alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Dua CJH Gagal Berangkat

- Advertisement -

BOJONEGORO – Dua calon jamaah haji (CJH) dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci setelah terkendala kesehatan. Keduanya sakit stroke dan dimensia. Kepastian itu setelah Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro melakukan tes kesehatan.

Dinkes juga memastikan sebanyak 741 CJH dinyatakan risiko tinggi (risti). Dipicu karena usia di atas 60 tahun dan sakit. “Ada dua yang tidak istitha’ah. Otomatis sudah tidak bisa diberangkatkan,’’ kata Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinkes Paiman kemarin (21/2).

Menurut dia, CJH tidak istitha’ah juga tidak perlu melakukan vaksinasi meningitis dan influenza. Sebab, vaksinasi merupakan syarat resmi digunakan untuk melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

Baca Juga :  Liburan, Cara Gadis ini Hilangkan BosanĀ 

Paiman mengatakan, sebenarnya dua CJH tidak istitha’ah itu sempat memaksakan untuk berangkat tahun ini. Padahal, kondisi kesehatan sangat tidak memungkinkan. Dan sebenarnya sudah pernah naik haji.

- Advertisement -

Apabila terlalu dipaksakan juga percuma. Karena besar kemungkinan ketika sebelum berangkat ke Tanah Suci sudah dipulangkan oleh petugas kesehatan di Surabaya. “Daripada dipulangkan pas di Surabaya. Lebih baik kami batalkan keberangkatannya sejak sekarang,” tuturnya.

BOJONEGORO – Dua calon jamaah haji (CJH) dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci setelah terkendala kesehatan. Keduanya sakit stroke dan dimensia. Kepastian itu setelah Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro melakukan tes kesehatan.

Dinkes juga memastikan sebanyak 741 CJH dinyatakan risiko tinggi (risti). Dipicu karena usia di atas 60 tahun dan sakit. “Ada dua yang tidak istitha’ah. Otomatis sudah tidak bisa diberangkatkan,’’ kata Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinkes Paiman kemarin (21/2).

Menurut dia, CJH tidak istitha’ah juga tidak perlu melakukan vaksinasi meningitis dan influenza. Sebab, vaksinasi merupakan syarat resmi digunakan untuk melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

Baca Juga :  Peternak Sapi Antisipasi Serangan Indigesti

Paiman mengatakan, sebenarnya dua CJH tidak istitha’ah itu sempat memaksakan untuk berangkat tahun ini. Padahal, kondisi kesehatan sangat tidak memungkinkan. Dan sebenarnya sudah pernah naik haji.

- Advertisement -

Apabila terlalu dipaksakan juga percuma. Karena besar kemungkinan ketika sebelum berangkat ke Tanah Suci sudah dipulangkan oleh petugas kesehatan di Surabaya. “Daripada dipulangkan pas di Surabaya. Lebih baik kami batalkan keberangkatannya sejak sekarang,” tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/