alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Tujuh Kecamatan Lamongan Masih Zona Merah

Radar Lamongan – Status kedaruratan Covid-19 di Lamongan belum beranjak dari zona oranye atau resiko sedang. Tujuh kecamatan di Lamongan dinyatakan berstatus zona merah.

“Sebarannya masih berubah-ubah. Setiap minggu kecamatannya berbeda,” ujar Koordinator Preventif dan promotif Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan dr Taufik Hidayat kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Menurut dia, tujuh kecamatan yang zona merah minggu ini adalah Brondong, Paciran, Sukodadi, Lamongan, Kembangbahu, Tikung, dan Deket. Menurut Taufik, penerapan protokol kesehatan saat ini terjadi penurunan.

“Kecamatan nanti bisa mengingatkan desa-desa untuk terus meningkatkan kewaspadaan,” ujar pria yang juga kepala Dinas Kesehatan Lamongan itu. Taufik menuturkan, masalah covid-19 belum berakhir.

Perkembangan kasusnya naik turun. Bahkan, klasternya tidak lagi bisa spesifik. Kemunculan kasus banyak dimasukkan dalam klaster umum, misalnya memiliki riwayat bepergian atau rekreasi.

Baca Juga :  Pilih 215 Peserta untuk Babak Final 

Sehingga tim kesulitan untuk me nemukan awal penularan virusnya. “Kita maksimalkan tracing kontak erat dulu. Skrining masih menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Taufik mengatakan, perubahan cuaca cukup berpengaruh pada kondisi fisik seseorang. Menurut dia, siapapun bisa terkena virus tersebut. Karena itu, semuanya harus tetap waspada. Istirahat cukup dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang benar.

Minggu ini kasus terkonfirmasi setiap harinya mencapai 22 orang dengan jumlah sembuh sebanyak empat orang. Taufik menambahkan, pengelompokan status kedaruratan setiap kecamatan terus dilakukan setiap minggu berdasarkan kemunculan kasus baru. Dia mengingatkan agar desa tetap menegakkan disiplin kesehatan. Dia juga berharap kemunculan kasus baru bisa dikendalikan dengan promotif dan preventif.

Baca Juga :  Dinas PMDKB Sukses Kembangkan Siskeudes Online

Radar Lamongan – Status kedaruratan Covid-19 di Lamongan belum beranjak dari zona oranye atau resiko sedang. Tujuh kecamatan di Lamongan dinyatakan berstatus zona merah.

“Sebarannya masih berubah-ubah. Setiap minggu kecamatannya berbeda,” ujar Koordinator Preventif dan promotif Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan dr Taufik Hidayat kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Menurut dia, tujuh kecamatan yang zona merah minggu ini adalah Brondong, Paciran, Sukodadi, Lamongan, Kembangbahu, Tikung, dan Deket. Menurut Taufik, penerapan protokol kesehatan saat ini terjadi penurunan.

“Kecamatan nanti bisa mengingatkan desa-desa untuk terus meningkatkan kewaspadaan,” ujar pria yang juga kepala Dinas Kesehatan Lamongan itu. Taufik menuturkan, masalah covid-19 belum berakhir.

Perkembangan kasusnya naik turun. Bahkan, klasternya tidak lagi bisa spesifik. Kemunculan kasus banyak dimasukkan dalam klaster umum, misalnya memiliki riwayat bepergian atau rekreasi.

Baca Juga :  Persembahkan Dua Mobil bagi Nasabah

Sehingga tim kesulitan untuk me nemukan awal penularan virusnya. “Kita maksimalkan tracing kontak erat dulu. Skrining masih menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Taufik mengatakan, perubahan cuaca cukup berpengaruh pada kondisi fisik seseorang. Menurut dia, siapapun bisa terkena virus tersebut. Karena itu, semuanya harus tetap waspada. Istirahat cukup dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang benar.

Minggu ini kasus terkonfirmasi setiap harinya mencapai 22 orang dengan jumlah sembuh sebanyak empat orang. Taufik menambahkan, pengelompokan status kedaruratan setiap kecamatan terus dilakukan setiap minggu berdasarkan kemunculan kasus baru. Dia mengingatkan agar desa tetap menegakkan disiplin kesehatan. Dia juga berharap kemunculan kasus baru bisa dikendalikan dengan promotif dan preventif.

Baca Juga :  Sisa Tiga Laga, Bumi Wali FC Wajib Menang

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/