alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Website Pemkab Dibobol Hacker. Eh, Pelaku Malah Curhat

TUBAN – Ada-ada saja ulah usil hacker atau peretas website. Seperti yang mengobok-obok portal dispendik.tubankab.go.id milik Pemkab Tuban. Ulah oknum hacker tersebut tidak hanya membuat situs tersebut tidak bisa diakses.

Namun, curahan hati peretasnya ditumpahkan dalam website yang berisi pemberitaan tentang kegiatan dinas pendidikan (disdik) setempat tersebut.

Ketika mengakses situs tersebut,  yang muncul tulisan diary ala anak muda.

Isinya, curahan hati seseorang yang merindukan teman-teman semasa kecilnya dulu.

Sebagian isi curhatan tersebut tertulis demikian.

“Hayy Teman. sekarang kita sudah tumbuh besar, kapan kita bisa kumpul seperti dulu? Ingin kucoba mengukir kembali masa-masa indah bersama kalian. Canda kalian mengingatkanku pada perpisahan dulu…”

Baca Juga :  Dapat Suara Banyak, tapi Bisa Tak Lolos

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tuban Hery Prasetyo menyatakan, sudah mengetahui kalau website yang dikelola institusinya dibobol.

Dia kali pertama mendapat kabar kalau website tersebut diretas Senin (22/1) malam.

Saat itu, salah satu staf informasi teknologi (IT) di dinasnya melaporkan kalau hacker menyerang situs tersebut.

‘’Sudah kami lacak keberadaan peretas tersebut, dan website sudah kami coba perbaiki,’’ tutur dia.

Hery mengatakan, ini adalah kali kedua website tersebut dibobol.

Beberapa hari sebelumya, hacker juga menyerang website tubankab.go.id.

Berikutnya, portal dinas pendidikan di salah satu kolom situs pemkab tersebut.

Hingga berita ini ditulis kemarin sore sekitar pukul 15.30, tulisan dari sang peretas masih belum dibenahi.

Baca Juga :  Gadis Ini Ingin Ikuti Jejak Ortu

‘’Pernah sebelumnya website diserang hingga server overload yang menyebabkan website tidak bisa dibuka,’’ terang dia.

Apakah penyebab bobolnya portal tersebut karena sistem pertahanannya sangat lemah? Hery tidak menjawab.

Menurut dia, saat ini pihaknya fokus mencari tahu identitas sang peretas tersebut.

Belum diketahui motif pembobolan situs informasi pemkab setempat tersebut.

Dikatakan Hery, kini tim cyber dinasnya melacak keberadaan orang tersebut.

Tidak tertutup kemungkinan, jika keberadaan hacker diketahui pihaknya akan melaporkan ke polisi.

‘’Nanti kalau sudah kelacak akan koordinasi dengan Polres Tuban,’’ tegasnya.

TUBAN – Ada-ada saja ulah usil hacker atau peretas website. Seperti yang mengobok-obok portal dispendik.tubankab.go.id milik Pemkab Tuban. Ulah oknum hacker tersebut tidak hanya membuat situs tersebut tidak bisa diakses.

Namun, curahan hati peretasnya ditumpahkan dalam website yang berisi pemberitaan tentang kegiatan dinas pendidikan (disdik) setempat tersebut.

Ketika mengakses situs tersebut,  yang muncul tulisan diary ala anak muda.

Isinya, curahan hati seseorang yang merindukan teman-teman semasa kecilnya dulu.

Sebagian isi curhatan tersebut tertulis demikian.

“Hayy Teman. sekarang kita sudah tumbuh besar, kapan kita bisa kumpul seperti dulu? Ingin kucoba mengukir kembali masa-masa indah bersama kalian. Canda kalian mengingatkanku pada perpisahan dulu…”

Baca Juga :  Tiket Pesawat Sudah Bisa Diakses

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tuban Hery Prasetyo menyatakan, sudah mengetahui kalau website yang dikelola institusinya dibobol.

Dia kali pertama mendapat kabar kalau website tersebut diretas Senin (22/1) malam.

Saat itu, salah satu staf informasi teknologi (IT) di dinasnya melaporkan kalau hacker menyerang situs tersebut.

‘’Sudah kami lacak keberadaan peretas tersebut, dan website sudah kami coba perbaiki,’’ tutur dia.

Hery mengatakan, ini adalah kali kedua website tersebut dibobol.

Beberapa hari sebelumya, hacker juga menyerang website tubankab.go.id.

Berikutnya, portal dinas pendidikan di salah satu kolom situs pemkab tersebut.

Hingga berita ini ditulis kemarin sore sekitar pukul 15.30, tulisan dari sang peretas masih belum dibenahi.

Baca Juga :  Tidak Perlu Antre, Bisa Atur Waktu Kunjungan

‘’Pernah sebelumnya website diserang hingga server overload yang menyebabkan website tidak bisa dibuka,’’ terang dia.

Apakah penyebab bobolnya portal tersebut karena sistem pertahanannya sangat lemah? Hery tidak menjawab.

Menurut dia, saat ini pihaknya fokus mencari tahu identitas sang peretas tersebut.

Belum diketahui motif pembobolan situs informasi pemkab setempat tersebut.

Dikatakan Hery, kini tim cyber dinasnya melacak keberadaan orang tersebut.

Tidak tertutup kemungkinan, jika keberadaan hacker diketahui pihaknya akan melaporkan ke polisi.

‘’Nanti kalau sudah kelacak akan koordinasi dengan Polres Tuban,’’ tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/