alexametrics
24.3 C
Bojonegoro
Thursday, May 19, 2022

Hadirkan Saksi Ahli Kabag Hukum dan Inspektorat

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sidang Soeyono Hadi, oknum PNS terdakwa dugaan korupsi Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kecamatan Kapas 2014-2015 berlangsung cepat. Besok (23/10) agenda sidang menghadirkan ahli.

Sebelumnya jaksa telah menghadirkan saksi dua kali dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya itu.

“Saksi ahlinya dari inspektorat dan kepala bagian hukum,” kata Dekri Wahyudi, salah satu jaksa penuntut umum (JPU) kejaksaan negeri (kejari) kemarin (21/10).

Sebelumnya, sidang dengan terdakwa Soeyono Hadi telah hadirkan 10 saksi. Mereka dari lima desa di Kecamatan Kapas. Per desanya dihadirkan dua saksi, di antaranya Desa Tapelan, Tanjungharjo, Wedi, Bendo, dan Bangilan.

Baca Juga :  Cukai Rokok Naik, Tak Memicu Pengurangan Pekerja

Perlu diketahui, jumlah kerugian negara atas dugaan korupsi PBB Kecamatan Kapas 2014-2015 sebesar Rp 346 juta. Saat penyidikan, terdakwa mengembalikan uang kerugian negara Rp 271 juta. Jumlah kerugian negara atas dugaan korupsi dana desa (DD) Pragelan 2016 sebesar Rp 156 juta. Pun terdakwa telah mengembalikan semua jumlah uang kerugian negara tersebut.

“Nantinya pengembalian uang kerugian negara akan dijadikan pertimbangan hakim,” pungkasnya.

Besok juga berlangsung sidang dugaan korupsi DD Desa Pragelan, Kecamatan Gondang, terdakwa eks Kepala Desa Pragelan Totok Sudarminto. Sidang juga merupakan tahap pemeriksaan ahli. Rencananya, jaksa akan menghadirkan ahli dari dinas perumahan, kawasan pemukiman, dan cipta karya (DPKPCK).

“Tinggal nanti pemeriksaan saksi ahli, lalu saksi a decharge (saksi meringankan) terdakwa,” ujar Dekri.

Baca Juga :  Pokdarwis Harus Berkantong Tebal

Sidang sebelumnya, tim JPU telah hadirkan lebih dari lima saksi. Terdiri atas perangkat desa dan tim pelaksana di desa.

Dekri mengatakan, kedua terdakwa didampingi penasihat hukum dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Tipikor Surabaya.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sidang Soeyono Hadi, oknum PNS terdakwa dugaan korupsi Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kecamatan Kapas 2014-2015 berlangsung cepat. Besok (23/10) agenda sidang menghadirkan ahli.

Sebelumnya jaksa telah menghadirkan saksi dua kali dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya itu.

“Saksi ahlinya dari inspektorat dan kepala bagian hukum,” kata Dekri Wahyudi, salah satu jaksa penuntut umum (JPU) kejaksaan negeri (kejari) kemarin (21/10).

Sebelumnya, sidang dengan terdakwa Soeyono Hadi telah hadirkan 10 saksi. Mereka dari lima desa di Kecamatan Kapas. Per desanya dihadirkan dua saksi, di antaranya Desa Tapelan, Tanjungharjo, Wedi, Bendo, dan Bangilan.

Baca Juga :  28 Nyawa melayang, Angka Kematian Ibu Meningkat Melebihi Tahun Lalu

Perlu diketahui, jumlah kerugian negara atas dugaan korupsi PBB Kecamatan Kapas 2014-2015 sebesar Rp 346 juta. Saat penyidikan, terdakwa mengembalikan uang kerugian negara Rp 271 juta. Jumlah kerugian negara atas dugaan korupsi dana desa (DD) Pragelan 2016 sebesar Rp 156 juta. Pun terdakwa telah mengembalikan semua jumlah uang kerugian negara tersebut.

“Nantinya pengembalian uang kerugian negara akan dijadikan pertimbangan hakim,” pungkasnya.

Besok juga berlangsung sidang dugaan korupsi DD Desa Pragelan, Kecamatan Gondang, terdakwa eks Kepala Desa Pragelan Totok Sudarminto. Sidang juga merupakan tahap pemeriksaan ahli. Rencananya, jaksa akan menghadirkan ahli dari dinas perumahan, kawasan pemukiman, dan cipta karya (DPKPCK).

“Tinggal nanti pemeriksaan saksi ahli, lalu saksi a decharge (saksi meringankan) terdakwa,” ujar Dekri.

Baca Juga :  Imbas Tengkulak Madura Tak Membeli Tembakau

Sidang sebelumnya, tim JPU telah hadirkan lebih dari lima saksi. Terdiri atas perangkat desa dan tim pelaksana di desa.

Dekri mengatakan, kedua terdakwa didampingi penasihat hukum dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Tipikor Surabaya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/