alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Saturday, May 28, 2022

Tua, tapi Masih Kukuh

TUBAN – Memiliki banyak bangunan bersejarah peninggalan Belanda. Salah satunya jembatan kayu di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan ini. Meski telah berusia puluhan tahun, jembatan dengan susunan kayu jati pilihan yang menggunakan penyangga besi ini masih terlihat kukuh dan menjadi akses utama di desa setempat. Ratusan kendaraan melintas setiap hari dan tak sedikit pun menggoyahkan kekukuhan jembatan tersebut.

Ulinuha, warga Kecamatan Bangilan menuturkan, jembatan yang menghubungan banyak desa itu telah ada sebelumnya dirinya lahir. Dan, kini usianya lebih dari 30 tahun. ‘’Dulu ada banyak (jembatan kayu, Red) tapi sekarang tinggal ini, yang lain sudah dibangun (diperbaiki, Red),’’ tuturnya.

Baca Juga :  Rencanakan Bangun Jembatan Kanor-Rengel

TUBAN – Memiliki banyak bangunan bersejarah peninggalan Belanda. Salah satunya jembatan kayu di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan ini. Meski telah berusia puluhan tahun, jembatan dengan susunan kayu jati pilihan yang menggunakan penyangga besi ini masih terlihat kukuh dan menjadi akses utama di desa setempat. Ratusan kendaraan melintas setiap hari dan tak sedikit pun menggoyahkan kekukuhan jembatan tersebut.

Ulinuha, warga Kecamatan Bangilan menuturkan, jembatan yang menghubungan banyak desa itu telah ada sebelumnya dirinya lahir. Dan, kini usianya lebih dari 30 tahun. ‘’Dulu ada banyak (jembatan kayu, Red) tapi sekarang tinggal ini, yang lain sudah dibangun (diperbaiki, Red),’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pengerukan Pasir Ancam Jembatan Kaliketek

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/