alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Hujan, Ngebut, Seruduk Truk

JENU – Hujan pada Minggu (19/11) malam membawa korban jiwa. Seorang pengendara motor tewas dan yang dibonceng kritis setelah terpeleset dan menghantam bodi belakang tronton. Petaka tersebut terjadi di kilometer (km) 15-16 jalan Tuban – Semarang, persisnya di kawasan hutan Jatipeteng, Desa Sumurgeng, Kecamatan Jenu.

Korban tewas bernama Fala, 18, warga Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo. Sementara korban luka berat Zaki, 31, juga warga Gadon.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo menjelaskan, peristiwa maut itu bermula saat Fala mengemudikan motornya Vixion nopol S 2848 GS dengan kecepatan tinggi dari barat.

Dalam kondisi hujan deras, dia diduga tidak mengetahui tronton  S 9316 PB  di depannya yang berjalan searah dan melaju pelan. Begitu mengetahui kendaraan berat di depannya, Fala mengerem mendadak.

Baca Juga :  Terobos Lampu Merah, Truk Tabrak Motor, Satu Orang Tewas

Namun, karena jarak yang terlalu dekat, upaya penyelamatan tersebut justru membuat motor slip dan menghantam bagian belakang tronton yang dikemudikan Imam Ghozali, 39, warga Kecamatan Pungging, Mojokerto.

Brak! Fala pun terpental bersama Zaki, pria yang diboncengnya. Kedua korban mengalami luka pada kepala hingga tak sadarkan diri. Fala tewas sebelum polisi dan warga datang untuk mengevakuasi. Sementara Zaki kritis. 

Dalam kecelakaan tersebut motor hancur tak berbentuk. Sampai berita ini diturunkan, dia mendapat perawatan intensif di RSUD dr. R. Koesma Tuban. ‘’Identitas kedua korban baru diketahui setelah diidentifikasi melalui sidik jari,’’ terang Nungky.  

Perwira berpangkat balok dua di pundak itu menegaskan, penyebab kecelakaan diduga kuat karena pengendara motor kurang konsentrasi ketika berkendara. Kondisi tersebut diperparah dengan jalan yang licin karena diguyur hujan.

Baca Juga :  Petani Melon Keluhkan Hama Tikus 

JENU – Hujan pada Minggu (19/11) malam membawa korban jiwa. Seorang pengendara motor tewas dan yang dibonceng kritis setelah terpeleset dan menghantam bodi belakang tronton. Petaka tersebut terjadi di kilometer (km) 15-16 jalan Tuban – Semarang, persisnya di kawasan hutan Jatipeteng, Desa Sumurgeng, Kecamatan Jenu.

Korban tewas bernama Fala, 18, warga Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo. Sementara korban luka berat Zaki, 31, juga warga Gadon.

Kanitlaka Satlantas Polres Tuban Iptu Nungky Sambodo menjelaskan, peristiwa maut itu bermula saat Fala mengemudikan motornya Vixion nopol S 2848 GS dengan kecepatan tinggi dari barat.

Dalam kondisi hujan deras, dia diduga tidak mengetahui tronton  S 9316 PB  di depannya yang berjalan searah dan melaju pelan. Begitu mengetahui kendaraan berat di depannya, Fala mengerem mendadak.

Baca Juga :  Djanadi Terpilih Ketua KONI Lagi 

Namun, karena jarak yang terlalu dekat, upaya penyelamatan tersebut justru membuat motor slip dan menghantam bagian belakang tronton yang dikemudikan Imam Ghozali, 39, warga Kecamatan Pungging, Mojokerto.

Brak! Fala pun terpental bersama Zaki, pria yang diboncengnya. Kedua korban mengalami luka pada kepala hingga tak sadarkan diri. Fala tewas sebelum polisi dan warga datang untuk mengevakuasi. Sementara Zaki kritis. 

Dalam kecelakaan tersebut motor hancur tak berbentuk. Sampai berita ini diturunkan, dia mendapat perawatan intensif di RSUD dr. R. Koesma Tuban. ‘’Identitas kedua korban baru diketahui setelah diidentifikasi melalui sidik jari,’’ terang Nungky.  

Perwira berpangkat balok dua di pundak itu menegaskan, penyebab kecelakaan diduga kuat karena pengendara motor kurang konsentrasi ketika berkendara. Kondisi tersebut diperparah dengan jalan yang licin karena diguyur hujan.

Baca Juga :  Pemerintah Bakal Abadikan Nama Choirul Huda

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/