alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Direktur Hotel GDK Belum Diisi, Target Pendapatan Dihapus

Radar Bojonegoro – Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) belum beroperasi sejak ditutup sementara minggu kedua Januari ini. Pemkab meng hapus target pendapatan PT GDK tahun ini. BUMD sektor perhotelan itu diminta fokus menyelesaikan masalah internal.

Saat ini pemkab tengah melakukan proses pengisian manajemen baru. ‘’Target pendapatan kami hapus tahun ini,’’ ujar Kepala Badan Pen dapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoethi kemarin (22/1).

Penghapusan target karena kondisi PT GDK tidak memung kinkan. Sehingga, diputuskan menghapus target pendapatan tahun ini. PT GDK diminta fokus menyelesaikan masalah internal.

Seperti tunggakan gaji karyawan, tagihan air, tagihan listrik, dan berbagai masalah keuangan lain. ‘’Setelah tagihan-tagihan itu selesai, baru nanti akan ditata ulang target pendapatannya,’’ tutur dia.

Tahun ini target PT GDK sama seperti tahun lalu, yakni Rp 250 juta. Sejak tiga tahun terakhir, PT GDK belum mampu menyumbng pendapatan asli daerah (PAD). Namun, target itu tidak pernah berhasil tercapai. Hal itu karena manajemen tidak berhasil membukukan laba. Saat ini, lanjut Ibnu, pemkab masih memproses pengisian manajemen PT GDK. Jabatan direktur kosong sejak Puri Wijaya mundur awal bulan ini. ‘’Saat ini proses pengisian direksi dan manajemen,’’ terangnya.

Baca Juga :  Seniman Jalanan Beraksi

Pengisian manajemen dilakukan Bagian Perekonomian Setda. Bagian perekonomian adalah OPD membawahi semua BUMD milik pemkab. Namun, hingga kini belum ada kepastian waktu pengisian akan dilakukan. ‘’Pengisian akan dilakukan secepatnya karena tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama,’’ jelasnya.

Kabag Perekonomian Setda Darmawan belum memberikan keterangan mengenai pengisian jabatan direktur itu. Saat dihubungi via ponselnya kemarin, Darmawan belum memberikan jawaban. Ketua Komisi B DPRD Sally Atyasasmi meminta pemkab segera mengisi jabatan itu. Sehingga, PT GDK tidak vakum terlalu lama. Selain itu, berbagai permasalahan bisa segera ditangani.

‘’Kalau dibiarkan terlalu lama, masalah internal tidak akan bisa diatasi dengan cepat,’’ jelas politikus Gerindra itu. Pengisian saat ini, lanjut Sally, hanya bisa diisi oleh penjabat sementara (Pj). Pengisian jabatan direktur harus melalui proses bertahap. Mulai seleksi hingga uji kelayakan. Itu semua membutuhkan waktu lama.

Baca Juga :  Gunakan Blender Lebih Irit

‘’Namun, proses itu harus segera dilakukan. Sehingga, PT GDK bisa segera tancap gas,’’ jelasnya. Sally menambahkan, PT GDK membutuhkan pemimpin memiliki kemampuan manajerial bagus. Sehingga, masalah di internal bisa segera ditangani. 

Radar Bojonegoro – Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) belum beroperasi sejak ditutup sementara minggu kedua Januari ini. Pemkab meng hapus target pendapatan PT GDK tahun ini. BUMD sektor perhotelan itu diminta fokus menyelesaikan masalah internal.

Saat ini pemkab tengah melakukan proses pengisian manajemen baru. ‘’Target pendapatan kami hapus tahun ini,’’ ujar Kepala Badan Pen dapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoethi kemarin (22/1).

Penghapusan target karena kondisi PT GDK tidak memung kinkan. Sehingga, diputuskan menghapus target pendapatan tahun ini. PT GDK diminta fokus menyelesaikan masalah internal.

Seperti tunggakan gaji karyawan, tagihan air, tagihan listrik, dan berbagai masalah keuangan lain. ‘’Setelah tagihan-tagihan itu selesai, baru nanti akan ditata ulang target pendapatannya,’’ tutur dia.

Tahun ini target PT GDK sama seperti tahun lalu, yakni Rp 250 juta. Sejak tiga tahun terakhir, PT GDK belum mampu menyumbng pendapatan asli daerah (PAD). Namun, target itu tidak pernah berhasil tercapai. Hal itu karena manajemen tidak berhasil membukukan laba. Saat ini, lanjut Ibnu, pemkab masih memproses pengisian manajemen PT GDK. Jabatan direktur kosong sejak Puri Wijaya mundur awal bulan ini. ‘’Saat ini proses pengisian direksi dan manajemen,’’ terangnya.

Baca Juga :  Gunakan Blender Lebih Irit

Pengisian manajemen dilakukan Bagian Perekonomian Setda. Bagian perekonomian adalah OPD membawahi semua BUMD milik pemkab. Namun, hingga kini belum ada kepastian waktu pengisian akan dilakukan. ‘’Pengisian akan dilakukan secepatnya karena tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama,’’ jelasnya.

Kabag Perekonomian Setda Darmawan belum memberikan keterangan mengenai pengisian jabatan direktur itu. Saat dihubungi via ponselnya kemarin, Darmawan belum memberikan jawaban. Ketua Komisi B DPRD Sally Atyasasmi meminta pemkab segera mengisi jabatan itu. Sehingga, PT GDK tidak vakum terlalu lama. Selain itu, berbagai permasalahan bisa segera ditangani.

‘’Kalau dibiarkan terlalu lama, masalah internal tidak akan bisa diatasi dengan cepat,’’ jelas politikus Gerindra itu. Pengisian saat ini, lanjut Sally, hanya bisa diisi oleh penjabat sementara (Pj). Pengisian jabatan direktur harus melalui proses bertahap. Mulai seleksi hingga uji kelayakan. Itu semua membutuhkan waktu lama.

Baca Juga :  Debat Kesepakatan dan Ketidakwajaran¬†

‘’Namun, proses itu harus segera dilakukan. Sehingga, PT GDK bisa segera tancap gas,’’ jelasnya. Sally menambahkan, PT GDK membutuhkan pemimpin memiliki kemampuan manajerial bagus. Sehingga, masalah di internal bisa segera ditangani. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/