alexametrics
28.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Sholikin Jabat Ketua DPRD

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Teka-teki siapa ketua DPRD Bojonegoro, mulai jelas. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menetapkan Imam Sholikin sebagai ketua DPRD Bojonegoro 2019-2024.  Sedangkan, Ahmad Sunjani ditunjuk sebagai ketua fraksi.

Penentuan itu sesuai dengan keputusan DPP PKB menjelang Muktamar DPP PKB yang berlangsung di Bali. ’’Sesuai keputusan DPP PKB, Ketua DPRD Imam Sholikin,’’ kata Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Fauzan Fuadi kemarin (20/8).

Dia mengatakan, penetapan ketua DPRD dari PKB itu sudah melalui proses cukup panjang. Mulai usulan dari DPC PKB, ditindaklanjuti DPW PKB Jatim dan diputuskan oleh DPP PKB.

Menurut Fauzan, sesuai usulan calon pimpinan DPRD Bojonegoro dari DPC PKB setempat, ada enam nama yang diusulkan. Yaitu Sunjani, Abdullah Umar, Nafik, M. Rozi, Agus Dita Pratama, dan Imam Sholikin.

Baca Juga :  Kemarau Basah Diprediksi Berlangsung Hingga Agustus

Setelah menerima usulan, DPP PKB turun ke Bojonegoro dan melakukan survei di lapangan. Hasilnya, para kiai kampung di Kota Ledre ini menghendaki Imam Sholikin sebagai pimpinan DPRD.

’’Penetapan Imam Sholikin, sesuai saran dari para kiai,’’ tegas pria kelahiran Lamongan itu.

Dia menambahkan, jajaran ketua fraksi dijabat oleh Sunjani, karena tugas berat justru nanti di fraksi. Sehingga harus dijabat orang yang lebih berpengalaman. Terutama, Sunjani dinilai sudah memiliki pengalaman mumpuni membesarkan partai.

Menurut Fauzan, wajah baru pimpinan DPRD dari PKB ini dinilai sebuah penyegaran, karena semangat utamanya untuk berkhidmat di partai. Dan meneruskan perjuangan para kiai. Keputusan tersebut sesuai saran dari para kiai di Bojonegoro.

Baca Juga :  Pagu Luar Kota Tidak Terpenuhi

’’Setelah ini Kang Sunjani akan mendapat tugas berat untuk membesarkan partai,’’ jelasnya.

Sementara itu, Imam Sholikin mengatakan, sesuai surat keputusan (SK) yang dikantonginya dari DPP PKB, penetapannya sebagai pimpinan DPRD dari PKB. Bukan hanya sementara, namun sudah definitif.

Namun, dia enggan menunjukkan SK tersebut. ’’SK yang diberikan saya itu mulai 2019 sampai 2024,’’ kata mantan Ketua Fraksi PKB 2014-2019 itu.

Sholikin menambahkan, sebelum  mendapatkan surat tugas dari DPP PKB, telah bertemu dengan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar. Saat itu dia diminta menerima amanat membesarkan partai. ’’Setelah pembekalan (calon pimpinan), dipanggil ketum,’’ ujar politikus kelahiran Tambakrejo ini.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Teka-teki siapa ketua DPRD Bojonegoro, mulai jelas. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menetapkan Imam Sholikin sebagai ketua DPRD Bojonegoro 2019-2024.  Sedangkan, Ahmad Sunjani ditunjuk sebagai ketua fraksi.

Penentuan itu sesuai dengan keputusan DPP PKB menjelang Muktamar DPP PKB yang berlangsung di Bali. ’’Sesuai keputusan DPP PKB, Ketua DPRD Imam Sholikin,’’ kata Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Fauzan Fuadi kemarin (20/8).

Dia mengatakan, penetapan ketua DPRD dari PKB itu sudah melalui proses cukup panjang. Mulai usulan dari DPC PKB, ditindaklanjuti DPW PKB Jatim dan diputuskan oleh DPP PKB.

Menurut Fauzan, sesuai usulan calon pimpinan DPRD Bojonegoro dari DPC PKB setempat, ada enam nama yang diusulkan. Yaitu Sunjani, Abdullah Umar, Nafik, M. Rozi, Agus Dita Pratama, dan Imam Sholikin.

Baca Juga :  Gemar Ikut Seminar, Bikin Gadis ini Banyak Pengalaman

Setelah menerima usulan, DPP PKB turun ke Bojonegoro dan melakukan survei di lapangan. Hasilnya, para kiai kampung di Kota Ledre ini menghendaki Imam Sholikin sebagai pimpinan DPRD.

’’Penetapan Imam Sholikin, sesuai saran dari para kiai,’’ tegas pria kelahiran Lamongan itu.

Dia menambahkan, jajaran ketua fraksi dijabat oleh Sunjani, karena tugas berat justru nanti di fraksi. Sehingga harus dijabat orang yang lebih berpengalaman. Terutama, Sunjani dinilai sudah memiliki pengalaman mumpuni membesarkan partai.

Menurut Fauzan, wajah baru pimpinan DPRD dari PKB ini dinilai sebuah penyegaran, karena semangat utamanya untuk berkhidmat di partai. Dan meneruskan perjuangan para kiai. Keputusan tersebut sesuai saran dari para kiai di Bojonegoro.

Baca Juga :  Keluhkan Biaya Cek Kesehatan Mahal

’’Setelah ini Kang Sunjani akan mendapat tugas berat untuk membesarkan partai,’’ jelasnya.

Sementara itu, Imam Sholikin mengatakan, sesuai surat keputusan (SK) yang dikantonginya dari DPP PKB, penetapannya sebagai pimpinan DPRD dari PKB. Bukan hanya sementara, namun sudah definitif.

Namun, dia enggan menunjukkan SK tersebut. ’’SK yang diberikan saya itu mulai 2019 sampai 2024,’’ kata mantan Ketua Fraksi PKB 2014-2019 itu.

Sholikin menambahkan, sebelum  mendapatkan surat tugas dari DPP PKB, telah bertemu dengan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar. Saat itu dia diminta menerima amanat membesarkan partai. ’’Setelah pembekalan (calon pimpinan), dipanggil ketum,’’ ujar politikus kelahiran Tambakrejo ini.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/