alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Bawa Kabur Mobil Teman, Diamankan

DEKET – Toni Dwi Pundra, 36, asal Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Dia ditangkap Resmob Polres Lamongan di jalan arah Mejeruk, Desa Sumberjo, Kecamatan Sarirejo (21/4). Tuduhannya, membawa kabur mobil Carry hitam L 8146 VW milik temannya, Kundori, 54, asal Desa Sidobinangun, Kecamatan Deket. Mobil itu tidak kembali selama sekitar sebulan. ‘’Bilangnya pelaku meminjam mo bil tersebut untuk mengangkut triplek dari wilayah Mojokerto ke Lamongan,’’ ujar Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Yadwivana Jumbo Qantason minggu (22/4).

Kepada korban, pelaku mengaku ingin meminjam mobil selama lima hari. Karena saling kenal, mobil dipinjamkan dengan sistem sewa Rp 130 ribu per hari. Namun, pelaku berbelit saat ditagih uang sewa. Mobil itu juga tak kunjung dikembalikan. Saat dicari ke rumahnya, Toni tidak ada. Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke Polres Lamongan (18/4).

Baca Juga :  Warga dan Satgas TMMD 106 Kodim Cilacap, Kompak Buat Adonan Plester

‘’Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota, ternyata mobil milik korban sudah diwilayah Mojokerto sejak dipinjam pertama,’’ tutur Jumbo. Pengusutan yang dilakukan polisi, pelaku berencana menggadaikan mobil itu kepada salah seorang di Mojokerto Rp 30 juta. Apakah mobil direntalkan lagi ke orang lain? ‘’Kalau masalah tersebut, kini masih dilakukan pemeriksaan oleh anggota. Yang jelas, ingin dilakukan pengadaian ke orang lain,’’ ujarnya saat dikonfirmasi melalui ponsel.

DEKET – Toni Dwi Pundra, 36, asal Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Dia ditangkap Resmob Polres Lamongan di jalan arah Mejeruk, Desa Sumberjo, Kecamatan Sarirejo (21/4). Tuduhannya, membawa kabur mobil Carry hitam L 8146 VW milik temannya, Kundori, 54, asal Desa Sidobinangun, Kecamatan Deket. Mobil itu tidak kembali selama sekitar sebulan. ‘’Bilangnya pelaku meminjam mo bil tersebut untuk mengangkut triplek dari wilayah Mojokerto ke Lamongan,’’ ujar Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Yadwivana Jumbo Qantason minggu (22/4).

Kepada korban, pelaku mengaku ingin meminjam mobil selama lima hari. Karena saling kenal, mobil dipinjamkan dengan sistem sewa Rp 130 ribu per hari. Namun, pelaku berbelit saat ditagih uang sewa. Mobil itu juga tak kunjung dikembalikan. Saat dicari ke rumahnya, Toni tidak ada. Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke Polres Lamongan (18/4).

Baca Juga :  Garasi Direnovasi, Motor CBR Raib

‘’Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota, ternyata mobil milik korban sudah diwilayah Mojokerto sejak dipinjam pertama,’’ tutur Jumbo. Pengusutan yang dilakukan polisi, pelaku berencana menggadaikan mobil itu kepada salah seorang di Mojokerto Rp 30 juta. Apakah mobil direntalkan lagi ke orang lain? ‘’Kalau masalah tersebut, kini masih dilakukan pemeriksaan oleh anggota. Yang jelas, ingin dilakukan pengadaian ke orang lain,’’ ujarnya saat dikonfirmasi melalui ponsel.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/