alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Sisir Pantura, Gubernur Khofifah Gowes dan Kampanyekan Pakai Masker

Radar Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali bersepeda atau gowes sembari terus mengampanyekan pentingnya memakai masker kepada masyarakat.

Kemarin atau Minggu pagi (20/9), giliran Kabupaten Bojonegoro yang dipilih Gubernur Khofifah bersama para penyintas Covid-19 untuk gowes sosialisasi protokol pencegahan Covid-19. Pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga didampingi oleh Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu’awanah, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, jajaran Forkopimda Bojonegoro, dan beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim maupun Kabupaten Bojonegoro.

Dengan semangat dan mengenakan kaos hitam bertuliskan “Pakai Masker” warna oranye, gubernur perempuan pertama Jatim itu menegaskan bahwa saat ini memakai masker bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah kebutuhan bagi masing-masing individu.

“Saya ingin menyampaikan kepada warga Bojonegoro supaya patuh dengan Protokol Kesehatan. Ekonomi sehat, masyarakat sehat. Jadi kuncinya adalah patuhi protokol kesehatan,” ungkap Khofifah. Gowes ini dimulai dari halaman Kantor Bakorwil Bojonegoro yang dilanjutkan ke Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro, juga menyinggahi Pasar Kota, Radio Istana, hingga di Stasiun Bojonegoro.

Baca Juga :  Pemkab Harus Urus Persibo

Di setiap titik Khofifah tidak lupa membagi masker sambil berpesan agar disiplin menggunakan masker yang aman benar. Sebab menggunakan masker saja belum cukup, melainkan menggunakan masker dengan aman dan benar, itulah yang dijadikan benteng terlindungi dari Covid-19.

Selain itu, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa memakai masker adalah salah satu hal sederhana, namun memiliki dampak besar bagi pemutus mata rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat bisa tetap produktif namun aman dan terlindungi dari Covid-19 jika disiplin pakai masker yang benar.

“Edukasi terus kami tingkatkan. Kalau dulu cukup gunakan masker kalau sekarang gunakan masker yang aman dan benar. Berarti itu jangan di bawah hidung apalagi di bawah dagu. Kemudian gunakan masker yang secure yang betul-betul bisa melindungi diri kita dan orang-orang yang ada di sekitar kita,” tegasnya.

Baca Juga :  Biar Tahu, Harus Membaca

“Masker ini memberikan signifikansi terhadap perlindungan diri dan orang lain, masker menjaga kita untuk tetap aman dan produktif,” lanjut Khofifah. Tak hanya membagikan masker, orang nomor satu di Pemprov Jatim itu juga membagikan sembako kepada para pedagang kecil, para PKL, tukang becak, tukang parkir, pengendara OJOL, sopir bemo, dan masyarakat kurang mampu di seperjalanan gowes.

Radar Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali bersepeda atau gowes sembari terus mengampanyekan pentingnya memakai masker kepada masyarakat.

Kemarin atau Minggu pagi (20/9), giliran Kabupaten Bojonegoro yang dipilih Gubernur Khofifah bersama para penyintas Covid-19 untuk gowes sosialisasi protokol pencegahan Covid-19. Pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga didampingi oleh Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu’awanah, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, jajaran Forkopimda Bojonegoro, dan beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim maupun Kabupaten Bojonegoro.

Dengan semangat dan mengenakan kaos hitam bertuliskan “Pakai Masker” warna oranye, gubernur perempuan pertama Jatim itu menegaskan bahwa saat ini memakai masker bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah kebutuhan bagi masing-masing individu.

“Saya ingin menyampaikan kepada warga Bojonegoro supaya patuh dengan Protokol Kesehatan. Ekonomi sehat, masyarakat sehat. Jadi kuncinya adalah patuhi protokol kesehatan,” ungkap Khofifah. Gowes ini dimulai dari halaman Kantor Bakorwil Bojonegoro yang dilanjutkan ke Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro, juga menyinggahi Pasar Kota, Radio Istana, hingga di Stasiun Bojonegoro.

Baca Juga :  APPA Audiensi, Hanya Ditemui Satu Anggota DPRD Perempuan Bojonegoro

Di setiap titik Khofifah tidak lupa membagi masker sambil berpesan agar disiplin menggunakan masker yang aman benar. Sebab menggunakan masker saja belum cukup, melainkan menggunakan masker dengan aman dan benar, itulah yang dijadikan benteng terlindungi dari Covid-19.

Selain itu, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa memakai masker adalah salah satu hal sederhana, namun memiliki dampak besar bagi pemutus mata rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat bisa tetap produktif namun aman dan terlindungi dari Covid-19 jika disiplin pakai masker yang benar.

“Edukasi terus kami tingkatkan. Kalau dulu cukup gunakan masker kalau sekarang gunakan masker yang aman dan benar. Berarti itu jangan di bawah hidung apalagi di bawah dagu. Kemudian gunakan masker yang secure yang betul-betul bisa melindungi diri kita dan orang-orang yang ada di sekitar kita,” tegasnya.

Baca Juga :  Perlu Sinkronisasi Data Prevalensi Stunting di Bojonegoro

“Masker ini memberikan signifikansi terhadap perlindungan diri dan orang lain, masker menjaga kita untuk tetap aman dan produktif,” lanjut Khofifah. Tak hanya membagikan masker, orang nomor satu di Pemprov Jatim itu juga membagikan sembako kepada para pedagang kecil, para PKL, tukang becak, tukang parkir, pengendara OJOL, sopir bemo, dan masyarakat kurang mampu di seperjalanan gowes.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/