alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Tuban Kerap Diserbu Anjal

Jalur pantai utara (pantura) kerap menjadi tempat singgah atau sekadar lintasan anak jalanan (anjal) yang mobile dari daerah satu ke daerah lain. Tidak terkecuali Tuban.

Di wilayah perkotaan Bumi Wali, anjal sering terlihat tidur-tiduran di trotoar atau emperan toko.

Juga, mengemis dan mengamen.

Resah dengan keberadaan mereka, kemarin (23/1), satpol PP kembali merazia mereka.

Hasilnya, empat anjal diamankan ketika tengah tiduran di kompleks GOR Rangga Jaya Anoraga, Jalan Sunan Kalijaga.

Berdasar pengakuannya, mereka berasal dari Blora dan Pati, Jawa Tengah.

Setelah didata, mereka dikirim ke dinas sosial, perlindungan perempuan, dan anak (dinsos P3A) setempat.

Kabid Pelayanan dan Rehabilitas Sosial Dinsos P3A Tuban Minto Ichtiar mengatakan, intensitas anak jalanan yang masuk Tuban sejauh ini banyak dari wilayah Jateng.

Baca Juga :  Beri Penghargaan Pegawai Berdedikasi Tangani Covid-19

Mereka singgah di Tuban sebelum melanjutkan perjalanan ke Surabaya dan kota lain di Jatim.

‘’Rata-rata mereka mampir di Tuban untuk istirahat atau mencari makan dengan minta-minta,’’ tutur Minto.

Sekali razia, kata dia, satpol PP bisa mengirim lima hingga belasan anjal.

Pada pertengahan Januari lalu, sebanyak 30 anjal diamankan dan dibina di dinsos.

‘’Mereka meresahkan, makanya kita tertibkan,’’ tutur dia.

Minto mengatakan, usai dibina, mereka dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Tidak sedikit dari mereka pasca pembinaan tersebut, kembali ke habitatnya anak-anak jalanan.

Itu yang menjadikan sebagian di antara mereka lebih dari sekali terjaring razia.

Jalur pantai utara (pantura) kerap menjadi tempat singgah atau sekadar lintasan anak jalanan (anjal) yang mobile dari daerah satu ke daerah lain. Tidak terkecuali Tuban.

Di wilayah perkotaan Bumi Wali, anjal sering terlihat tidur-tiduran di trotoar atau emperan toko.

Juga, mengemis dan mengamen.

Resah dengan keberadaan mereka, kemarin (23/1), satpol PP kembali merazia mereka.

Hasilnya, empat anjal diamankan ketika tengah tiduran di kompleks GOR Rangga Jaya Anoraga, Jalan Sunan Kalijaga.

Berdasar pengakuannya, mereka berasal dari Blora dan Pati, Jawa Tengah.

Setelah didata, mereka dikirim ke dinas sosial, perlindungan perempuan, dan anak (dinsos P3A) setempat.

Kabid Pelayanan dan Rehabilitas Sosial Dinsos P3A Tuban Minto Ichtiar mengatakan, intensitas anak jalanan yang masuk Tuban sejauh ini banyak dari wilayah Jateng.

Baca Juga :  Berumur Tua, Masyarakat Diminta Aktif Lapor Kondisi Pohon pada DLH

Mereka singgah di Tuban sebelum melanjutkan perjalanan ke Surabaya dan kota lain di Jatim.

‘’Rata-rata mereka mampir di Tuban untuk istirahat atau mencari makan dengan minta-minta,’’ tutur Minto.

Sekali razia, kata dia, satpol PP bisa mengirim lima hingga belasan anjal.

Pada pertengahan Januari lalu, sebanyak 30 anjal diamankan dan dibina di dinsos.

‘’Mereka meresahkan, makanya kita tertibkan,’’ tutur dia.

Minto mengatakan, usai dibina, mereka dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Tidak sedikit dari mereka pasca pembinaan tersebut, kembali ke habitatnya anak-anak jalanan.

Itu yang menjadikan sebagian di antara mereka lebih dari sekali terjaring razia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/