alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Sinkronisasi, Optimis UNBK SMP Berjalan 100 Persen

KOTA – Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan optimistis pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs yang dimulai Senin (23/4) tetap 100 persen. Meskipun, hingga Minggu (22/4) sore, masih ada 17 sekolah yang belum sinkronisasi server pusat. Rinciannya, tujuh MTs dan sepuluh SMP. ‘’Insya Allah bisa (sinkronisasi),’’ kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan, Sisyanto, tanpa mau menyebutkan nama 17 lembaga sekolah.

Menurut dia, waktu sinkronisasi diperpanjang. Berdasarkan ketentuan pusat, sinkronisasi seharusnya hanya selama dua hari (20 – 21/4). Namun, sebagian lembaga belum bisa sinkron. “Pada (21/4) malam, masih ada 71 lembaga SMP/MTs belum melaporkan sinkron ke web Kemendikbud. Jadi waktunya diperpanjang,” ujarnya. 

Baca Juga :  Merasa Dibatalkan Sepihak

Menurut Sisyanto, permasalahannya bukan hanya soal jaringan. Juga, server cadangan. Untuk memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar, proses sinkronisasi waktunya diperpanjang sampai dinihari tadi (24.00). Sisyanto menuturkan, lembaga bisa lebih cepat melakukan sinkronisasi akan lebih baik. Waktu toleransi yang diberikan itu untuk membantu kesiapan lembaga supaya proses sinkronisasi tidak terburu-buru. 

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lamongan, Abd Ghofur, menjelaskan, ada tujuh lembaga MTs belum sinkron hingga Mnggu (22/4). Namun, seluruh proktor sudah bekerja keras untuk melakukan sinkronisasi. Termasuk, menyiapkan server utama dan cadangan serta genset sebagai antisipasi. Bahkan, sudah diinformasikan sebelumnya, agar lembaga mem-back-up seluruh file yang digunakan UNBK dengan flashdisk atau HD portable agar bisa dijadikan arsip.  

Baca Juga :  PPDB SMPN Berakhir, Tindak Lanjuti Kecurangan yang Dilaporkan Polisi

Ketika dikonfirmasi nama lembaganya, Ghofur enggan menyebutkan. Dia hanya memastikan jika sinkronisasi masih berjalan. “Doakan segera sinkron dan pelaksanaan UNBK berjalan lancar,” pintanya. 

Sementara itu, Koordinator Proktor Kabupaten Lamongan, Mustahal, menyatakan, dengan bantuan Helpdesk (HD) Kabupaten, seluruh lembaga bisa melakukan sinkronisasi Sabtu (21/4) malam. Versi dia, ada permasalahan settingan server yang kurang benar. Akibatnya, prosesnya lebih lama. “Sudah kita kondisikan, dan semuanya aman bisa sinkron,” klaimnya. 

Kepala SMPN 3 Lamongan, Hanafi, saat dikonfirmasi menyatakan, tiga server utama dan satu server cadangan bisa sinkron Sabtu lalu pukul 10.00. “Tidak ada masalah, seluruh server bisa sinkron sebelum batas waktunya,” ujarnya. 

KOTA – Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan optimistis pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs yang dimulai Senin (23/4) tetap 100 persen. Meskipun, hingga Minggu (22/4) sore, masih ada 17 sekolah yang belum sinkronisasi server pusat. Rinciannya, tujuh MTs dan sepuluh SMP. ‘’Insya Allah bisa (sinkronisasi),’’ kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan, Sisyanto, tanpa mau menyebutkan nama 17 lembaga sekolah.

Menurut dia, waktu sinkronisasi diperpanjang. Berdasarkan ketentuan pusat, sinkronisasi seharusnya hanya selama dua hari (20 – 21/4). Namun, sebagian lembaga belum bisa sinkron. “Pada (21/4) malam, masih ada 71 lembaga SMP/MTs belum melaporkan sinkron ke web Kemendikbud. Jadi waktunya diperpanjang,” ujarnya. 

Baca Juga :  Sertu Mulyono Berikan Sosialisasi Awasi Pergaulan Penggunaan Medsos

Menurut Sisyanto, permasalahannya bukan hanya soal jaringan. Juga, server cadangan. Untuk memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar, proses sinkronisasi waktunya diperpanjang sampai dinihari tadi (24.00). Sisyanto menuturkan, lembaga bisa lebih cepat melakukan sinkronisasi akan lebih baik. Waktu toleransi yang diberikan itu untuk membantu kesiapan lembaga supaya proses sinkronisasi tidak terburu-buru. 

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lamongan, Abd Ghofur, menjelaskan, ada tujuh lembaga MTs belum sinkron hingga Mnggu (22/4). Namun, seluruh proktor sudah bekerja keras untuk melakukan sinkronisasi. Termasuk, menyiapkan server utama dan cadangan serta genset sebagai antisipasi. Bahkan, sudah diinformasikan sebelumnya, agar lembaga mem-back-up seluruh file yang digunakan UNBK dengan flashdisk atau HD portable agar bisa dijadikan arsip.  

Baca Juga :  Jokowi Dominan di TPS Petinggi Eksekutif - Parpol

Ketika dikonfirmasi nama lembaganya, Ghofur enggan menyebutkan. Dia hanya memastikan jika sinkronisasi masih berjalan. “Doakan segera sinkron dan pelaksanaan UNBK berjalan lancar,” pintanya. 

Sementara itu, Koordinator Proktor Kabupaten Lamongan, Mustahal, menyatakan, dengan bantuan Helpdesk (HD) Kabupaten, seluruh lembaga bisa melakukan sinkronisasi Sabtu (21/4) malam. Versi dia, ada permasalahan settingan server yang kurang benar. Akibatnya, prosesnya lebih lama. “Sudah kita kondisikan, dan semuanya aman bisa sinkron,” klaimnya. 

Kepala SMPN 3 Lamongan, Hanafi, saat dikonfirmasi menyatakan, tiga server utama dan satu server cadangan bisa sinkron Sabtu lalu pukul 10.00. “Tidak ada masalah, seluruh server bisa sinkron sebelum batas waktunya,” ujarnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/