alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Kolaborasi Pemkab dan EMCL, Resmikan Tiga Infrastruktur

BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Suyoto meresmikan infrastruktur berupa Puskesmas Kecamatan Gayam, gedung serbaguna, dan jembatan di Kecamatan Gayam, tadi siang (24/1). Infrastruktur tersebut komitmen SKK Migas dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) kepada Pemkab Bojonegoro dalam program pendukung operasi (PPO) Lapangan Banyu Urip. ‘’Inilah kolaborasi dan sinergi baik antara pemerintah dan perusahaan,” kata Suyoto.

Bupati mengapresiasi komitmen SKK Migas dan EMCL dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat sekitar wilayah operasi. Karena, menurut dia, biasanya perusahaan dekat dengan aparatur pemerintah dan sebaliknya, biasanya berujung korupsi atau kolusi. 

‘’Ini justru berwujud program ingin mencapai Bojonegoro sehat, cerdas, dan bahagia,” ujarnya, lantas menjelaskan berbagai kerja sama selama ini.

President ExxonMobil Indonesia Daniel Wieczynski berterima kasih kepada pemkab setempat, khususnya dinas pekerjaan umum (DPU). Sebab, sejak awal pengerjaan puskesmas, gedung serbaguna, dan jembatan dilakukan DPU. Pemerintah menyediakan lahan, melakukan pelelangan, dan pengawasan program hingga tuntas dengan aturan dan prosedur berlaku di dinas tersebut.

Baca Juga :  Bersama Bumi Wali FC Bersama Meraih Prestasi

Plt Camat Gayam Sahari mengaku bersyukur adanya puskesmas baru di wilayahnya. Dulu, sudah ada puskesmas, namun belum memadai. Kini, di atas lahan seluas 3.230 meter persegi, EMCL bersama DPU membangun puskesmas baru. Fasilitas bertambah dan kualitas pelayanannya ditingkatkan. Bahkan, kini dinas kesehatan memproses peningkatan akreditasinya.

Puskesmas berada di Desa Gayam ini dilengkapi ruang poli umum, poli gigi, poli gizi, persalinan, apotek, dan gudang obat. Juga ruang perawat, ruang administrasi, ruang pertemuan, ruang tunggu pasien, dan musala. Juga ada ruang laboratorium, ruang UGD, ruang jaga medis, dan ruang rawat inap, meski belum sepenuhnya aktif. ‘’Ambulans juga disiagakan melayani masyarakat membutuhkan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Rizki Tampak Asik Sedang Membaca Buku Dari Perpus Kodim 0703 Cilacap

Sedangkan, gedung serbaguna dan jembatan menghubungkan Kecamatan Gayam dan Kecamatan Purwosari ini diharapkan bisa menopang peningkatan taraf hidup masyarakat sekitar wilayah operasi EMCL.

Jembatan dibangun di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam hingga Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, sepanjang 42 meter. Jembatan beton selebar 6 meter ini membuka akses ekonomi dan interaksi masyarakat kedua kecamatan. 

“Para siswa dan guru pun mudah mencapai sekolah berada di kecamatan tetangganya itu,” tutur Sahari.

Sedangkan gedung serbaguna didirikan di sebelah kantor Kecamatan Gayam. Selain digunakan tempat pertemuan warga, bangunan seluas 716,8 meter persegi ini juga memiliki fasilitas lapangan futsal, 3 lapangan badminton, 2 ruang ganti, ruang bilas, kamar mandi laki-laki dan perempuan, dan tribun penonton berkapasitas 150 orang. 

‘’Gedung memiliki halaman parkir cukup luas ini, juga bisa dimanfaatkan masyarakat berbagai kegiatan massal lainnya,” imbuhnya.

BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Suyoto meresmikan infrastruktur berupa Puskesmas Kecamatan Gayam, gedung serbaguna, dan jembatan di Kecamatan Gayam, tadi siang (24/1). Infrastruktur tersebut komitmen SKK Migas dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) kepada Pemkab Bojonegoro dalam program pendukung operasi (PPO) Lapangan Banyu Urip. ‘’Inilah kolaborasi dan sinergi baik antara pemerintah dan perusahaan,” kata Suyoto.

Bupati mengapresiasi komitmen SKK Migas dan EMCL dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat sekitar wilayah operasi. Karena, menurut dia, biasanya perusahaan dekat dengan aparatur pemerintah dan sebaliknya, biasanya berujung korupsi atau kolusi. 

‘’Ini justru berwujud program ingin mencapai Bojonegoro sehat, cerdas, dan bahagia,” ujarnya, lantas menjelaskan berbagai kerja sama selama ini.

President ExxonMobil Indonesia Daniel Wieczynski berterima kasih kepada pemkab setempat, khususnya dinas pekerjaan umum (DPU). Sebab, sejak awal pengerjaan puskesmas, gedung serbaguna, dan jembatan dilakukan DPU. Pemerintah menyediakan lahan, melakukan pelelangan, dan pengawasan program hingga tuntas dengan aturan dan prosedur berlaku di dinas tersebut.

Baca Juga :  Merajut Kebersamaan Menjaga Persatuan dan Kesatuan

Plt Camat Gayam Sahari mengaku bersyukur adanya puskesmas baru di wilayahnya. Dulu, sudah ada puskesmas, namun belum memadai. Kini, di atas lahan seluas 3.230 meter persegi, EMCL bersama DPU membangun puskesmas baru. Fasilitas bertambah dan kualitas pelayanannya ditingkatkan. Bahkan, kini dinas kesehatan memproses peningkatan akreditasinya.

Puskesmas berada di Desa Gayam ini dilengkapi ruang poli umum, poli gigi, poli gizi, persalinan, apotek, dan gudang obat. Juga ruang perawat, ruang administrasi, ruang pertemuan, ruang tunggu pasien, dan musala. Juga ada ruang laboratorium, ruang UGD, ruang jaga medis, dan ruang rawat inap, meski belum sepenuhnya aktif. ‘’Ambulans juga disiagakan melayani masyarakat membutuhkan,” imbuhnya.

Baca Juga :  DPRD Jalani Reses, Harus Serap Aspirasi Konstituen

Sedangkan, gedung serbaguna dan jembatan menghubungkan Kecamatan Gayam dan Kecamatan Purwosari ini diharapkan bisa menopang peningkatan taraf hidup masyarakat sekitar wilayah operasi EMCL.

Jembatan dibangun di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam hingga Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, sepanjang 42 meter. Jembatan beton selebar 6 meter ini membuka akses ekonomi dan interaksi masyarakat kedua kecamatan. 

“Para siswa dan guru pun mudah mencapai sekolah berada di kecamatan tetangganya itu,” tutur Sahari.

Sedangkan gedung serbaguna didirikan di sebelah kantor Kecamatan Gayam. Selain digunakan tempat pertemuan warga, bangunan seluas 716,8 meter persegi ini juga memiliki fasilitas lapangan futsal, 3 lapangan badminton, 2 ruang ganti, ruang bilas, kamar mandi laki-laki dan perempuan, dan tribun penonton berkapasitas 150 orang. 

‘’Gedung memiliki halaman parkir cukup luas ini, juga bisa dimanfaatkan masyarakat berbagai kegiatan massal lainnya,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Pemkab Diminta Persiapkan Lahan Dulu

Tanpa Pengajuan Keberatan

Perbanyak Pengalaman Organisasi

DPRD Bisa Bentuk Pansus Jembatan

Artikel Terbaru


/