alexametrics
28.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Sisakan 1.500 Meter untuk Food Court

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan Taman Lokomotif di Jalan Teuku Umar sudah selesai. Total luas taman berdiri di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu mencapai 10.250 meter persegi atau 1 hektare lebih. Namun, yang digunakan hanya 8.750 meter persegi. 

Masih disisakan 1.500 meter persegi. Sisa lahan itu rencananya akan digunakan untuk foodcourt atau gerai pusat jajanan serba ada. ‘’Food court itu nantinya akan dikelola sendiri oleh PT KAI,’’ kata Kasi Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan Kawasan Pemukinan dan Cipta Karya (PKPCK) Doni Agus Setyawan kemarin (21/1).

Doni menjelaskan, ada lima spot di taman itu. Yakni, spot lansia, anak-anak, lokomotif, diorama kereta api, dan olahraga. ‘’Spot itu dibuat agar pengunjung yang datang ke taman itu lebih banyak pilihan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Liburan, Gadis ini Pilih Nikmati Alam

Taman itu dibangun di atas lahan milik PT KAI. Pemkab Bojonegoro melakukan MoU dengan PT KAI untuk pembangunannya. ‘’Kita melakukan sewa dengan KAI dengan biaya Rp 0. Namun, lahan itu tidak bisa dikomersilkan,’’ ujarnya. 

Pembangunan taman itu dimulai September lalu. Anggaran digunakan membangun taman itu mencapai Rp 4 miliar. Dalam waktu dekat, taman tersebut akan dibuka untuk umum.

Kabid Pertamanan, Pemakanan, dan Penerangan Jalan Umum Dinas PKPCK Fitra Malabuana mengatakan, pembangunan taman itu sudah selesai akhir tahun lalu. Sehingga, taman itu segera dibuka untuk umum. 

Sebab, menunggu pohon-pohon di taman tersebut itu kuat. Sebab, pohon-pohon ditanam harus kuat akarnya dulu. Selain itu, bunga dan rumput juga harus kuat. ‘’Jika belum kuat dibuka, dikhawatirkan tanamanya akan rusak,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Taman Lokomotif Pertama di Indonesia¬†

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan Taman Lokomotif di Jalan Teuku Umar sudah selesai. Total luas taman berdiri di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu mencapai 10.250 meter persegi atau 1 hektare lebih. Namun, yang digunakan hanya 8.750 meter persegi. 

Masih disisakan 1.500 meter persegi. Sisa lahan itu rencananya akan digunakan untuk foodcourt atau gerai pusat jajanan serba ada. ‘’Food court itu nantinya akan dikelola sendiri oleh PT KAI,’’ kata Kasi Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan Kawasan Pemukinan dan Cipta Karya (PKPCK) Doni Agus Setyawan kemarin (21/1).

Doni menjelaskan, ada lima spot di taman itu. Yakni, spot lansia, anak-anak, lokomotif, diorama kereta api, dan olahraga. ‘’Spot itu dibuat agar pengunjung yang datang ke taman itu lebih banyak pilihan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Deadline Tinggal Seminggu, Jargas Belum Tuntas

Taman itu dibangun di atas lahan milik PT KAI. Pemkab Bojonegoro melakukan MoU dengan PT KAI untuk pembangunannya. ‘’Kita melakukan sewa dengan KAI dengan biaya Rp 0. Namun, lahan itu tidak bisa dikomersilkan,’’ ujarnya. 

Pembangunan taman itu dimulai September lalu. Anggaran digunakan membangun taman itu mencapai Rp 4 miliar. Dalam waktu dekat, taman tersebut akan dibuka untuk umum.

Kabid Pertamanan, Pemakanan, dan Penerangan Jalan Umum Dinas PKPCK Fitra Malabuana mengatakan, pembangunan taman itu sudah selesai akhir tahun lalu. Sehingga, taman itu segera dibuka untuk umum. 

Sebab, menunggu pohon-pohon di taman tersebut itu kuat. Sebab, pohon-pohon ditanam harus kuat akarnya dulu. Selain itu, bunga dan rumput juga harus kuat. ‘’Jika belum kuat dibuka, dikhawatirkan tanamanya akan rusak,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Renovasi Sekolah Gantungkan Dana Pusat

Artikel Terkait

Most Read

Aset Jembatan Glendeng Milik Siapa?

Harga Garam Setara Beras

korona korona korona korona

Tertibkan, 15 PKL ini Indahkan Larangan

Artikel Terbaru


/