alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Tunggu Hasil Sampel Ayam

Dinas Petenakan dan Kesehatan Hewan menerima laporan 18 ekor ayam mati mendadak di kandang Kecamatan Sukorame tiga hari lalu. Hingga kini, belum diketahui penyebab kematian ternak tersebut.

Menurut Rolam, kasi Pengamatan Penyakit dan Pelayanan Medik Veteriner  Dinas Petenakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, pihaknya sudah mengambil sampel dan melakukan penyemprotan.

Sampel tersebut dikirim ke Tuban. 

‘’Saya belum bisa memberikan kesimpulan sama sekali terkait ayam meninggal mendadak di wilayah Sukorame karena sempel hasilnya belum datang,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, hasil uji sampel tersebut baru diketahui seminggu hingga dua minggu mendatang.

‘’Untuk tandanya, 18 ekor mati mendadak dengan sebagian tanda bintik biru,’’ tuturnya. 

Dia meminta peternak unggas lebih waspada saat musim hujan. Kebersihan kandang harus diperhatikan. 

Baca Juga :  Satgas Intai Gerak Caleg

Dinas Petenakan dan Kesehatan Hewan menerima laporan 18 ekor ayam mati mendadak di kandang Kecamatan Sukorame tiga hari lalu. Hingga kini, belum diketahui penyebab kematian ternak tersebut.

Menurut Rolam, kasi Pengamatan Penyakit dan Pelayanan Medik Veteriner  Dinas Petenakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, pihaknya sudah mengambil sampel dan melakukan penyemprotan.

Sampel tersebut dikirim ke Tuban. 

‘’Saya belum bisa memberikan kesimpulan sama sekali terkait ayam meninggal mendadak di wilayah Sukorame karena sempel hasilnya belum datang,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, hasil uji sampel tersebut baru diketahui seminggu hingga dua minggu mendatang.

‘’Untuk tandanya, 18 ekor mati mendadak dengan sebagian tanda bintik biru,’’ tuturnya. 

Dia meminta peternak unggas lebih waspada saat musim hujan. Kebersihan kandang harus diperhatikan. 

Baca Juga :  Long Holiday, Kafe Ramai

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/