alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Unugiri Gelar PKKMB Virtual Diikuti 700 Mahasiswa Baru

Radar Bojonegoro – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro. Setelah beberapa bulan lalu membuka penerimaan mahasiswa baru, akhir nya kemarin (22/9) resmi memulai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Kegiatan mengusung tema ‘Menuju Merdeka Belajar dan Gerakan Revolusi Mental Berlandaskan Aswaja di Era New Normal’ ini berlangsung mulai 22-24 September. Penerapannya dilakukan secara daring via zoom.

Kampus terletak di Jalan Ahmad Yani ini juga menghadirkan sejumlah perwakilan mahasiswa baru dari 10 program studi. Prinsipnya tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Dalam sambutannya, Rektor Unugiri Bojonegoro Dr. H. M. Ridlwan Hambali Lc., M.A. mengatakan, betapa pentingnya kegiatan ini bagi para mahasiswa baru untuk mengenalkan almamater dan menunjang masa transisi dari SMA ke perguruan tinggi.

”Baik secara daring ataupun tatap muka, semua mahasiswa baru harus tetap semangat,” katanya kemarin (22/9). Ridlwan juga menyampaikan tentang visi misi kampus. Juga prinsip dasar An Nahdliyin yang menjadi dasar dalam pembangunan SDM di lingkup Unugiri.

Baca Juga :  Terminal Bulu Bakal Beralih Fungsi

Ridlwan menekankan prinsip keterbukaan, inovasi, dan pengembangan keilmuan. Ia mendorong mahasiswa baru terus menjaga motivasi dan berkomitmen memaksimalkan potensi diri di kampus. ”Perkembangan zaman serba digital harus dimanfaatkan betul menempa diri. Agar saat lulus nanti bisa berguna dan terserap di dunia kerja,” ujar dia.

Pembukaan PKKMB ini, turut serta Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awannah. Ia menyampaikan rangkaian kalimat motivasi kepada para mahasiswa baru Unugiri secara daring via zoom. Dalam sambutannya, ia mengatakan, sektor pendidikan salah satu tolok-ukur menumbuh kembangkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Bojonegoro. Selama ini Unugiri turut aktif menunjang aspek itu dengan mahasiswa atau mahasiswi berprestasinya.

”Saya turut bangga dan mengapresiasi Unugiri tetap eksis di tengah kondisi saat ini,” katanya. Bupati Bojonegoro itu berharap ke depannya Unugiri tetap bersinergi dengan kebijakan Pemkab Bojonegoro, khususnya terkait sektor pendidikan untuk selalu mengambil bagian demi mencerdaskan calon generasi penerus bangsa di Bojonegoro.

Baca Juga :  Kos Harian, Kumpulan Pemuda Kreatif untuk Bercerita Bojonegoro

Gayung bersambut, Ketua BPPTNU, Drs. Muslich Fattah, M.Hum meyakinkan bahwa Unugiri siap menjadi kampus terdepan di Bojonegoro seiring dengan bertambahnya animo masyarakat kepada Unugiri dan banyaknya prestasi yang telah diraih kampus hijau itu. Sebagai klimaks, acara PKKMB dibuka dengan penyematan jas almamater dan dilanjutkan pemotongan pita dan balon.

”Tak hanya sebagai tanda dimulainya PKKMB, tapi juga sebagai representasi bahwa para mahasiswa baru harus siap berkarya dan menerbangkan mimpi setinggi mungkin seperti balon-balon ini,” tambah Zeti Novitasari, M.Pd, Ketua panitia PKKMB 2020.

Radar Bojonegoro – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro. Setelah beberapa bulan lalu membuka penerimaan mahasiswa baru, akhir nya kemarin (22/9) resmi memulai kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Kegiatan mengusung tema ‘Menuju Merdeka Belajar dan Gerakan Revolusi Mental Berlandaskan Aswaja di Era New Normal’ ini berlangsung mulai 22-24 September. Penerapannya dilakukan secara daring via zoom.

Kampus terletak di Jalan Ahmad Yani ini juga menghadirkan sejumlah perwakilan mahasiswa baru dari 10 program studi. Prinsipnya tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Dalam sambutannya, Rektor Unugiri Bojonegoro Dr. H. M. Ridlwan Hambali Lc., M.A. mengatakan, betapa pentingnya kegiatan ini bagi para mahasiswa baru untuk mengenalkan almamater dan menunjang masa transisi dari SMA ke perguruan tinggi.

”Baik secara daring ataupun tatap muka, semua mahasiswa baru harus tetap semangat,” katanya kemarin (22/9). Ridlwan juga menyampaikan tentang visi misi kampus. Juga prinsip dasar An Nahdliyin yang menjadi dasar dalam pembangunan SDM di lingkup Unugiri.

Baca Juga :  Pembangkangan Ala Samin, Lawan Belanda Tanpa Perang

Ridlwan menekankan prinsip keterbukaan, inovasi, dan pengembangan keilmuan. Ia mendorong mahasiswa baru terus menjaga motivasi dan berkomitmen memaksimalkan potensi diri di kampus. ”Perkembangan zaman serba digital harus dimanfaatkan betul menempa diri. Agar saat lulus nanti bisa berguna dan terserap di dunia kerja,” ujar dia.

Pembukaan PKKMB ini, turut serta Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awannah. Ia menyampaikan rangkaian kalimat motivasi kepada para mahasiswa baru Unugiri secara daring via zoom. Dalam sambutannya, ia mengatakan, sektor pendidikan salah satu tolok-ukur menumbuh kembangkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Bojonegoro. Selama ini Unugiri turut aktif menunjang aspek itu dengan mahasiswa atau mahasiswi berprestasinya.

”Saya turut bangga dan mengapresiasi Unugiri tetap eksis di tengah kondisi saat ini,” katanya. Bupati Bojonegoro itu berharap ke depannya Unugiri tetap bersinergi dengan kebijakan Pemkab Bojonegoro, khususnya terkait sektor pendidikan untuk selalu mengambil bagian demi mencerdaskan calon generasi penerus bangsa di Bojonegoro.

Baca Juga :  Ternyata 29,74 Persen Warga Bojonegoro Kecanduan Rokok

Gayung bersambut, Ketua BPPTNU, Drs. Muslich Fattah, M.Hum meyakinkan bahwa Unugiri siap menjadi kampus terdepan di Bojonegoro seiring dengan bertambahnya animo masyarakat kepada Unugiri dan banyaknya prestasi yang telah diraih kampus hijau itu. Sebagai klimaks, acara PKKMB dibuka dengan penyematan jas almamater dan dilanjutkan pemotongan pita dan balon.

”Tak hanya sebagai tanda dimulainya PKKMB, tapi juga sebagai representasi bahwa para mahasiswa baru harus siap berkarya dan menerbangkan mimpi setinggi mungkin seperti balon-balon ini,” tambah Zeti Novitasari, M.Pd, Ketua panitia PKKMB 2020.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Delapan Incumbent Kalah Suara

PT DESI Bakal Dilarang Beroperasi

Matangkan Persiapan

Rudjito – Zaenuri Divonis 4 Tahun


/