alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Tren Baca Naik, Pengunjung Perpusda Dibatasi

Radar Bojonegoro – Pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro di tengah masa transisi new normal tren naik. Perkuliahan mulai aktif, juga pembelajaran di sekolah memasuki ujian tengah semester (UTS).

“Pelan-pelan pengunjung mulai naik, berdasar datanya pada Juni lalu sebanyak 210 pengunjung. Juli sebanyak 164 pengunjung, dan Agustus sebanyak 351 pengunjung,” tutur Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Bojonegoro Kamidin kemarin (22/9).

Meskipun secara angka jumlah pengunjung naik, pihaknya tidak ingin ambil risiko apabila dalam satu waktu ada banyak pengun jung. Pihak nya tetap membatasi jumlah pengunjung, maksimal 15 pengunjung di ruang perpusda berada di lantai dua kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Bojonegoro itu.

Baca Juga :  Yang Muda Ambil Alih Kendali OPD

“Karena memang kondisinya tetap wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Jadi harus jaga jarak,” ujar dia. Adapun pengunjung selama Juni hingga Agustus didominasi mahasiswa. Biasanya mencari referensi untuk kebutuhan tugas akhir skripsi.

Kamidin juga mengatakan, mulai merancang beberapa kegiatan untuk menumbuhkan minat baca sekaligus dunia literasi di wilayah Bojonegoro. “Salah satu kegiatannya yakni mengumpulkan para penulispenulis asal Bojonegoro,” tuturnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Adi Santoso menambahkan, memang ruang perpusda terbatas. Sehingga tidak bisa menampung banyak pengunjung di tengah kondisi pandemi Covid-19. Sedangkan sebelum pandemi Covid-19, jumlah pengunjung bisa menembus 3.500-an orang.

Pihaknya membuat kegiatan rutin harian siswa-siswi SMP di Bojonegoro secara bergantian mengunjungi perpusda. “Kalau saat ini, kami benarbenar membatasi anak-anak berkunjung ke perpusda, tentu nantinya akan berkerumun di dalam perpus. Jadi lebih banyak siswa SMA atau mahasiswa,” jelas pria tinggal di Desa Kalianyar ini.

Baca Juga :  Pemkab Seleksi Bank Berani Beri Keuntungan Besar

Radar Bojonegoro – Pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro di tengah masa transisi new normal tren naik. Perkuliahan mulai aktif, juga pembelajaran di sekolah memasuki ujian tengah semester (UTS).

“Pelan-pelan pengunjung mulai naik, berdasar datanya pada Juni lalu sebanyak 210 pengunjung. Juli sebanyak 164 pengunjung, dan Agustus sebanyak 351 pengunjung,” tutur Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Bojonegoro Kamidin kemarin (22/9).

Meskipun secara angka jumlah pengunjung naik, pihaknya tidak ingin ambil risiko apabila dalam satu waktu ada banyak pengun jung. Pihak nya tetap membatasi jumlah pengunjung, maksimal 15 pengunjung di ruang perpusda berada di lantai dua kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Bojonegoro itu.

Baca Juga :  Kemenkeu Tambah Anggaran Covid Sebanyak 15 Miliar

“Karena memang kondisinya tetap wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Jadi harus jaga jarak,” ujar dia. Adapun pengunjung selama Juni hingga Agustus didominasi mahasiswa. Biasanya mencari referensi untuk kebutuhan tugas akhir skripsi.

Kamidin juga mengatakan, mulai merancang beberapa kegiatan untuk menumbuhkan minat baca sekaligus dunia literasi di wilayah Bojonegoro. “Salah satu kegiatannya yakni mengumpulkan para penulispenulis asal Bojonegoro,” tuturnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Adi Santoso menambahkan, memang ruang perpusda terbatas. Sehingga tidak bisa menampung banyak pengunjung di tengah kondisi pandemi Covid-19. Sedangkan sebelum pandemi Covid-19, jumlah pengunjung bisa menembus 3.500-an orang.

Pihaknya membuat kegiatan rutin harian siswa-siswi SMP di Bojonegoro secara bergantian mengunjungi perpusda. “Kalau saat ini, kami benarbenar membatasi anak-anak berkunjung ke perpusda, tentu nantinya akan berkerumun di dalam perpus. Jadi lebih banyak siswa SMA atau mahasiswa,” jelas pria tinggal di Desa Kalianyar ini.

Baca Juga :  Minus Diego, Apresiasi Duet Bek Muda

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/