir masjid dan marbot musala.

“Sabar vaksin datang bertahap,” tuturnya Menurut Whenny, tidak ada target vaksinasi kepada takmir dan marbot menjelang Ramadan. Mereka disamakan dengan masyarakat umum dijadwalkan divaksin perte ngahan tahun ini, sekitar Agustus sampai Desember. Data langsung dihimpun dari pusat lewat dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil). “Tidak ada pembedaan profesi,” ujarnya. (mgl)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/