alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

UTSG Raih Penghargaan dari Kemenakertrans

TUBAN – Untuk kali pertama United Tractors Semen Gresik (UTSG) meraih penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans). Penghargaan nasional tersebut diserahkan langsung Menteri Nakertrans Hanif Dhakiri di Grahadi, Surabaya, Jumat (12/1).

UTSG mendapat penghargaan kategori Sistem Manajemen Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja(SMK3).

Penghargaan bergengsi tentang penerapan sistem manajemen keselamatan kerja itu diterima langsung oleh ahli K3 UTSG Mashudiono, perwakilan direksi Divisi Head Karsim W.

Abdullah, serta supervisor Pengembangan Sistem Novita Eli.

Acara yang dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo tersebut menjadi langkah awal UTSG dalam meraih prestasi kerja lainnya. 

PIC Safety Mashudiono mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi perusahaan dalam menghadapi kompetisi tantangan bisnis ke depan.

Baca Juga :  Rumani, Perempuan 102 Tahun Pemilik Warung Kopi

Selain penghargaan dari Menakertrans, UTSG juga mendapat banyak penghargaan lain dalam tutup tahun 2017.

Yakni, OHSAS 18001:2007, ISO 9001:2015, dan ISO 14001:2015.

‘’Semua penghargaan ini diraih perusahaan dalam waktu bersamaan diakhir  2017,’’ ucap Mashudi.

Dia menjelaskan, penghargaan dari Kemenakertrans tersebut menjadi penutup manis kerja keras selama 2017.

Sebab, penghargaan tersebut hanya diturunkan satu kali dalam tiga tahun.

Praktis, banyak aspek penilaian yang terbukti mampu diraih seluruh elemen di UTSG. ‘’K3 harus menjadi mindset seluruh pegawai mulai pimpinan hingga struktural terbawah agar bisa meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan kerja,’’ tutur pria kelahiran Blora, Jawa Tengah itu.

Dengan penghargaan tersebut, Mashudi berharap bisa memberi semangat seluruh karyawan untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Baca Juga :  Diduga Tercemar Limbah Tekstil, Air Bengawan Menghitam Sampai Ngraho

Tujuannya, tercipta tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktifitas.

Tentu hal itu ditunjang dengan penetapan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kinerja, hingga peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3.

‘’Ini berkat kerja sama dan usaha keras dari seluruh bagian dan manajemen perusahaan,’’ ujarnya bersyukur.

TUBAN – Untuk kali pertama United Tractors Semen Gresik (UTSG) meraih penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans). Penghargaan nasional tersebut diserahkan langsung Menteri Nakertrans Hanif Dhakiri di Grahadi, Surabaya, Jumat (12/1).

UTSG mendapat penghargaan kategori Sistem Manajemen Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja(SMK3).

Penghargaan bergengsi tentang penerapan sistem manajemen keselamatan kerja itu diterima langsung oleh ahli K3 UTSG Mashudiono, perwakilan direksi Divisi Head Karsim W.

Abdullah, serta supervisor Pengembangan Sistem Novita Eli.

Acara yang dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo tersebut menjadi langkah awal UTSG dalam meraih prestasi kerja lainnya. 

PIC Safety Mashudiono mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi perusahaan dalam menghadapi kompetisi tantangan bisnis ke depan.

Baca Juga :  Tidak Batasi TKA

Selain penghargaan dari Menakertrans, UTSG juga mendapat banyak penghargaan lain dalam tutup tahun 2017.

Yakni, OHSAS 18001:2007, ISO 9001:2015, dan ISO 14001:2015.

‘’Semua penghargaan ini diraih perusahaan dalam waktu bersamaan diakhir  2017,’’ ucap Mashudi.

Dia menjelaskan, penghargaan dari Kemenakertrans tersebut menjadi penutup manis kerja keras selama 2017.

Sebab, penghargaan tersebut hanya diturunkan satu kali dalam tiga tahun.

Praktis, banyak aspek penilaian yang terbukti mampu diraih seluruh elemen di UTSG. ‘’K3 harus menjadi mindset seluruh pegawai mulai pimpinan hingga struktural terbawah agar bisa meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan kerja,’’ tutur pria kelahiran Blora, Jawa Tengah itu.

Dengan penghargaan tersebut, Mashudi berharap bisa memberi semangat seluruh karyawan untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Baca Juga :  Smartphone Full Screen, Bojonegoro Termasuk Daerah Konsumtif

Tujuannya, tercipta tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktifitas.

Tentu hal itu ditunjang dengan penetapan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kinerja, hingga peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3.

‘’Ini berkat kerja sama dan usaha keras dari seluruh bagian dan manajemen perusahaan,’’ ujarnya bersyukur.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/