alexametrics
24.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Kewalahan Garap Seragam Sekolah

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Musim tahun ajaran baru menjadi berkah bagi para penjahit. Setiap harinya para penjahit menerima banyak pesanan dari orang tua siswa yang membuat seragam sekolah baru untuk anaknya. 

Selain penjahit seragam sekolah, penjahit spesialis bordir pun ikut merasakan berkahnya. “Alhamdulillah, sejak dua minggu lalu pesanan seragam sekolah terus datang. Mulai dari seragam SD hingga SMA,” kata Subur, salah satu penjahit di Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Kota, kemarin (21/7).

Dia mengatakan, pesanan jahitan naik dua kali lipat, sebagian besar pesanan seragam sekolah. Ia mengatakan, pesanan sudah masuk daftar antrean lebih dari 50 paket (empat setel seragam per paket). Untungnya Subur dibantu tiga karyawan. Sehingga per harinya mampu menggarap delapan setel seragam. 

Baca Juga :  Tim Operasi Jemput Bayi Kembar Siam

Tak hanya seragam sekolah, seragam perkantoran juga mulai banyak. Bahkan, bulan depan, kata Subur, pesanan akan melonjak lagi karena musimnya agustusan. Menurutnya, prospek bisnis jahit hingga kini masih bagus. Karena konsumen kerap memiliki kecocokan tersendiri dengan penjahit. 

Yanti, salah satu penjahit di Kelurahan Banjarjo juga merasakan lonjakan pesanan seragam sekolah. Namun, dia tak berani ambil banyak pesanan. Yanti membatasi hanya 20 paket. Karena ditakutkan hasil garapan molor, sehingga konsumen kecewa. Seragam yang ia garap juga mulai SD hingga SMA.

“Kami batasi pesanan yang masuk, biar hasilnya maksimal. Di tempat kami per hari bisa garap hingga enam setel seragam,” katanya.

Sementara itu, Andri, salah satu penjahit bordir di Kelurahan Kepatihan mengungkapkan, saat musim tahun ajaran baru pesanan bordir nama bisa mencapai 100 per hari. Per bordirnya ia mematok harga kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. 

Baca Juga :  Dua Hari Lamongan Raih Dua Penghargaan

“Biasanya hari-hari biasa pesanan bordir nama kurang dari 25 biji,” pungkasnya.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Musim tahun ajaran baru menjadi berkah bagi para penjahit. Setiap harinya para penjahit menerima banyak pesanan dari orang tua siswa yang membuat seragam sekolah baru untuk anaknya. 

Selain penjahit seragam sekolah, penjahit spesialis bordir pun ikut merasakan berkahnya. “Alhamdulillah, sejak dua minggu lalu pesanan seragam sekolah terus datang. Mulai dari seragam SD hingga SMA,” kata Subur, salah satu penjahit di Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Kota, kemarin (21/7).

Dia mengatakan, pesanan jahitan naik dua kali lipat, sebagian besar pesanan seragam sekolah. Ia mengatakan, pesanan sudah masuk daftar antrean lebih dari 50 paket (empat setel seragam per paket). Untungnya Subur dibantu tiga karyawan. Sehingga per harinya mampu menggarap delapan setel seragam. 

Baca Juga :  Pesan Emil Dardak Pada Generasi Milenial Bojonegoro

Tak hanya seragam sekolah, seragam perkantoran juga mulai banyak. Bahkan, bulan depan, kata Subur, pesanan akan melonjak lagi karena musimnya agustusan. Menurutnya, prospek bisnis jahit hingga kini masih bagus. Karena konsumen kerap memiliki kecocokan tersendiri dengan penjahit. 

Yanti, salah satu penjahit di Kelurahan Banjarjo juga merasakan lonjakan pesanan seragam sekolah. Namun, dia tak berani ambil banyak pesanan. Yanti membatasi hanya 20 paket. Karena ditakutkan hasil garapan molor, sehingga konsumen kecewa. Seragam yang ia garap juga mulai SD hingga SMA.

“Kami batasi pesanan yang masuk, biar hasilnya maksimal. Di tempat kami per hari bisa garap hingga enam setel seragam,” katanya.

Sementara itu, Andri, salah satu penjahit bordir di Kelurahan Kepatihan mengungkapkan, saat musim tahun ajaran baru pesanan bordir nama bisa mencapai 100 per hari. Per bordirnya ia mematok harga kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. 

Baca Juga :  Baju Second Bermerek Diminati Anak Muda

“Biasanya hari-hari biasa pesanan bordir nama kurang dari 25 biji,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/