alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Busana Lokal Terdongkrak Produk Artis

TUBAN – Meskipun terus diramaikan persaingan fashion impor, busana lokal terbukti tetap bertahan. Salah satu faktor yang membuat busana lokal tetap diminati para fashionista karena banyak artis yang mengeluarkan brand mereknya sendiri. Sehingga brand lokal dari pemilik artis inilah yang membuat produk impor tak pernah kehilangan konsumen.

Helena Pramitha, pemilik salah satu butik di Tuban mengatakan, busana lokal dari artis kini ramai mengisi etalase butik. Selain kualitas, brand lokal terdongkrak karena menggunakan para artis untuk menjadi brand ambassadornya.

Sehingga banyak konsumen tertarik membeli setelah melihat pakaian serupa dari televisi. ‘’Banyak artis papan atas sekarang mengeluarkan brand baju, jadi ini yang banyak diincar konsumen,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Batik Blora Masih Dinilai Mahal 

Lebih lanjut, Mitha menjelaskan, beberapa artis yang mengeluarkan brand baju biasanya di kalangan musisi atau pesinetron.

Sehingga ketika manggung atau tampil di layar kaca, mereka sering menggunakan brand merek mereka sendiri untuk memikat para hati fans. Berikutnya, lanjut dia, mereka memanfaatkan media sosial sebagai sarana mendekatkan diri ke konsumennya.

Mitha menuturkan, beberapa jenis fashion yang banyak dikeluarkan para artis biasanya gaun, kemeja kotak-kotak, dan celana jeans.

Dua setelan pakaian tersebut tidak pernah meredup meskipun tren fashion lainnya silih berganti.

Sehingga banyak artis yang memanfaatkan nama besarnya untuk berbisnis.  ‘’Biasanya yang membuat beda bahan pakaian dan kombinasi warna yang dipilih,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Meriah, Puncak HUT Smansa

Nur Kayati, karyawati butik lain mengatakan, busana lokal dan impor mempunyai pasarnya tersendiri. Busana lokal yang banyak diburu karena kualitasnya tak kalah dengan brand impor.

Sementara produk impor banyak diminati karena sering mengeluarkan mode terbaru. Terlebih produk impor lebih bergengsi jika digunakan pemakainya. ‘’Dari segi harga jelas barang impor banyak yang lebih mahal,’’ katanya.

TUBAN – Meskipun terus diramaikan persaingan fashion impor, busana lokal terbukti tetap bertahan. Salah satu faktor yang membuat busana lokal tetap diminati para fashionista karena banyak artis yang mengeluarkan brand mereknya sendiri. Sehingga brand lokal dari pemilik artis inilah yang membuat produk impor tak pernah kehilangan konsumen.

Helena Pramitha, pemilik salah satu butik di Tuban mengatakan, busana lokal dari artis kini ramai mengisi etalase butik. Selain kualitas, brand lokal terdongkrak karena menggunakan para artis untuk menjadi brand ambassadornya.

Sehingga banyak konsumen tertarik membeli setelah melihat pakaian serupa dari televisi. ‘’Banyak artis papan atas sekarang mengeluarkan brand baju, jadi ini yang banyak diincar konsumen,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Bojonegoro Boyong Empat Penghargaan

Lebih lanjut, Mitha menjelaskan, beberapa artis yang mengeluarkan brand baju biasanya di kalangan musisi atau pesinetron.

Sehingga ketika manggung atau tampil di layar kaca, mereka sering menggunakan brand merek mereka sendiri untuk memikat para hati fans. Berikutnya, lanjut dia, mereka memanfaatkan media sosial sebagai sarana mendekatkan diri ke konsumennya.

Mitha menuturkan, beberapa jenis fashion yang banyak dikeluarkan para artis biasanya gaun, kemeja kotak-kotak, dan celana jeans.

Dua setelan pakaian tersebut tidak pernah meredup meskipun tren fashion lainnya silih berganti.

Sehingga banyak artis yang memanfaatkan nama besarnya untuk berbisnis.  ‘’Biasanya yang membuat beda bahan pakaian dan kombinasi warna yang dipilih,’’ tambahnya.

Baca Juga :    Baju Karakter Kartun Kurang Diminati

Nur Kayati, karyawati butik lain mengatakan, busana lokal dan impor mempunyai pasarnya tersendiri. Busana lokal yang banyak diburu karena kualitasnya tak kalah dengan brand impor.

Sementara produk impor banyak diminati karena sering mengeluarkan mode terbaru. Terlebih produk impor lebih bergengsi jika digunakan pemakainya. ‘’Dari segi harga jelas barang impor banyak yang lebih mahal,’’ katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/