alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Perbaikan Saluran Pelimpas Butuh Waktu 600 Hari

Radar Bojonegoro – Spillway atau saluran pelimpas Waduk Pacal mulai dibangun. Pembangunan dilakukan untuk pengoperasionalan Waduk Gongseng yang selesai dibangun tahun ini. Dan Juni mendatang waduk berlokasi di Kecamatan Temayang itu mulai dilakukan pengisian. Spillway itu rusak sejak 2014 lalu akibat banjir.

Kerusakan spillway itu membuat daya tampung Waduk Pacal tidak maksimal. Perbaikan baru bisa dilakukan tahun ini. Perbaikan itu akan berlangsung selama hampir dua tahun atau 600 hari kerja.

‘’Perbaikan dimulai sejak November lalu. Dikerjakan oleh BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo,’’ ujar Kabid Air Baku dan Irigasi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro Bungku Susilowati kemarin (21/12) Spillway berfungsi menyeimbangkan dan mengendalikan limpahan air.

Baca Juga :  Proyek Penerangan Jalan Habiskan Anggaran Rp 29,7 Miliar

Sehingga, daya tampung air Waduk Pacal bisa maksimal. Terutama saat air sedang melimpah. Spillway terhubung ke daerah aliran sungai (DAS) yang mengarah ke Waduk Gongseng. Sehingga, air dari Waduk Pacal berlebih akan dialirkan ke Waduk Gongseng.

‘’Dengan dibangunnya spillway itu akan lebih memaksimalkan daya tampung Waduk Pacal. Juga membuat aliran ke Waduk Gongseng lebih terkendali,’’ jelasnya.

Waduk Pacal memiliki daya tampung 22 juta meter kubik. Namun, daya tampung ini kini sudah berkurang. Mengalami sedimentasi atau endapan lumpur yang cukup banyak. ‘’Waduk Pacal kan sudah lama sekali. Sejak zaman Belanda. Jadi, daya tampungnya memang berkurang,’’ jelasnya.

Normalisasi Waduk Pacal tidak mungkin dilakukan. Biaya yang dibutuhkan sangat banyak. Karena itu, BBWS lebih memilih membuat waduk baru dibanding menormalisasi daya tampung Waduk Pacal.

Baca Juga :  Kali Kedua Kemerdekaan Kala Pandemi, Pedagang Bendera Lebih Sepi

Kepala Dinas PU SDA Tedjo Sukmono menjelaskan, spillway Wadul Pacal rusak sudah cukup lama. Kerusakan karena banjir 2014 lalu. Rencana perbaikan sebenarnya sudah sejak lama. Namun, baru dilaksanakan tahun ini. ‘’Kalau spillway jadi, daya tampung Waduk Pacal akan lebih maksimal,’’ tuturnya.

Radar Bojonegoro – Spillway atau saluran pelimpas Waduk Pacal mulai dibangun. Pembangunan dilakukan untuk pengoperasionalan Waduk Gongseng yang selesai dibangun tahun ini. Dan Juni mendatang waduk berlokasi di Kecamatan Temayang itu mulai dilakukan pengisian. Spillway itu rusak sejak 2014 lalu akibat banjir.

Kerusakan spillway itu membuat daya tampung Waduk Pacal tidak maksimal. Perbaikan baru bisa dilakukan tahun ini. Perbaikan itu akan berlangsung selama hampir dua tahun atau 600 hari kerja.

‘’Perbaikan dimulai sejak November lalu. Dikerjakan oleh BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo,’’ ujar Kabid Air Baku dan Irigasi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro Bungku Susilowati kemarin (21/12) Spillway berfungsi menyeimbangkan dan mengendalikan limpahan air.

Baca Juga :  Minta Revisi Perbup dan Realisasikan KPM

Sehingga, daya tampung air Waduk Pacal bisa maksimal. Terutama saat air sedang melimpah. Spillway terhubung ke daerah aliran sungai (DAS) yang mengarah ke Waduk Gongseng. Sehingga, air dari Waduk Pacal berlebih akan dialirkan ke Waduk Gongseng.

‘’Dengan dibangunnya spillway itu akan lebih memaksimalkan daya tampung Waduk Pacal. Juga membuat aliran ke Waduk Gongseng lebih terkendali,’’ jelasnya.

Waduk Pacal memiliki daya tampung 22 juta meter kubik. Namun, daya tampung ini kini sudah berkurang. Mengalami sedimentasi atau endapan lumpur yang cukup banyak. ‘’Waduk Pacal kan sudah lama sekali. Sejak zaman Belanda. Jadi, daya tampungnya memang berkurang,’’ jelasnya.

Normalisasi Waduk Pacal tidak mungkin dilakukan. Biaya yang dibutuhkan sangat banyak. Karena itu, BBWS lebih memilih membuat waduk baru dibanding menormalisasi daya tampung Waduk Pacal.

Baca Juga :  Mengenal Masper, Selebgram Khas Bahasa Jawa Asal Cepu

Kepala Dinas PU SDA Tedjo Sukmono menjelaskan, spillway Wadul Pacal rusak sudah cukup lama. Kerusakan karena banjir 2014 lalu. Rencana perbaikan sebenarnya sudah sejak lama. Namun, baru dilaksanakan tahun ini. ‘’Kalau spillway jadi, daya tampung Waduk Pacal akan lebih maksimal,’’ tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/