alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Belum Lantik Perangkat, Bupati Tegur Kades

BOJONEGORO – Proses pengisian perangkat desa sudah tiga bulan berlalu. Namun, masih ada desa yang belum melakukan pelantikan bahkan belum mengajukan rekomendasi. 

”Jumlah yang belum mengajukan rekomendasi ada delapan desa.

Sedangkan yang sudah mengajukan rekom dan belum melantik ada dua desa,” jelas Asisten 1 Bidang Pemerintahan Djoko Lukito kemarin.

Djoko menjelaskan,  bupati sudah memberikan surat peringatan pertama pada kepala desa (kades) yang membandel tersebut.

Peringatan tersebut diharapkan bisa membuat kades jera dan segera melanjutkan proses pengisian. 

Pemberian surat peringatan tersebut dilakukan, setelah imbauan melalui camat tidak dihiraukan.

Karena itu, pemkab mengambil langkah tegas. ”Jika tetap membandel kita bisa memberikan sanksi,” jelasnya.

Baca Juga :  Disnaker Pastikan Tak Ada PHK Selama PPKM Darurat

Menurut Djoko, proses pengajuan rekomendasi seharusnya sudah dilakukan tiga hari setelah kades menerima hasil dari tim desa.

Kades kemudian mengajukan rekomendasi itu ke camat. Camat memiliki waktu dua minggu untuk menerbitkan rekomendasi siapa yang akan dilantik jadi perangkat.

”Proses yang seharusnya dilakukan awal sampai saat ini belum dilakukan,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Djoko, proses tersebut tetap masih bisa dilakukan.

Sehingga, perangkat yang sudah lolos tes tidak perlu resah. Sebab, mereka akan tetap dilantik. 

Menurut Djoko, tujuh desa yang belum mengajukan rekom tersebut karena berbagai hal yang berbeda.

Diantaranya, ada yang mengajukan gugatan atau ada yang menunggu hasil uji materi di Mahkamah Agung.

Baca Juga :  RSNU BABAT Di-Launching Gubernur Jatim

Namun, apapun yang terjadi hasil tes perangkat desa tersebut tidak bisa dibatalkan.

Tujuh desa yang belum mengajukan rekomendasi ke camat adalah Desa Kedungrejo dan Sukorejo (Malo), Desa Sukosewu (Sukosewu), Desa Jatimulyo (Tambakrejo), Desa Balongdowo (Kepohbaru), Desa Kuniran (Purwosari), dan Desa Ngampel (Kapas).

Sedangkan dua desa yang belum melantik adalah Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu dan Sumberrejo Kecamatan Malo. 

Minggu lalu, para camat yang wilayahnya ada desa yang belum menyelesaikan proses pengisian perangkat melakukan hearing dengan DPRD.

Mereka dimintai keterangan seputar alasan mengenai masih belum selesainya proses itu.

BOJONEGORO – Proses pengisian perangkat desa sudah tiga bulan berlalu. Namun, masih ada desa yang belum melakukan pelantikan bahkan belum mengajukan rekomendasi. 

”Jumlah yang belum mengajukan rekomendasi ada delapan desa.

Sedangkan yang sudah mengajukan rekom dan belum melantik ada dua desa,” jelas Asisten 1 Bidang Pemerintahan Djoko Lukito kemarin.

Djoko menjelaskan,  bupati sudah memberikan surat peringatan pertama pada kepala desa (kades) yang membandel tersebut.

Peringatan tersebut diharapkan bisa membuat kades jera dan segera melanjutkan proses pengisian. 

Pemberian surat peringatan tersebut dilakukan, setelah imbauan melalui camat tidak dihiraukan.

Karena itu, pemkab mengambil langkah tegas. ”Jika tetap membandel kita bisa memberikan sanksi,” jelasnya.

Baca Juga :  Luar Biasa! MAN 2 Bojonegoro Juara 1 Kompetisi Robotik Nasional

Menurut Djoko, proses pengajuan rekomendasi seharusnya sudah dilakukan tiga hari setelah kades menerima hasil dari tim desa.

Kades kemudian mengajukan rekomendasi itu ke camat. Camat memiliki waktu dua minggu untuk menerbitkan rekomendasi siapa yang akan dilantik jadi perangkat.

”Proses yang seharusnya dilakukan awal sampai saat ini belum dilakukan,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Djoko, proses tersebut tetap masih bisa dilakukan.

Sehingga, perangkat yang sudah lolos tes tidak perlu resah. Sebab, mereka akan tetap dilantik. 

Menurut Djoko, tujuh desa yang belum mengajukan rekom tersebut karena berbagai hal yang berbeda.

Diantaranya, ada yang mengajukan gugatan atau ada yang menunggu hasil uji materi di Mahkamah Agung.

Baca Juga :  Melihat ke Depan

Namun, apapun yang terjadi hasil tes perangkat desa tersebut tidak bisa dibatalkan.

Tujuh desa yang belum mengajukan rekomendasi ke camat adalah Desa Kedungrejo dan Sukorejo (Malo), Desa Sukosewu (Sukosewu), Desa Jatimulyo (Tambakrejo), Desa Balongdowo (Kepohbaru), Desa Kuniran (Purwosari), dan Desa Ngampel (Kapas).

Sedangkan dua desa yang belum melantik adalah Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu dan Sumberrejo Kecamatan Malo. 

Minggu lalu, para camat yang wilayahnya ada desa yang belum menyelesaikan proses pengisian perangkat melakukan hearing dengan DPRD.

Mereka dimintai keterangan seputar alasan mengenai masih belum selesainya proses itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/