alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Perbup Baru, Uang Saku Perdin DPRD Tumbuh

TUBAN – Meningkatnya intensitas perjalanan dinas (perdin) anggota DPRD Tuban dipastikan berbanding lurus dengan tebalnya uang saku. Terhitung mulai 2 Januari, uang perdin bagi seluruh wakil rakyat di Bumi Wali ini mengalami penyesuaian. Acuannya, Perbup Nomor 89 Tahun 2018 tentang perjalanan dinas bagi pimpinan dan anggota DPRD Tuban.

Penyesuaian tarif perdin tersebut terbagi dalam empat item. Yakni,  dalam daerah atau dalam kabupaten, zona 1, zona 2, dan zona 3.

Tarif perdin dalam kabupaten, ketua dewan  Rp 600 ribu per hari. Sebelumnya, Rp 540 ribu per hari. Jika ketua dewan melakukan perdin ke Jenu yang jaraknya tak lebih dari 10 kilometer (km), maka dia sudah bisa mengantongi uang saku Rp 600 ribu.

Baca Juga :  Tuntut Kompensasi, JOB PPEJ Kembali Didemo 

Untuk tarif perdin dalam kota bagi wakil ketua Rp 500 ribu per hari, naik Rp 20 ribu dari sebelumnya. Sementara bagi anggota dewan, mulai awal tahun ini nilainya berkurang. Jika sebelumnya Rp 420 ribu per hari, maka sekarang Rp 400 ribu per hari.

Wakil Ketua DPRD Tuban Tri Astuti ketika dikonfirmasi wartawan koran ini membenarkan penyesuaian tarif perjalanan dinas tersebut. ‘’Iya sejak awal 2019 sesuai perbup,’’ kata dia.

Untuk zona 1, perbup menyebutkan, perdin untuk tujuan Bojonegoro, Lamongan, Rembang, dan Blora. Nominalnya Rp 700 ribu per hari per anggota. Untuk wakil ketua, Rp 900 ribu per hari dan ketua Rp 1,2 juta per hari.

Baca Juga :  Rp 2 Miliar Anggaran Perdin DPRD Bojonegoro Direfocusing

Jika wakil rakyat melakukan perdin dengan tujuan daerah di luar zona 1, maka hitungannya masuk kategori zona 2.

Untuk perdin luar provinsi, perbup menetapkan ketua dewan Rp 2 juta per hari, wakil ketua Rp 1,7 juta per hari dan anggota Rp 1,4 juta per hari. Sebelumnya, besaran biaya perdin luar provinsi ditetapkan rata-rata Rp 830 ribu per hari untuk anggota. Sementara wakil ketua Rp 1,3 juta per hari dan ketua 1,5 juta per hari.

TUBAN – Meningkatnya intensitas perjalanan dinas (perdin) anggota DPRD Tuban dipastikan berbanding lurus dengan tebalnya uang saku. Terhitung mulai 2 Januari, uang perdin bagi seluruh wakil rakyat di Bumi Wali ini mengalami penyesuaian. Acuannya, Perbup Nomor 89 Tahun 2018 tentang perjalanan dinas bagi pimpinan dan anggota DPRD Tuban.

Penyesuaian tarif perdin tersebut terbagi dalam empat item. Yakni,  dalam daerah atau dalam kabupaten, zona 1, zona 2, dan zona 3.

Tarif perdin dalam kabupaten, ketua dewan  Rp 600 ribu per hari. Sebelumnya, Rp 540 ribu per hari. Jika ketua dewan melakukan perdin ke Jenu yang jaraknya tak lebih dari 10 kilometer (km), maka dia sudah bisa mengantongi uang saku Rp 600 ribu.

Baca Juga :  Hujan Deras, Longsor di Tiga Desa

Untuk tarif perdin dalam kota bagi wakil ketua Rp 500 ribu per hari, naik Rp 20 ribu dari sebelumnya. Sementara bagi anggota dewan, mulai awal tahun ini nilainya berkurang. Jika sebelumnya Rp 420 ribu per hari, maka sekarang Rp 400 ribu per hari.

Wakil Ketua DPRD Tuban Tri Astuti ketika dikonfirmasi wartawan koran ini membenarkan penyesuaian tarif perjalanan dinas tersebut. ‘’Iya sejak awal 2019 sesuai perbup,’’ kata dia.

Untuk zona 1, perbup menyebutkan, perdin untuk tujuan Bojonegoro, Lamongan, Rembang, dan Blora. Nominalnya Rp 700 ribu per hari per anggota. Untuk wakil ketua, Rp 900 ribu per hari dan ketua Rp 1,2 juta per hari.

Baca Juga :  Diduga Stempel dan Kuitansi Dipalsukan Dugaan Korupsi APBDes

Jika wakil rakyat melakukan perdin dengan tujuan daerah di luar zona 1, maka hitungannya masuk kategori zona 2.

Untuk perdin luar provinsi, perbup menetapkan ketua dewan Rp 2 juta per hari, wakil ketua Rp 1,7 juta per hari dan anggota Rp 1,4 juta per hari. Sebelumnya, besaran biaya perdin luar provinsi ditetapkan rata-rata Rp 830 ribu per hari untuk anggota. Sementara wakil ketua Rp 1,3 juta per hari dan ketua 1,5 juta per hari.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/