alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Naas, Seorang Guru Ditemukan Meninggal di TPU

KANOR – Warga Desa Caruban, Kecamatan Kanor, digegerkan dengan penemuan mayat di area tempat pemakaman umum (TPU) kemarin (22/10) pagi. Korban bernama Lasijan, seorang guru honorer SMP di Kecamatan Babat, Lamongan.  

Kapolsek Bojonegoro AKP Imam Hanafi mengatakan, pihaknya menerima laporan temuan mayat itu sekitar pukul 09.30 kemarin.

Sesampainya di lokasi, banyak warga desa setempat berkerumun melihat temuan pria tak bernyawa itu. 

Korban masih mengenakan kaos lengan panjang warna merah putih bertuliskan SMP Negeri Babat, celana panjang biru dongker, memakai sepatu karet warna hitam, dan memakai topi warna biru bertuliskan pembina.

Lalu, jasad korban dievakuasi untuk dilakukan otopsi luar bersama tim medis Puskesmas Kanor.

Baca Juga :  Sebagian Nelayan Memilih Tidak Melaut

”Sebelum dilakukan otopsi, pihak keluarga korban kami minta untuk menyaksikan otopsi luar,” ujarnya.

Hasil dari otopsi luar, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban asal Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberrejo, tersebut.

Lalu, jenazah diantar ke rumah duka untuk segera dimakamkan. ”Dugaan penyebab kematian, karena korban kelelahan dan dehidrasi pada saat mencari rumput di sawah,” kata Kapolsek.

KANOR – Warga Desa Caruban, Kecamatan Kanor, digegerkan dengan penemuan mayat di area tempat pemakaman umum (TPU) kemarin (22/10) pagi. Korban bernama Lasijan, seorang guru honorer SMP di Kecamatan Babat, Lamongan.  

Kapolsek Bojonegoro AKP Imam Hanafi mengatakan, pihaknya menerima laporan temuan mayat itu sekitar pukul 09.30 kemarin.

Sesampainya di lokasi, banyak warga desa setempat berkerumun melihat temuan pria tak bernyawa itu. 

Korban masih mengenakan kaos lengan panjang warna merah putih bertuliskan SMP Negeri Babat, celana panjang biru dongker, memakai sepatu karet warna hitam, dan memakai topi warna biru bertuliskan pembina.

Lalu, jasad korban dievakuasi untuk dilakukan otopsi luar bersama tim medis Puskesmas Kanor.

Baca Juga :  Sebagian Nelayan Memilih Tidak Melaut

”Sebelum dilakukan otopsi, pihak keluarga korban kami minta untuk menyaksikan otopsi luar,” ujarnya.

Hasil dari otopsi luar, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban asal Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberrejo, tersebut.

Lalu, jenazah diantar ke rumah duka untuk segera dimakamkan. ”Dugaan penyebab kematian, karena korban kelelahan dan dehidrasi pada saat mencari rumput di sawah,” kata Kapolsek.

Artikel Terkait

Most Read

Pertahankan Populasi Monyet Jawa

Bakar Sampah, Hanguskan Kantin Sekolah

Target E-Tilang Rampung Tahun Ini

Artikel Terbaru


/