alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Gus Ipul Cari Simpatisan

TUBAN – Gus Ipul, sapaan akrab Syaifullah Yusuf sepertinya benar-benar ingin merebut hati masyarakat Tuban. Dalam sejumlah acara, orang nomor dua di Pemprov Jatim ini selalu hadir. Termasuk dalam Talkshow Jagongan Matoh episode ke-100 di Pendapa Krida Manunggal Tuban Rabu (20/12).

Kepada Jawa Pos Radar Tuban setelah acara tersebut, dia menolak kedatangannya di Tuban dianggap sebagai kampanye.

Menurut dia, kehadirannya tersebut semata-mata untuk memenuhi undangan panitia talkshow bertema Membangun Ekonomi Kabupaten Tuban Melalui Iklim Bisnis Kondusif sekaligus mengapresiasi program Pemkab Tuban dalam bidang perekonomian. 

Dalam urusan pilgub, mantan menteri pembangunan daerah tertinggal ini mengaku mengalir begitu saja.

‘’Kedatangan saya ini (bukan untuk kampanye) melainkan sambung hati, sambung rasa, dan sambung pikiran ke teman-teman,’’ tutur dia.

Baca Juga :  DPRKP Fokus Drainase di Empat Kecamatan

Gus Ipul juga menyatakan, dirinya belum fokus untuk mempromosikan diri sebagai calon gubernur.

Sejauh ini mobilisasi dia di Bumi Wali sebatas kapasitasnya sebagai wakil gubernur.

‘’Belum tahu (target) persentase (kemenangan) di Tuban, kita lihat nanti. Yang penting sekarang kerja keras,’’ ucap dia. 

Terkait strategi pemenangan, Gus Ipul menyatakan menyerahkan kepada tiga tim yang sudah dibentuk.

Yakni, tim partai, tim relawan, dan tim gabungan. Ketiga tim ini pun sudah jalan. 

Bupati Tuban Fathul Huda kepada undangan yang hadir terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Gus Ipul.

‘’Beliau (Gus Ipul) sangat memperhatikan UMKM (usaha mikro kecil menengah) yang menjadi tonggak penting perekonomian daerah,’’ tutur dia di hadapan anggota forkopimda, tokoh masyarakat, dan undangan. 

Baca Juga :  Komite JM Ziarah Wali : Peringati Milad Ketiga dan Kesaktian Pancasila

Bahkan, bupati kelahiran Montong ini terang-terangan mengimbau masyarakat untuk memilih Gus Ipul.

‘’Nanti (Gus Ipul) harus dipilih soalnya program-programnya bagus dan bisa dilanjutkan. Kalau ada program yang bagus, tapi beliau tidak bisa melanjutkan terus mau bagaimana?’’ ujar dia.

TUBAN – Gus Ipul, sapaan akrab Syaifullah Yusuf sepertinya benar-benar ingin merebut hati masyarakat Tuban. Dalam sejumlah acara, orang nomor dua di Pemprov Jatim ini selalu hadir. Termasuk dalam Talkshow Jagongan Matoh episode ke-100 di Pendapa Krida Manunggal Tuban Rabu (20/12).

Kepada Jawa Pos Radar Tuban setelah acara tersebut, dia menolak kedatangannya di Tuban dianggap sebagai kampanye.

Menurut dia, kehadirannya tersebut semata-mata untuk memenuhi undangan panitia talkshow bertema Membangun Ekonomi Kabupaten Tuban Melalui Iklim Bisnis Kondusif sekaligus mengapresiasi program Pemkab Tuban dalam bidang perekonomian. 

Dalam urusan pilgub, mantan menteri pembangunan daerah tertinggal ini mengaku mengalir begitu saja.

‘’Kedatangan saya ini (bukan untuk kampanye) melainkan sambung hati, sambung rasa, dan sambung pikiran ke teman-teman,’’ tutur dia.

Baca Juga :  Cegah Banjir Musiman, Kapolda Sarankan Sudetan

Gus Ipul juga menyatakan, dirinya belum fokus untuk mempromosikan diri sebagai calon gubernur.

Sejauh ini mobilisasi dia di Bumi Wali sebatas kapasitasnya sebagai wakil gubernur.

‘’Belum tahu (target) persentase (kemenangan) di Tuban, kita lihat nanti. Yang penting sekarang kerja keras,’’ ucap dia. 

Terkait strategi pemenangan, Gus Ipul menyatakan menyerahkan kepada tiga tim yang sudah dibentuk.

Yakni, tim partai, tim relawan, dan tim gabungan. Ketiga tim ini pun sudah jalan. 

Bupati Tuban Fathul Huda kepada undangan yang hadir terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Gus Ipul.

‘’Beliau (Gus Ipul) sangat memperhatikan UMKM (usaha mikro kecil menengah) yang menjadi tonggak penting perekonomian daerah,’’ tutur dia di hadapan anggota forkopimda, tokoh masyarakat, dan undangan. 

Baca Juga :  Dipemaspemdes KB Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota BPD

Bahkan, bupati kelahiran Montong ini terang-terangan mengimbau masyarakat untuk memilih Gus Ipul.

‘’Nanti (Gus Ipul) harus dipilih soalnya program-programnya bagus dan bisa dilanjutkan. Kalau ada program yang bagus, tapi beliau tidak bisa melanjutkan terus mau bagaimana?’’ ujar dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/