alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Brand Bumi Wali Belum Dipatenkan

TUBAN – Keseriusan Pemkab Tuban dalam menggarap brand Tuban Bumi Wali masih dipertanyakan. Pasalnya, sampai saat ini brand yang menjadi identitas kabupaten di bawah kepemimpinan bupati Fathul Huda dan wabup Noor Nahar Hussein itu belum dipatenkan. Padahal, pasangan Hudanoor sudah memimpin Tuban selama dua periode .

Terbukti, sejumlah neon sign Tuban Bumi Wali yang dipasang di sejumlah titik jalan protokol dalam kota masih menggunakan font amatiran.

Belum memiliki identitas atau logo yang pasti. Satu sama lain terlihat berbeda.

Neon sign Tuban Bumi Wali di bundaran patung Letda Sucipto dan neon sign di taman Manunggal Selatan, misalnya.

Kedua tulisan dengan pencahayaan di dalamnya tersebut memiliki font yang berbeda.

Baca Juga :  Desa Ngraho Deklarasi Bebas Sampah

Begitu juga neon sign Tuban Bumi Wali di sejumlah titik yang lain. Masing-masing font-nya juga tidak sama.

Praktis, jika tak kunjung dipatenkan hingga berakhirnya masa jabatan Hudanoor periode kedua, maka brand Tuban Bumi Wali yang digagas sejak awal menjabat pada 2011 itu terancam tinggal kenangan.

Sebab, sangat mungkin pemimpin yang baru memiliki brand sendiri.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tuban Rohman Ubaid membenarkan belum dipatenkannya brand Tuban Bumi Wali yang digagas bupati Fathul Huda dan wabup Noor Nahar Hussein.

Itu yang menjadikan tulisan satu dan lainnya memiliki font yang berbeda.

‘’Tapi sudah ada rencana untuk mematenkan,’’ tegas dia kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (21/1).

Baca Juga :  Resep dari Orang Tua, Sambal Diminati Warga Ambon

Ubaid, sapaan akrabnya mengatakan, direncanakan, brand Tuban Bumi Wali bakal dipatenkan melalui peraturan daerah (perda).

‘’Sudah sempat dibahas bersama anggota dewan. Karena itu, rencana tersebut akan segera diusulan menjadi raperda (rancangan peraturan daerah, Red),’’ kata dia memberikan respons positif atas wacana mematenkan brand Tuban Bumi Wali.

TUBAN – Keseriusan Pemkab Tuban dalam menggarap brand Tuban Bumi Wali masih dipertanyakan. Pasalnya, sampai saat ini brand yang menjadi identitas kabupaten di bawah kepemimpinan bupati Fathul Huda dan wabup Noor Nahar Hussein itu belum dipatenkan. Padahal, pasangan Hudanoor sudah memimpin Tuban selama dua periode .

Terbukti, sejumlah neon sign Tuban Bumi Wali yang dipasang di sejumlah titik jalan protokol dalam kota masih menggunakan font amatiran.

Belum memiliki identitas atau logo yang pasti. Satu sama lain terlihat berbeda.

Neon sign Tuban Bumi Wali di bundaran patung Letda Sucipto dan neon sign di taman Manunggal Selatan, misalnya.

Kedua tulisan dengan pencahayaan di dalamnya tersebut memiliki font yang berbeda.

Baca Juga :  Bentuk Tim Cyber Truck, Gandeng Wartawan dan Netizen Lawan Hoax¬†

Begitu juga neon sign Tuban Bumi Wali di sejumlah titik yang lain. Masing-masing font-nya juga tidak sama.

Praktis, jika tak kunjung dipatenkan hingga berakhirnya masa jabatan Hudanoor periode kedua, maka brand Tuban Bumi Wali yang digagas sejak awal menjabat pada 2011 itu terancam tinggal kenangan.

Sebab, sangat mungkin pemimpin yang baru memiliki brand sendiri.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tuban Rohman Ubaid membenarkan belum dipatenkannya brand Tuban Bumi Wali yang digagas bupati Fathul Huda dan wabup Noor Nahar Hussein.

Itu yang menjadikan tulisan satu dan lainnya memiliki font yang berbeda.

‘’Tapi sudah ada rencana untuk mematenkan,’’ tegas dia kepada Jawa Pos Radar Tuban kemarin (21/1).

Baca Juga :  Pilih Nomor 2, Perkuat Jokowi

Ubaid, sapaan akrabnya mengatakan, direncanakan, brand Tuban Bumi Wali bakal dipatenkan melalui peraturan daerah (perda).

‘’Sudah sempat dibahas bersama anggota dewan. Karena itu, rencana tersebut akan segera diusulan menjadi raperda (rancangan peraturan daerah, Red),’’ kata dia memberikan respons positif atas wacana mematenkan brand Tuban Bumi Wali.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/