alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Tahun Depan, Stadion di Sport Center Dibangun

TUBAN – Rencana pembangunan stadion di Sport Center Tuban akhirnya jadi kenyataan.

Itu setelah Pemkab Tuban memasukkan anggaran pembangunan stadion dalam rancangan APBD 2018 pada paripurna nota penjelasan di gedung DPRD Tuban, kemarin (22/9). Besarnya sekitar Rp 60 miliar. 

Penganggaran tersebut disampaikan Sekda Tuban Budi Wiyana kepada Jawa Pos Radar Tuban sebelum sidang paripurna di gedung DPRD Tuban, kemarin (22/9). 

Budi mengatakan, anggaran tersebut rencananya untuk membiayai pembangunan lapangan sepak bola, lintasan atletik, pagar stadion, dan sebagian tribun.

Karena pembiayaan tersebut tidak mampu menuntaskan seluruh fasilitas stadion, pada anggaran tahun berikutnya dianggarkan dana yang sama. Termasuk lampu stadion. 

Wabup Tuban Noor Naar Hussein membenarkan rencana pembangunan stadion. Dia berharap, pada 2018 sudah terbangun stadion sesuai harapan insan olahraga di Bumi Wali.

Baca Juga :  CFD Bojonegoro : Riuh Bernyanyi Bersama

Mengamini pernyataan Budi sebelumnya, dia menyatakan dana Rp 60 miliar tersebut untuk pembangunan  lapangan sepakbola, atletik, dan sebagian tribun.

Sementara lampu stadion sekitar Rp 12 miliar dianggarkan pada tahun anggaran berikutnya.  

Setelah stadion terbangun, lanjut dia, secara bertahap pemkab membangun kelengkapan Sport Center.

”Dengan adanya dua stadion, nanti lebih memudahkan pertandingan olahraga,” kata dia. Stadion lain yang dimaksud wabup adalah Lokajaya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. 

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tuban akhirnya mendesain ulang stadion di area Sport Center di Lingkungen Wire, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.

Desain yang dibuat dua tahun lalu itu dimungkinkan sudah tidak sesuai dengan standar satuan harga dan harga satuan barang. 

Baca Juga :  Antrean Haji 22 Tahun

Pemkab Tuban berupaya mendapatkan bantuan dana pembangunan Sport Center. Dua kali pemkab meluncurkan proposal bantuan anggaran APBN.

Nominal bantuan dalam proposal tersebut sekitar Rp 300 miliar.  Karena APBN tidak mengucurkan bantuan dana, pemkab terpaksa merogoh dananya sendiri dari APBD.

TUBAN – Rencana pembangunan stadion di Sport Center Tuban akhirnya jadi kenyataan.

Itu setelah Pemkab Tuban memasukkan anggaran pembangunan stadion dalam rancangan APBD 2018 pada paripurna nota penjelasan di gedung DPRD Tuban, kemarin (22/9). Besarnya sekitar Rp 60 miliar. 

Penganggaran tersebut disampaikan Sekda Tuban Budi Wiyana kepada Jawa Pos Radar Tuban sebelum sidang paripurna di gedung DPRD Tuban, kemarin (22/9). 

Budi mengatakan, anggaran tersebut rencananya untuk membiayai pembangunan lapangan sepak bola, lintasan atletik, pagar stadion, dan sebagian tribun.

Karena pembiayaan tersebut tidak mampu menuntaskan seluruh fasilitas stadion, pada anggaran tahun berikutnya dianggarkan dana yang sama. Termasuk lampu stadion. 

Wabup Tuban Noor Naar Hussein membenarkan rencana pembangunan stadion. Dia berharap, pada 2018 sudah terbangun stadion sesuai harapan insan olahraga di Bumi Wali.

Baca Juga :  Pimpro Kilang GRR Dipolisikan Kades Beji

Mengamini pernyataan Budi sebelumnya, dia menyatakan dana Rp 60 miliar tersebut untuk pembangunan  lapangan sepakbola, atletik, dan sebagian tribun.

Sementara lampu stadion sekitar Rp 12 miliar dianggarkan pada tahun anggaran berikutnya.  

Setelah stadion terbangun, lanjut dia, secara bertahap pemkab membangun kelengkapan Sport Center.

”Dengan adanya dua stadion, nanti lebih memudahkan pertandingan olahraga,” kata dia. Stadion lain yang dimaksud wabup adalah Lokajaya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. 

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tuban akhirnya mendesain ulang stadion di area Sport Center di Lingkungen Wire, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.

Desain yang dibuat dua tahun lalu itu dimungkinkan sudah tidak sesuai dengan standar satuan harga dan harga satuan barang. 

Baca Juga :  Startup Digital Lamongan Mulai Berkembang Pesat

Pemkab Tuban berupaya mendapatkan bantuan dana pembangunan Sport Center. Dua kali pemkab meluncurkan proposal bantuan anggaran APBN.

Nominal bantuan dalam proposal tersebut sekitar Rp 300 miliar.  Karena APBN tidak mengucurkan bantuan dana, pemkab terpaksa merogoh dananya sendiri dari APBD.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/