alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Golkar Menguat ke Yuhronur

KOTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lamongan mulai meraba peta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun depan. Partai berlambang pohon beringin itu mengisyaratkan  telah menggadang-gadang dua sampai tiga nama, baik dari kader sendiri maupun non kader, yang akan diusung. Salah satunya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan, Yuhronur Efendi.

‘’Sementara ini kita memberikan peluang umum. Tapi kita ini kan sudah ada calon yang digadang-gadang. Ada sekitar dua sampai tiga nama,’’ tutur Ketua DPD Golkar Lamongan Kacung Purwanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (21/7).

Kacung masih enggan membeberkan siapa saja calon yang diincar maju dalam Pilkada tahun depan. Namun, disinggung terkait nama Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi, Kacung memberikan lampu hijau.

‘’Kemungkinan besar. Pak Sekda (Sekkab Lamongan) kan tidak jauh dari Golkar. Pak Sekda (Sekkab Lamongan) dulu termasuk rekomendasi dari Golkar,’’ ujarnya.

Baca Juga :  9.57 Persen Balita Lamongan Stunting

Seperti diketahui, DPD Partai Golkar erat hubungannya dengan sosok Yuhronur Efendi. Sebab, dua saudara kandungnya merupakan politisi sekaligus anggota DPRD Lamongan terpilih.

Dia menyinggung elektabilitas Yuhronur sudah terlihat belakangan ini. Misalnya, polling di salah satu situs internet menunjukkan Yuhronur mendapatkan vote tertinggi. Termasuk bermunculannya masyarakat yang menggunakan slogan dukungan untuk Yuhronur Efendi, yakni berupa slogan Yes. ‘’DPP Golkar pastinya juga melihat survei tertinggi. Itu yang nantinya akan menjadi dasar bagi kami,’’ imbuhnya.

Partai Golkar dipastikan mendapatkan enam kursi DPRD Lamongan hasil pilleg 17 April lalu. Artinya, partai dengan warna kebesaran kuning itu masih harus mencari koalisi empat kursi lagi. Kacung mengaku sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai terkait Pilkada 2020.

‘’Kita harus koalisi dengan partai lain. Untuk mengusung 20 persen dari jumlah kursi, itu setara 10 kursi. Sementara sudah komunikasi awal tapi belum final,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Wow, Sapi 1,3 Ton ini Laku dibeli Orang Nomor Satu di Jawa Timur

Terpisah, Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi terhadap dukungan yang diberikan kepada dirinya. Namun, pria yang juga menjabat  CEO Persela itu mengaku masih ingin fokus terhadap tugas yang kini diembannya. ‘’Terimakasih sudah ada partai atau masyarakat yang memberikan dukungan. Tapi karena sekarang masih menjabat Sekkab, sehingga saya fokus kepada tugas dan tanggung jawab tersebut,’’ tandasnya singkat.  

Sementara itu, hingga kini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Lamongan belum mendapatkan petunjuk teknis (juknis) terkait pelaksanaan Pilkada 2020. ‘’Pendaftaran calon, kita kan tetap menunggu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (P-KPU),’’ tutur Ketua Komisioner KPUK Lamongan Mahrus Ali.

Dia mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi jika KPU RI telah menyusun P-KPU Pilkada tahun depan. Tapi, P-KPU tersebut masih perlu mendapatkan penyempurnaan di pusat.

‘’P-KPU kemarin masih uji publik dan belum digedok sampai saat ini. Jadi kita belum bisa memastikan kapan,’’ pungkasnya.

KOTA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lamongan mulai meraba peta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun depan. Partai berlambang pohon beringin itu mengisyaratkan  telah menggadang-gadang dua sampai tiga nama, baik dari kader sendiri maupun non kader, yang akan diusung. Salah satunya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan, Yuhronur Efendi.

‘’Sementara ini kita memberikan peluang umum. Tapi kita ini kan sudah ada calon yang digadang-gadang. Ada sekitar dua sampai tiga nama,’’ tutur Ketua DPD Golkar Lamongan Kacung Purwanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (21/7).

Kacung masih enggan membeberkan siapa saja calon yang diincar maju dalam Pilkada tahun depan. Namun, disinggung terkait nama Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi, Kacung memberikan lampu hijau.

‘’Kemungkinan besar. Pak Sekda (Sekkab Lamongan) kan tidak jauh dari Golkar. Pak Sekda (Sekkab Lamongan) dulu termasuk rekomendasi dari Golkar,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Secangkir Kopi di Perbukitan

Seperti diketahui, DPD Partai Golkar erat hubungannya dengan sosok Yuhronur Efendi. Sebab, dua saudara kandungnya merupakan politisi sekaligus anggota DPRD Lamongan terpilih.

Dia menyinggung elektabilitas Yuhronur sudah terlihat belakangan ini. Misalnya, polling di salah satu situs internet menunjukkan Yuhronur mendapatkan vote tertinggi. Termasuk bermunculannya masyarakat yang menggunakan slogan dukungan untuk Yuhronur Efendi, yakni berupa slogan Yes. ‘’DPP Golkar pastinya juga melihat survei tertinggi. Itu yang nantinya akan menjadi dasar bagi kami,’’ imbuhnya.

Partai Golkar dipastikan mendapatkan enam kursi DPRD Lamongan hasil pilleg 17 April lalu. Artinya, partai dengan warna kebesaran kuning itu masih harus mencari koalisi empat kursi lagi. Kacung mengaku sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai terkait Pilkada 2020.

‘’Kita harus koalisi dengan partai lain. Untuk mengusung 20 persen dari jumlah kursi, itu setara 10 kursi. Sementara sudah komunikasi awal tapi belum final,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Sukses Menggali Bibit Atlet Bola Voli

Terpisah, Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi terhadap dukungan yang diberikan kepada dirinya. Namun, pria yang juga menjabat  CEO Persela itu mengaku masih ingin fokus terhadap tugas yang kini diembannya. ‘’Terimakasih sudah ada partai atau masyarakat yang memberikan dukungan. Tapi karena sekarang masih menjabat Sekkab, sehingga saya fokus kepada tugas dan tanggung jawab tersebut,’’ tandasnya singkat.  

Sementara itu, hingga kini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Lamongan belum mendapatkan petunjuk teknis (juknis) terkait pelaksanaan Pilkada 2020. ‘’Pendaftaran calon, kita kan tetap menunggu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (P-KPU),’’ tutur Ketua Komisioner KPUK Lamongan Mahrus Ali.

Dia mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi jika KPU RI telah menyusun P-KPU Pilkada tahun depan. Tapi, P-KPU tersebut masih perlu mendapatkan penyempurnaan di pusat.

‘’P-KPU kemarin masih uji publik dan belum digedok sampai saat ini. Jadi kita belum bisa memastikan kapan,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Harga Telur Anjlok, Pakan Melambung

Lesu, Permintaan Notebook Digeser Laptop

Besok, Sterilkan Sejumlah Jalan

Artikel Terbaru


/