alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Siap Berlakukan PPKM Level 3

LAMONGAN, Radar Lamongan – Meski saat ini sudah level 1, Pemkab Lamongan siap melakukan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 selama libur natal dan tahun baru (nataru). Yakni mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Sebab, ketentuan itu diberlakukan di seluruh Indonesia, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan Covid-19. Namun hingga kemarin (21/11) ketentuan-ketentuan terkait pemberlakukan PPKM level 3 tersebut belum keluar dari pemerintah pusat.
Menurut Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bakhtiar, Lamongan siap apabila diberlakukan kebijakan PPKM level 3 pada libur nataru nanti. Meski saat ini Lamongan sudah level 1. Apalagi seluruh personil di Lamongan sudah pengalaman dalam penerapan PPKM level 3. “Intinya, dari pemerintah, nakes dan petugas lain sudah siap untuk melaksanakan aturan tersebut (PPKM level 3) apabila kebijakan itu ditetapkan,” tandasnya kemarin (21/11).
Namun, lanjut dia, apakah dilakukan pembatasan-pembatasan seperti sebelumnya? Atau ada aturan baru menyesuaikan dengan penerapan PPKM level 3 di seluruh Indonesia? pihaknya belum mengetahui.  Sebab, aturan teknis dari pusat belum keluar. Termasuk terkait kegiatan masyarakay, seperti hajatan, obyek wisata, angkutan umum, dan fasilitas umum. ‘’Saat ini kegiatan-kegiatan masyarakat masih diperbolehkan, menyesuaikan dengan aturan PPKM sekarang (di level 1). Namun sudah mulai ada penyesuaian. Tapi apabila PPKM level 3 diberlakukan nanti, bentuk pengendaliannya menunggu informasi dari pusat,” terangnya.
Selain akan diberlakukan PPKM level 3, tambah dia, juga diberlakukan larangan cuti selama libur nataru terhadap para pegawai di lingkungan Pemkab Lamongan. ‘’Ketentuan itu untuk mengantisipasi lonjakan penularan Covid-19,’’ tukasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufik Hidayat menambahkan, meski instruksi dari pusat belum keluar, Pemkab Lamongan sudah mempersiapkan pelaksanaan PPKM level 3 pada 24 Desember sampai 2 Januari nanti berjalan sesuai rencana. “Pada prinsipnya kami sangat setuju sebagai langkah antisipatif dalam melakukan pencegahan kasus covid-19 di Indonesia, khususnya Lamongan,” terangnya.
Menurut dia, kondisi Lamongan hingga kemarin (21/11) sudah baik. Angka kenaikan kasus positif aktif terus menurun. Kemarin hanya ada 3 kasus aktif baru di Lamongan. Kondisi seperti itu harus dipertahankan. Karena itu, semua potensi penularan harus diantisipasi. Termasuk potensi peningkatan mobilisasi masyarakat saat libur nataru, harus dikendalikan. “Sejauh ini penerapan ppkm level 3 merupakan langkah yang paling tepat untuk pengendalian kasus, dengan harapan masyarakat bisa mengikuti peraturan pemerintah dengen menerapkan prokes, supaya kasus covid-19 bisa terkendali,” terang Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Covid-19 Lamongan itu.

Baca Juga :  Serapan Minim, Desak Pengisian Kepala OPD

LAMONGAN, Radar Lamongan – Meski saat ini sudah level 1, Pemkab Lamongan siap melakukan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 selama libur natal dan tahun baru (nataru). Yakni mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Sebab, ketentuan itu diberlakukan di seluruh Indonesia, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan Covid-19. Namun hingga kemarin (21/11) ketentuan-ketentuan terkait pemberlakukan PPKM level 3 tersebut belum keluar dari pemerintah pusat.
Menurut Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bakhtiar, Lamongan siap apabila diberlakukan kebijakan PPKM level 3 pada libur nataru nanti. Meski saat ini Lamongan sudah level 1. Apalagi seluruh personil di Lamongan sudah pengalaman dalam penerapan PPKM level 3. “Intinya, dari pemerintah, nakes dan petugas lain sudah siap untuk melaksanakan aturan tersebut (PPKM level 3) apabila kebijakan itu ditetapkan,” tandasnya kemarin (21/11).
Namun, lanjut dia, apakah dilakukan pembatasan-pembatasan seperti sebelumnya? Atau ada aturan baru menyesuaikan dengan penerapan PPKM level 3 di seluruh Indonesia? pihaknya belum mengetahui.  Sebab, aturan teknis dari pusat belum keluar. Termasuk terkait kegiatan masyarakay, seperti hajatan, obyek wisata, angkutan umum, dan fasilitas umum. ‘’Saat ini kegiatan-kegiatan masyarakat masih diperbolehkan, menyesuaikan dengan aturan PPKM sekarang (di level 1). Namun sudah mulai ada penyesuaian. Tapi apabila PPKM level 3 diberlakukan nanti, bentuk pengendaliannya menunggu informasi dari pusat,” terangnya.
Selain akan diberlakukan PPKM level 3, tambah dia, juga diberlakukan larangan cuti selama libur nataru terhadap para pegawai di lingkungan Pemkab Lamongan. ‘’Ketentuan itu untuk mengantisipasi lonjakan penularan Covid-19,’’ tukasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufik Hidayat menambahkan, meski instruksi dari pusat belum keluar, Pemkab Lamongan sudah mempersiapkan pelaksanaan PPKM level 3 pada 24 Desember sampai 2 Januari nanti berjalan sesuai rencana. “Pada prinsipnya kami sangat setuju sebagai langkah antisipatif dalam melakukan pencegahan kasus covid-19 di Indonesia, khususnya Lamongan,” terangnya.
Menurut dia, kondisi Lamongan hingga kemarin (21/11) sudah baik. Angka kenaikan kasus positif aktif terus menurun. Kemarin hanya ada 3 kasus aktif baru di Lamongan. Kondisi seperti itu harus dipertahankan. Karena itu, semua potensi penularan harus diantisipasi. Termasuk potensi peningkatan mobilisasi masyarakat saat libur nataru, harus dikendalikan. “Sejauh ini penerapan ppkm level 3 merupakan langkah yang paling tepat untuk pengendalian kasus, dengan harapan masyarakat bisa mengikuti peraturan pemerintah dengen menerapkan prokes, supaya kasus covid-19 bisa terkendali,” terang Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Covid-19 Lamongan itu.

Baca Juga :  Izin dari Gubernur Telat

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/