alexametrics
31.9 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Sudetan Kali Gandong Sukses, Warga Gelar Tasyakuran

- Advertisement -

Radar Bojonegoro – Sosialisasi pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) secara terpadu dirangkai dengan syukuran penuntasan pekerjaan longstorage sudetan Kali Gandong, di Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang kemarin (20/9) pagi berjalan lancar.

Acara berlangsung di titik nol sudetan itu dihadiri Forkopimda, Bakorwil Bojonegoro, DPRD, Kepala OPD terkait, Perum Perhutani KPH Bojonegoro, PPK OP SDA IV BBWS Bengawan Solo, UPT PSDA Wil Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Forkopimcam Temayang, Camat Gondang, Kepala Desa Pajeng Kecamatan Gondang, Kepala Desa se Kecamatan Temayang, Kepala Desa Kedungsumber beserta seluruh perangkat dan masyarakatnya.

Kepala PU SDA Bojonegoro Tedjo Sukmono mengatakan, sosialisasi pengelolaan DAS terpadu untuk menyatukan persepsi dan tindakan stakeholder membangun kembali DAS yang bersinergi dan terpadu, sehingga outcome pembangunan dapat dinikmati masyarakat berkelanjutan.

Baca Juga :  Gila atau Waras, Pria ini Tunggu Rujukan Rumah Sakit

Lingkungan alam menjadi bersahabat, dapat mengurangi timbulnya banjir bandang, infrastruktur sumber daya air (SDA) menjadi berfungsi lebih lama dan terhindarnya kerusakan infrastruktur lainnya.

Masyarakat Dusun Sugihan sudah lama gelisah, setiap datangnya musim penghujan selalu dihantui banjir bandang, berdampak pula terganggunya akses jalan provinsi menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Nganjuk. ‘’Sebelumnya, setiap memasuki awal hujan warga resah,’’ katanya kemarin.

- Advertisement -

Dia menuturkan, salah satu alternatif untuk mengurangi dampak banjir tersebut, Februari 2015 Pemkab Bojonegoro mengajukan izin penggunaan lahan perhutani membangun longstorage sudetan, untuk mengurangi luapan banjir melintas pada kawasan pemukiman sehingga langsung masuk ke bantaran Waduk Pacal.

Februari 2019, telah keluar izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) dari Gubernur Jawa Timur, selanjutnya berproses menindaklanjuti IPPKH tersebut hingga diterbitkannya Penetapan Batas Areal Kerja oleh Dirjen Planologi Kementerian LHK RI.

Baca Juga :  Elika Febrianti, Calon Wisudawan Terbaik Unigoro

Pembangunan longstorage sudetan Kali Gandong untuk mengendalikan banjir bandang, menjadi tampungan air sehingga dapat dimanfaatkan untuk irigasi, menjaga mata air dan konservasi sumber daya alam.

Selama proses sudetan berlangsung, ada beberapa kendala di lapangan. Di antaranya keberadaan alat berat sudah tua, sehingga sering rusak. ‘’Namun, Alhamdulillah kesulitan ini langsung mendapat respons dari Ibu Bupati dengan pembelian alat baru, sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan ini,’’ tutur Kepala Dinas PU SDA Bojonegoro Tedjo Sukmono.

Radar Bojonegoro – Sosialisasi pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) secara terpadu dirangkai dengan syukuran penuntasan pekerjaan longstorage sudetan Kali Gandong, di Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang kemarin (20/9) pagi berjalan lancar.

Acara berlangsung di titik nol sudetan itu dihadiri Forkopimda, Bakorwil Bojonegoro, DPRD, Kepala OPD terkait, Perum Perhutani KPH Bojonegoro, PPK OP SDA IV BBWS Bengawan Solo, UPT PSDA Wil Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Forkopimcam Temayang, Camat Gondang, Kepala Desa Pajeng Kecamatan Gondang, Kepala Desa se Kecamatan Temayang, Kepala Desa Kedungsumber beserta seluruh perangkat dan masyarakatnya.

Kepala PU SDA Bojonegoro Tedjo Sukmono mengatakan, sosialisasi pengelolaan DAS terpadu untuk menyatukan persepsi dan tindakan stakeholder membangun kembali DAS yang bersinergi dan terpadu, sehingga outcome pembangunan dapat dinikmati masyarakat berkelanjutan.

Baca Juga :  Antisipasi Abrasi Bengawan Solo, Penambang Pasir Ilegal Kian Diawasi

Lingkungan alam menjadi bersahabat, dapat mengurangi timbulnya banjir bandang, infrastruktur sumber daya air (SDA) menjadi berfungsi lebih lama dan terhindarnya kerusakan infrastruktur lainnya.

Masyarakat Dusun Sugihan sudah lama gelisah, setiap datangnya musim penghujan selalu dihantui banjir bandang, berdampak pula terganggunya akses jalan provinsi menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Nganjuk. ‘’Sebelumnya, setiap memasuki awal hujan warga resah,’’ katanya kemarin.

- Advertisement -

Dia menuturkan, salah satu alternatif untuk mengurangi dampak banjir tersebut, Februari 2015 Pemkab Bojonegoro mengajukan izin penggunaan lahan perhutani membangun longstorage sudetan, untuk mengurangi luapan banjir melintas pada kawasan pemukiman sehingga langsung masuk ke bantaran Waduk Pacal.

Februari 2019, telah keluar izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) dari Gubernur Jawa Timur, selanjutnya berproses menindaklanjuti IPPKH tersebut hingga diterbitkannya Penetapan Batas Areal Kerja oleh Dirjen Planologi Kementerian LHK RI.

Baca Juga :  Terkait DAK Pendidikan, PMD Minta LO Kejari

Pembangunan longstorage sudetan Kali Gandong untuk mengendalikan banjir bandang, menjadi tampungan air sehingga dapat dimanfaatkan untuk irigasi, menjaga mata air dan konservasi sumber daya alam.

Selama proses sudetan berlangsung, ada beberapa kendala di lapangan. Di antaranya keberadaan alat berat sudah tua, sehingga sering rusak. ‘’Namun, Alhamdulillah kesulitan ini langsung mendapat respons dari Ibu Bupati dengan pembelian alat baru, sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan ini,’’ tutur Kepala Dinas PU SDA Bojonegoro Tedjo Sukmono.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/