alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Pelantikan Bupati Lamongan Dibatasi, Hanya 7 Orang

Radar Lamongan – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Yuhronur Efendi dan Kiai Abdul Rouf (Yes Bro), dijadwalkan mengikuti gladi resik di Gedung Negara Grahadi Surabaya nanti malam (24/2).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lamongan Moh Nalikan mengatakan, sesuai informasi dari Pemprov Jatim, untuk meminimalisasi penularan Covid-19, maka proses gladi dibagi tiga tahap. Lamongan masuk gladi tahap ketiga, pukul 19.00. Semua kabupaten/kota yang akan melakukan pelantikan kepala daerah diwajibkan mengikuti gladi virtual dan langsung.

Peserta yang hadir dibatasi maksimal tujuh orang. Rinciannya, bupati dan wakil bupati masing – masing beserta istri, ajudan bupati, dan dari pihak keluarga dua orang. Semua yang hadir diwajibkan melakukan swab tes lebih dulu.

Baca Juga :  Sekolah di Bojonegoro Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

“Semuanya akan kita persiapkan sesuai dengan arahan pemprov untuk meminimalisasi kesalahan,” tuturnya. Nalikan mengatakan, skema virtual dan langsung dipersiapkan dengan baik. Kemarin (23/2), Yes Bro melakukan gladi virtual di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan.

Menurut Nalikan, gladi virtual itu juga sesuai arahan Pemprov Jatim. Jika pelantikan dilakukan virtual, maka gladi resik dilaksanakan satu jam sebelum pelantikan. “Ini masih gladi awal, tapi baik virtual maupun langsung tetap harus gladi,” ujarnya.

Menurut Nalikan, karena situasinya pandemi, banyak kemungkinan bisa terjadi. Jika pelaksanaan virtual, maka bupati dan wakil bupati dilantik di pendapa dengan menerapkan protokol kesehatan. Jika pelantikan langsung, maka bupati dan wakil bupati dilantik di Gedung Negara Grahadi. Pejabat pemkab menyaksikan di pendapa. “Kita masih menunggu jawaban kementrian bagaimana,” katanya.

Baca Juga :  Laka Tinggi, Black Spot di Deket, Lamongan

Bupati terpilih Yuhronur Efendi mengaku senang karena yang ditunggutunggu sudah tiba. Meski dirinya belum mendapatkan kepastian tanggal pelantikan, semua persiapan sudah dilakukan sebaik-baiknya agar pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.

Menjelang pelantikan, Yuhronur tidak banyak melakukan kegiatan di luar. Dia harus menjaga kesehatannya. Apalagi sebelum gladi diwajibkan melakukan swab tes. Semua tahapan itu harus diikuti dengan harapan semuanya sehat dan lancar. “Alhamdulillah yang ditunggu sudah tiba, tentu saya dan Kiai Rouf ingin yang terbaik nantinya sampai pelantikan,” ujarnya usai mengikuti gladi virtual di Pendapa Lokatantra Lamongan.

Radar Lamongan – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Yuhronur Efendi dan Kiai Abdul Rouf (Yes Bro), dijadwalkan mengikuti gladi resik di Gedung Negara Grahadi Surabaya nanti malam (24/2).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lamongan Moh Nalikan mengatakan, sesuai informasi dari Pemprov Jatim, untuk meminimalisasi penularan Covid-19, maka proses gladi dibagi tiga tahap. Lamongan masuk gladi tahap ketiga, pukul 19.00. Semua kabupaten/kota yang akan melakukan pelantikan kepala daerah diwajibkan mengikuti gladi virtual dan langsung.

Peserta yang hadir dibatasi maksimal tujuh orang. Rinciannya, bupati dan wakil bupati masing – masing beserta istri, ajudan bupati, dan dari pihak keluarga dua orang. Semua yang hadir diwajibkan melakukan swab tes lebih dulu.

Baca Juga :  Studi Kelayakan Flyover Bojonegoro Dianggarkan Rp 449 Juta

“Semuanya akan kita persiapkan sesuai dengan arahan pemprov untuk meminimalisasi kesalahan,” tuturnya. Nalikan mengatakan, skema virtual dan langsung dipersiapkan dengan baik. Kemarin (23/2), Yes Bro melakukan gladi virtual di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan.

Menurut Nalikan, gladi virtual itu juga sesuai arahan Pemprov Jatim. Jika pelantikan dilakukan virtual, maka gladi resik dilaksanakan satu jam sebelum pelantikan. “Ini masih gladi awal, tapi baik virtual maupun langsung tetap harus gladi,” ujarnya.

Menurut Nalikan, karena situasinya pandemi, banyak kemungkinan bisa terjadi. Jika pelaksanaan virtual, maka bupati dan wakil bupati dilantik di pendapa dengan menerapkan protokol kesehatan. Jika pelantikan langsung, maka bupati dan wakil bupati dilantik di Gedung Negara Grahadi. Pejabat pemkab menyaksikan di pendapa. “Kita masih menunggu jawaban kementrian bagaimana,” katanya.

Baca Juga :  Sering Minder Lihat Lawan, Tingkatkan Sabuk

Bupati terpilih Yuhronur Efendi mengaku senang karena yang ditunggutunggu sudah tiba. Meski dirinya belum mendapatkan kepastian tanggal pelantikan, semua persiapan sudah dilakukan sebaik-baiknya agar pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.

Menjelang pelantikan, Yuhronur tidak banyak melakukan kegiatan di luar. Dia harus menjaga kesehatannya. Apalagi sebelum gladi diwajibkan melakukan swab tes. Semua tahapan itu harus diikuti dengan harapan semuanya sehat dan lancar. “Alhamdulillah yang ditunggu sudah tiba, tentu saya dan Kiai Rouf ingin yang terbaik nantinya sampai pelantikan,” ujarnya usai mengikuti gladi virtual di Pendapa Lokatantra Lamongan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/