alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

WBL Sudah Dibuka, Pengunjung Turun 50 Persen

Radar Lamongan – Lokasi wisata sudah kembali beroperasi kembali dua bulan ini. Namun, pengunjung Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Maharani Zoo Lamongan (Mazola) belum sesuai harapan.

‘’Sekarang jujur saja, WBL sama Maharani turun tajam, turunnya 50 persen lebih,’’ tutur Direktur PT BLS yang menaungi WBL dan Mazola Aris Wibawa tanpa menyebutkan angkanya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (21/10).

‘’Belum pulih di masa pandemi. Terutama WBL, megap-megap,’’ imbuh pria yang juga menjabat sekretaris DPRD Lamongan tersebut. WBL dan Mazola selama ini menjadi wisata dengan pengunjung tertinggi di antara wisata lainnya di Kota Soto tersebut. Kunjungan tertinggi saat liburan.

 ‘’Meskipun hari libur juga sepi. Yang datang hanya beberapa. Hanya ratusan. Biasanya dulu kan rombongan-rombo ngan gitu. Sekarang sulit untuk itu,’’ imbuh mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamongan tersebut.

Baca Juga :  Empat Siswa Jalani UNBK Susulan

Aris mengatakan, pihaknya sudah berkeliling ke sejumlah wilayah untuk menarik pengunjung. Namun, upaya tersebut belum bisa maksimal. ‘’Meskipun marketing kita tugasi untuk keliling ke pantura jateng. Itu belum bisa mengatrol,’’ ujar Aris saat dikonfirmasi via ponsel.

Kondisi itu membuat pendapatan dan pengeluaran WBL dan Mazola tidak seimbang. Sebab, biaya operasional untuk perawatan hewan dan wahana mainan juga masih berjalan. ‘’Harapan kita tidak mulukmuluk. Tahun ini kita bisa BEP (balik modal, Red) saja sudah bagus,’’ imbuh Aris tanpa menyebutkan nominalnya.

Menurut dia, efisiensi dilakukan dengan cara menggaji karyawan 50 persen. Sejumlah karyawan diminta masuk secara bergantian. Sementara makanan satwa di Mazola tidak bisa diefisiensi. ‘’Tapi kebetulan pemiliknya ini pecinta satwa. Jadi pasokan makanan untuk satwa diperhatikan betul,’’ ujar Aris.

Baca Juga :  DPRD Juga Menolak Beras Impor

Radar Lamongan – Lokasi wisata sudah kembali beroperasi kembali dua bulan ini. Namun, pengunjung Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Maharani Zoo Lamongan (Mazola) belum sesuai harapan.

‘’Sekarang jujur saja, WBL sama Maharani turun tajam, turunnya 50 persen lebih,’’ tutur Direktur PT BLS yang menaungi WBL dan Mazola Aris Wibawa tanpa menyebutkan angkanya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (21/10).

‘’Belum pulih di masa pandemi. Terutama WBL, megap-megap,’’ imbuh pria yang juga menjabat sekretaris DPRD Lamongan tersebut. WBL dan Mazola selama ini menjadi wisata dengan pengunjung tertinggi di antara wisata lainnya di Kota Soto tersebut. Kunjungan tertinggi saat liburan.

 ‘’Meskipun hari libur juga sepi. Yang datang hanya beberapa. Hanya ratusan. Biasanya dulu kan rombongan-rombo ngan gitu. Sekarang sulit untuk itu,’’ imbuh mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamongan tersebut.

Baca Juga :  Empat Siswa Jalani UNBK Susulan

Aris mengatakan, pihaknya sudah berkeliling ke sejumlah wilayah untuk menarik pengunjung. Namun, upaya tersebut belum bisa maksimal. ‘’Meskipun marketing kita tugasi untuk keliling ke pantura jateng. Itu belum bisa mengatrol,’’ ujar Aris saat dikonfirmasi via ponsel.

Kondisi itu membuat pendapatan dan pengeluaran WBL dan Mazola tidak seimbang. Sebab, biaya operasional untuk perawatan hewan dan wahana mainan juga masih berjalan. ‘’Harapan kita tidak mulukmuluk. Tahun ini kita bisa BEP (balik modal, Red) saja sudah bagus,’’ imbuh Aris tanpa menyebutkan nominalnya.

Menurut dia, efisiensi dilakukan dengan cara menggaji karyawan 50 persen. Sejumlah karyawan diminta masuk secara bergantian. Sementara makanan satwa di Mazola tidak bisa diefisiensi. ‘’Tapi kebetulan pemiliknya ini pecinta satwa. Jadi pasokan makanan untuk satwa diperhatikan betul,’’ ujar Aris.

Baca Juga :  Masih Izin ke Perhutani, Wista Grogolan Tanpa Tiket Masuk

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/