alexametrics
24 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

SMA NEGERI 1 KARANGBINANGUN BIASAKAN SISWA BACA AL QURAN

Radar Lamongan – Pembentukan karakter siswa sangat ditekankan SMA Negeri 1 Karangbinangun. Titik berat program pendidikannya tidak hanya prestasi akademik. Juga dibarengi kesiapan nonakademik.

Kepala SMAN 1 Karangbinangun Ali Nurdin menjelaskan, garis besar kurikulum 2013 (K13) adalah pendidikan karakter. Dalam Tujuan Kurikulum 2013, siswa dituntut berfikir lebih kreatif , inovatif, cepat dan tanggap untuk mewujudkan itu semua , maka peserta didik harus membuka wawasan melelui gerakan literasi. Di sini kami mulai dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang baik, yakni membaca Alquran dan disiplin dalam berperilaku, ujarnya.

Dia mencontohkan setiap proses belajar mengajar. Sepuluh menit sebelum pelajaran dimulai, siswa dibiasakan membaca Alquran dengan surat – surat pendek. Juga saat hendak pulang. Siswa membaca asmaul husna. Proses belajar mengajar bakal dihentikan bila terdengar azan duhur. Siswa dan guru menuju masjid setempat untuk melaksanakan salat berjamaah lebih dulu. Khusus Jumat, bacaannya surat waqiah dan Al Mulk. 

Itu semua kami biasakan karena dengan membaca Alquran, insya Allah semua kegiatan belajar mengajar menjadi lancar dan ilmu yang diterima pun bermanfaat,” jelasnya. Kedisiplinan siswa juga ditegakkan mulai berangkat dari rumah. Siswa yang membawa kendaraan bermotor harus sesuai standar, seperti ada spion. Juga siswa wajib berhelm. Jika melanggar seperti mengendarai motor pretelan, maka sekolah memanggil orang tua siswa tersebut. Dan kami punya buku kendali untuk memonitor itu.

Baca Juga :  Jalan Jalan ke Turki (8)

“Saya tidak ingin tertib itu hanya di sekolah tapi dijalan raya pun harus tertib,” ujar Ali Nurdin. “Kami semua adalah Fasilitatur bagi siswa. Makanya sekolah harus harus memberikan Fasilitas sebaik-baiknya kepada siswa, imbuhnya. Sarana dan prasarana penunjang belajar mengajar dijadikan prioritas. Di antaranya, menambah ruang kelas baru (RKB), toilet siswa, dan wifi dengan kecepatan tinggi. Selain itu, perpustakaan harus lengkap fasilitasnya bagi pengunjung. Hutan sekolah juga disiapkan agar lingkungan SMA Negeri 1 Karangbinangun semakin rindang. Sekarang penanaman pohon dilakukan. Intinya saya ingin anak-anak itu kerasan dan nyaman dulu. Di warung kopi kerasan, kenapa di sekolah tidak. Pokoknya kami tidak ingin kalah dengan warung kopi”. ujar mantan kepala SMA Negeri Mantup itu.

Di bidang akademik, SMAN 1 Karangbinangun juga tidak mau ketinggalan dengan SMA negeri lainnya. SMA yang berlokasi di pinggiran ini siap mencetak generasi unggul dan berprestasi. Sekaligus siap bersaing untuk masuk PTN. Berbagai program telah dipersiapkan.

Di antaranya, sekolah akan mendatangkan konsultan pendidikan, bekerjasama dengan lembaga bimbingan belajar (LBB) ternama di Indonesia, dan mendatangkan guru bahasa Inggris dari Pare, Kediri. Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan program literasi, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Pelaksanaannya, minimal satu minggu sekali.

Baca Juga :  Zakat Profesi belum Optimal

Selain di perpustakaan, kami juga menyediakan sudut baca di tiap-tiap ruang kelas, ujar Ali Nurdin. Bagi dia, ukuran sekolah maju itu salah satunya memiliki perpustakaan yang memadahi. Yakni, ruangan yang nyaman, ber-AC, wifi, dan bukan hanya koleksi buku yang lengkap. Juga tersedianya computer dengan fasilitas untuk melakukan penelusuran informasi.

SMAN 1 Karangbinangun merencanakan studi banding ke perpustakaan salah satu sekolah di Gresik yang pernah juara nasional di bidang perpustakaan. Saya ingin anak-anak gemar membaca. Karena dengan membaca, kita akan kaya wawasan, kata Ali Nurdin.

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, SMAN 1 Karangbinangun mematuhi surat edaran dari gubernur Jawa Timur. Sistem pembelajaran dilakukan secara daring dan tatap muka. Untuk tatap muka, siswa bergantian masuk sesuai absen ganjil-genap.

Mereka tetap diharuskan memperhatikan protokol kesehatan. Di antaranya, satu ruangan kelas harus diisi maksimal 50 persen jumlah siswa. Selalu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, sebelum masuk harus tes suhu badan dan tempat duduk pun diatur berjarak, jelasnya. 

Radar Lamongan – Pembentukan karakter siswa sangat ditekankan SMA Negeri 1 Karangbinangun. Titik berat program pendidikannya tidak hanya prestasi akademik. Juga dibarengi kesiapan nonakademik.

Kepala SMAN 1 Karangbinangun Ali Nurdin menjelaskan, garis besar kurikulum 2013 (K13) adalah pendidikan karakter. Dalam Tujuan Kurikulum 2013, siswa dituntut berfikir lebih kreatif , inovatif, cepat dan tanggap untuk mewujudkan itu semua , maka peserta didik harus membuka wawasan melelui gerakan literasi. Di sini kami mulai dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang baik, yakni membaca Alquran dan disiplin dalam berperilaku, ujarnya.

Dia mencontohkan setiap proses belajar mengajar. Sepuluh menit sebelum pelajaran dimulai, siswa dibiasakan membaca Alquran dengan surat – surat pendek. Juga saat hendak pulang. Siswa membaca asmaul husna. Proses belajar mengajar bakal dihentikan bila terdengar azan duhur. Siswa dan guru menuju masjid setempat untuk melaksanakan salat berjamaah lebih dulu. Khusus Jumat, bacaannya surat waqiah dan Al Mulk. 

Itu semua kami biasakan karena dengan membaca Alquran, insya Allah semua kegiatan belajar mengajar menjadi lancar dan ilmu yang diterima pun bermanfaat,” jelasnya. Kedisiplinan siswa juga ditegakkan mulai berangkat dari rumah. Siswa yang membawa kendaraan bermotor harus sesuai standar, seperti ada spion. Juga siswa wajib berhelm. Jika melanggar seperti mengendarai motor pretelan, maka sekolah memanggil orang tua siswa tersebut. Dan kami punya buku kendali untuk memonitor itu.

Baca Juga :  Gunakan QRIS Bank Jatim

“Saya tidak ingin tertib itu hanya di sekolah tapi dijalan raya pun harus tertib,” ujar Ali Nurdin. “Kami semua adalah Fasilitatur bagi siswa. Makanya sekolah harus harus memberikan Fasilitas sebaik-baiknya kepada siswa, imbuhnya. Sarana dan prasarana penunjang belajar mengajar dijadikan prioritas. Di antaranya, menambah ruang kelas baru (RKB), toilet siswa, dan wifi dengan kecepatan tinggi. Selain itu, perpustakaan harus lengkap fasilitasnya bagi pengunjung. Hutan sekolah juga disiapkan agar lingkungan SMA Negeri 1 Karangbinangun semakin rindang. Sekarang penanaman pohon dilakukan. Intinya saya ingin anak-anak itu kerasan dan nyaman dulu. Di warung kopi kerasan, kenapa di sekolah tidak. Pokoknya kami tidak ingin kalah dengan warung kopi”. ujar mantan kepala SMA Negeri Mantup itu.

Di bidang akademik, SMAN 1 Karangbinangun juga tidak mau ketinggalan dengan SMA negeri lainnya. SMA yang berlokasi di pinggiran ini siap mencetak generasi unggul dan berprestasi. Sekaligus siap bersaing untuk masuk PTN. Berbagai program telah dipersiapkan.

Di antaranya, sekolah akan mendatangkan konsultan pendidikan, bekerjasama dengan lembaga bimbingan belajar (LBB) ternama di Indonesia, dan mendatangkan guru bahasa Inggris dari Pare, Kediri. Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan program literasi, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Pelaksanaannya, minimal satu minggu sekali.

Baca Juga :  Zakat Profesi belum Optimal

Selain di perpustakaan, kami juga menyediakan sudut baca di tiap-tiap ruang kelas, ujar Ali Nurdin. Bagi dia, ukuran sekolah maju itu salah satunya memiliki perpustakaan yang memadahi. Yakni, ruangan yang nyaman, ber-AC, wifi, dan bukan hanya koleksi buku yang lengkap. Juga tersedianya computer dengan fasilitas untuk melakukan penelusuran informasi.

SMAN 1 Karangbinangun merencanakan studi banding ke perpustakaan salah satu sekolah di Gresik yang pernah juara nasional di bidang perpustakaan. Saya ingin anak-anak gemar membaca. Karena dengan membaca, kita akan kaya wawasan, kata Ali Nurdin.

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, SMAN 1 Karangbinangun mematuhi surat edaran dari gubernur Jawa Timur. Sistem pembelajaran dilakukan secara daring dan tatap muka. Untuk tatap muka, siswa bergantian masuk sesuai absen ganjil-genap.

Mereka tetap diharuskan memperhatikan protokol kesehatan. Di antaranya, satu ruangan kelas harus diisi maksimal 50 persen jumlah siswa. Selalu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, sebelum masuk harus tes suhu badan dan tempat duduk pun diatur berjarak, jelasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/