alexametrics
27.8 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Setahun Lebih Revitalisasi Pasar hanya Dikaji

TUBAN – Rencana revitalisasi Pasar Baru Tuban sudah dikaji sejak akhir 2016. Namun sampai saat ini sejumlah rekomendasi dalam kajian studi kelayakan belum bisa terealisasi. Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban, Agus Wijaya mengungkapkan, pihaknya masih mengkaji penerapan hasil feasibility study (FS) dengan konsep pengembangan pasar yang tetap mempertimbangkan rekomendasi hasil FS.  

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban, FS revitalisasi Pasar Baru Tuban telah selesai Desember 2016. PT Visimas Utama Konsulindo selaku konsultan FS revitalisasi tersebut dengan anggaran Rp 200 juta pada PAPBD 2016.

Dua tempat menjadi lokasi studi kelayakan. Yakni, Pasar Baru Tuban di Jalan Gajah Mada serta lahan negara yang berlokasi di utara Pasar Besar Tuban di Jalan Letda Sutjipto. Salah satu kesimpulan dalam studi kelayakan itu, nilai kelayakan untuk lokasi revitalisasi di Jalan Gajah Mada sebesar 2,5985 dan nilai lokasi di Jalan Letda Sutjipto sebesar 2,872. Dengan mempertimbangkan analisa secara menyeluruh dan nilai skor akhir, maka rekomendasi untuk revitalisasi Pasar Baru Tuban adalah di Jalan Letda Sutjipto. ‘’Pengembangan atau tindak lanjut terhadap Pasar Baru Tuban dinilai harus segera ada dengan mengacu FS tersebut,’’ tuturnya. 

Baca Juga :  Bupati: Musyawarah, Solusi Masalah User-PT HK

Setelah FS, ada isu penguatan Pasar Besar Tuban di Perbon. Namun, progres kelanjutan pembangunannya sampai saat ini masih belum ada. ‘’Kalau PBT Perbon sesuai rencana tentu sangat ideal. Dan tindaklanjutnya sesuai dengan FS,’’ kata mantan camat Montong itu.

TUBAN – Rencana revitalisasi Pasar Baru Tuban sudah dikaji sejak akhir 2016. Namun sampai saat ini sejumlah rekomendasi dalam kajian studi kelayakan belum bisa terealisasi. Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban, Agus Wijaya mengungkapkan, pihaknya masih mengkaji penerapan hasil feasibility study (FS) dengan konsep pengembangan pasar yang tetap mempertimbangkan rekomendasi hasil FS.  

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban, FS revitalisasi Pasar Baru Tuban telah selesai Desember 2016. PT Visimas Utama Konsulindo selaku konsultan FS revitalisasi tersebut dengan anggaran Rp 200 juta pada PAPBD 2016.

Dua tempat menjadi lokasi studi kelayakan. Yakni, Pasar Baru Tuban di Jalan Gajah Mada serta lahan negara yang berlokasi di utara Pasar Besar Tuban di Jalan Letda Sutjipto. Salah satu kesimpulan dalam studi kelayakan itu, nilai kelayakan untuk lokasi revitalisasi di Jalan Gajah Mada sebesar 2,5985 dan nilai lokasi di Jalan Letda Sutjipto sebesar 2,872. Dengan mempertimbangkan analisa secara menyeluruh dan nilai skor akhir, maka rekomendasi untuk revitalisasi Pasar Baru Tuban adalah di Jalan Letda Sutjipto. ‘’Pengembangan atau tindak lanjut terhadap Pasar Baru Tuban dinilai harus segera ada dengan mengacu FS tersebut,’’ tuturnya. 

Baca Juga :  Bupati: Musyawarah, Solusi Masalah User-PT HK

Setelah FS, ada isu penguatan Pasar Besar Tuban di Perbon. Namun, progres kelanjutan pembangunannya sampai saat ini masih belum ada. ‘’Kalau PBT Perbon sesuai rencana tentu sangat ideal. Dan tindaklanjutnya sesuai dengan FS,’’ kata mantan camat Montong itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/