alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Positif Covid Bertambah 13 Orang, Salah Satunya Anak Usia 11 Tahun

Radar Bojonegoro – Jumlah infeksi Covid-19 terus meningkat. Sehari kemarin (22/6) jumlah infeksi bertambah 13 orang.

Justru, ada penambahan terinfeksi dari kalangan anak-anak atau siswa. Terbaru siswa usia 11 tahun asal Kecamatan Kota. Sebelumnya, juga terdapat siswa usia 10 tahun di Kecamatan Kota.

Secara kumulatif, jumlah positif Covid-19 di Bojonegoro saat ini tembus 106. Di antaranya 72 orang dirawat, 22 orang sembuh, dan 12 orang meninggal dunia.

Semua pihak diminta tetap mematuhi protokol kesehatan memakai masker dan tidak berkerumun. Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Bojonegoro Masirin mengatakan, penambahan 13 orang positif Covid-19 terdiri atas 5 orang Kecamatan Bojonegoro, 2 orang Kecamatan Baureno, 2 orang Kecamatan Temayang, 2 orang Kecamatan Sumberrejo, 1 orang Kecamatan Kanor. Serta, 1 orang Kecamatan Dander.

Baca Juga :  Awas, Sayap Jembatan Ngasem-Dander Ambles

Lalu, untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) ada penambahan baru yakni 1 orang asal Kecamatan Dander. Sehingga, status PDP saat ini masih ada 3 orang. Adapun jumlah status PDP secara kumulatif totalnya 27 orang.

“Rinciannya PDP dalam pengawasan 3 orang, selesai dalam pengawasan 13 orang, dan meninggal dunia 11 orang,” jelasnya. Selanjutnya, status orang dalam pemantauan (ODP) hari ini ada penambahan baru sebanyak empat orang.

Rinciannya, 1 orang di Kecamatan Dander, 1 orang Kecamatan Kasiman, 1 orang Kecamatan Tambakrejo, dan 1 orang Kecamatan Bojonegoro.

Ada 1 ODP asal Kecamatan Sekar meninggal dunia dan 2 orang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi. Sehingga jumlah ODP kemarin sebanyak 21 orang, meliputi 20 orang dipantau dan 1 orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Prediksi Tidak Ada Lonjakan Kendaraan

Sedangkan ODP keseluruhan secara ku mulatif se banyak 270 orang, meliputi dipantau 20 orang, selesai pemantauan 247 orang, dan meninggal dunia 3 orang.

“Kalau jumlah status ODR (orang dengan risiko) sebanyak 42.832 orang dan OTG (orang tanpa gejala) sebanyak 357 orang,” tambahnya.

Radar Bojonegoro – Jumlah infeksi Covid-19 terus meningkat. Sehari kemarin (22/6) jumlah infeksi bertambah 13 orang.

Justru, ada penambahan terinfeksi dari kalangan anak-anak atau siswa. Terbaru siswa usia 11 tahun asal Kecamatan Kota. Sebelumnya, juga terdapat siswa usia 10 tahun di Kecamatan Kota.

Secara kumulatif, jumlah positif Covid-19 di Bojonegoro saat ini tembus 106. Di antaranya 72 orang dirawat, 22 orang sembuh, dan 12 orang meninggal dunia.

Semua pihak diminta tetap mematuhi protokol kesehatan memakai masker dan tidak berkerumun. Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Bojonegoro Masirin mengatakan, penambahan 13 orang positif Covid-19 terdiri atas 5 orang Kecamatan Bojonegoro, 2 orang Kecamatan Baureno, 2 orang Kecamatan Temayang, 2 orang Kecamatan Sumberrejo, 1 orang Kecamatan Kanor. Serta, 1 orang Kecamatan Dander.

Baca Juga :  Amanat Prabowo-Sandi untuk masyarakat Bumi Wali

Lalu, untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) ada penambahan baru yakni 1 orang asal Kecamatan Dander. Sehingga, status PDP saat ini masih ada 3 orang. Adapun jumlah status PDP secara kumulatif totalnya 27 orang.

“Rinciannya PDP dalam pengawasan 3 orang, selesai dalam pengawasan 13 orang, dan meninggal dunia 11 orang,” jelasnya. Selanjutnya, status orang dalam pemantauan (ODP) hari ini ada penambahan baru sebanyak empat orang.

Rinciannya, 1 orang di Kecamatan Dander, 1 orang Kecamatan Kasiman, 1 orang Kecamatan Tambakrejo, dan 1 orang Kecamatan Bojonegoro.

Ada 1 ODP asal Kecamatan Sekar meninggal dunia dan 2 orang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi. Sehingga jumlah ODP kemarin sebanyak 21 orang, meliputi 20 orang dipantau dan 1 orang meninggal dunia.

Baca Juga :  MUSYAWARAH CABANG PARTAI AMANAT NASIONAL KABUPATEN TUBAN

Sedangkan ODP keseluruhan secara ku mulatif se banyak 270 orang, meliputi dipantau 20 orang, selesai pemantauan 247 orang, dan meninggal dunia 3 orang.

“Kalau jumlah status ODR (orang dengan risiko) sebanyak 42.832 orang dan OTG (orang tanpa gejala) sebanyak 357 orang,” tambahnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/