alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

10 Tahun Mangkrak, Pos Watu Jago Diaktifkan

BOJONEGORO – Dibukanya tol Ngawi-Kertosono diprediksi akan menambah volume kendaraan pemudik melintas jalur Kecamatan Padangan-Margomulyo. Karena itu, jalur barat Bojonegoro rawan terjadi macet, sehingga pos polisi Watu Jago kembali diaktifkan.

Pos Watu Jago tersebut berada di Kecamatan Margomulyo. Lokasinya di kawasan hutan. Pos polisi tersebut sempat tidak berfungsi lebih dari 10 tahun silam.

“Diprediksi jalur barat Bojonegoro ada peningkatan volume kendaraan, karena dibukanya tol Ngawi-Kertosono. Sehingga pos polisi Watu Jago dihidupkan agar petugas mengurai kemacetan lebih sigap,” jelas Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto Budi Sutrisno.

Kasatlantas mengimbau agar para pengendara lebih berhati-hati ketika melintasi jalan raya Watu Jago. Jalurnya penuh dengan jalan berkelok dan tikungan tajam. Seringkali, pengendara kurang konsentrasi saat melintasinya, sehingga menyebabkan kendaraan terperosok ke jurang.

Baca Juga :  Proyek Jalan Ditenggat Awal Desember

Apalagi ketika hujan, jalan yang licin juga bisa mengakibatkan kendaraan hilang kendali karena terpeleset. “Tapi nanti ketika arus mudik diperkirakan tidak musim hujan. Semoga pemudik bisa lancar melintasi Watu Jago,” ujarnya.

Selain itu, di jalan turut Kecamatan Margomulyo juga ada perbaikan drainase sepanjang 200 meter yang memakan luas jalan dengan tumpukan material. Sehingga, bisa jadi pemicu macet. Tapi, pihaknya sudah mengimbau sejak H-10 Lebaran, proyek perbaikan itu harus berhenti sementara hingga usai Lebaran.

“Kami sudah minta untuk bersihkan dan merapikan tumpukan material di pinggir jalan,” tegasnya. (bgs/rij)

BOJONEGORO – Dibukanya tol Ngawi-Kertosono diprediksi akan menambah volume kendaraan pemudik melintas jalur Kecamatan Padangan-Margomulyo. Karena itu, jalur barat Bojonegoro rawan terjadi macet, sehingga pos polisi Watu Jago kembali diaktifkan.

Pos Watu Jago tersebut berada di Kecamatan Margomulyo. Lokasinya di kawasan hutan. Pos polisi tersebut sempat tidak berfungsi lebih dari 10 tahun silam.

“Diprediksi jalur barat Bojonegoro ada peningkatan volume kendaraan, karena dibukanya tol Ngawi-Kertosono. Sehingga pos polisi Watu Jago dihidupkan agar petugas mengurai kemacetan lebih sigap,” jelas Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto Budi Sutrisno.

Kasatlantas mengimbau agar para pengendara lebih berhati-hati ketika melintasi jalan raya Watu Jago. Jalurnya penuh dengan jalan berkelok dan tikungan tajam. Seringkali, pengendara kurang konsentrasi saat melintasinya, sehingga menyebabkan kendaraan terperosok ke jurang.

Baca Juga :  Prioritaskan Vaksin Bagi yang Sehat

Apalagi ketika hujan, jalan yang licin juga bisa mengakibatkan kendaraan hilang kendali karena terpeleset. “Tapi nanti ketika arus mudik diperkirakan tidak musim hujan. Semoga pemudik bisa lancar melintasi Watu Jago,” ujarnya.

Selain itu, di jalan turut Kecamatan Margomulyo juga ada perbaikan drainase sepanjang 200 meter yang memakan luas jalan dengan tumpukan material. Sehingga, bisa jadi pemicu macet. Tapi, pihaknya sudah mengimbau sejak H-10 Lebaran, proyek perbaikan itu harus berhenti sementara hingga usai Lebaran.

“Kami sudah minta untuk bersihkan dan merapikan tumpukan material di pinggir jalan,” tegasnya. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/