alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Perbaikan Jalur Mudik Dikebut

KOTA – Perbaikan infrastruktur jalan nasional di Bojonegoro terus dikebut. Balai Besar Pengelola Jalan Nasional di Bojonegoro menargetkan perbaikan selesai sebelum H-10 lebaran. Hal itu dilakukan agar tidak mengganggu arus mudik. PPK Balai Besar Pengelola Jalan Nasional di Bojonegoro Kristanto Yuda menjelaskan, jalan yang diperbaiki tersebut merupakan jalur mudik lebaran. Sehingga perbaikannya dikebut.

Ditargetkan sebelum H-10 lebaran sudah selesai. ‘’Itu untuk poros Bojonegoro-Padangan. Setelah itu akan diteruskan Padangan-Ngawi,’’ katanya minggu (20/5). Yuda menjelaskan, jalan Bojonegoro-Padangan rata-rata sudah bagus. Hanya ada beberapa bagian yang bergelombang dan berlubang. Sehingga perbaikannya hanya difokuskan untuk menutup lubang dan gelombang jalan.

‘’Supaya para pemudik bisa dengan nyaman melintas,’’ ujarnya. Menurut dia, ruas Bojonegoro-Padangan yang kondisinya agar berat ada di wilayah Sudu dan Gayam. Kondisinya bergelombang. Kawasan itu akan dilakukan perbaikan. Namun dia tidak bisa memastikan hasilnya bisa mulus total. Sebab gelombang di jalan itu disebabkan kontur tanahnya. ‘’Bisa menjadi mulus, tapi harus di bongkar total.

Baca Juga :  Pengecoran Tinggal 50 Meter

Kalau hanya perbaikan ya tidak bisa,’’ jelasnya. Yuda menuturkan, infrastruktur jalan di wilayahnya yang kondisinya sedikit buruk ada di kawasan Watu Jago. Sudah dilakukan penambalan di kawasan itu. Namun akan dilakukan lagi setelah ruas Bojonegoro-Padangan usai. ‘’Kawasan Watu Jago itu yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Jadi mudik lebaran ini kita fokuskan perbaikan di sana,’’ ujarnya. Selain jalan, lanjut dia, jembatan juga akan dilakukan perbaikan. Namun perbaikan jembatan tidak untuk menyambut mudik lebaran. Namun merupakan program jangka panjang. Saat ini ada satu jembatan yang sudah diperbaiki. Yaitu di wilayah Kalitidu, tepatnya jembatan Kalipang. ‘’Totalnya ada tujuh jembatan yang akan kami perbaiki.

Baca Juga :  DBH Migas Tahun Depan Diprediksi Anjlok

Tahun ini mungkin baru dua. Sisanya akan dilakukan tahun depan,’’ ungkapnya. Yuda menambahkan, jembatan yang diperbaiki itu karena terlalu sempit. Sehingga sering menyebabkan kecelakaan. ‘’Jembatan itu harus dilebarkan,’’ tukasnya.

KOTA – Perbaikan infrastruktur jalan nasional di Bojonegoro terus dikebut. Balai Besar Pengelola Jalan Nasional di Bojonegoro menargetkan perbaikan selesai sebelum H-10 lebaran. Hal itu dilakukan agar tidak mengganggu arus mudik. PPK Balai Besar Pengelola Jalan Nasional di Bojonegoro Kristanto Yuda menjelaskan, jalan yang diperbaiki tersebut merupakan jalur mudik lebaran. Sehingga perbaikannya dikebut.

Ditargetkan sebelum H-10 lebaran sudah selesai. ‘’Itu untuk poros Bojonegoro-Padangan. Setelah itu akan diteruskan Padangan-Ngawi,’’ katanya minggu (20/5). Yuda menjelaskan, jalan Bojonegoro-Padangan rata-rata sudah bagus. Hanya ada beberapa bagian yang bergelombang dan berlubang. Sehingga perbaikannya hanya difokuskan untuk menutup lubang dan gelombang jalan.

‘’Supaya para pemudik bisa dengan nyaman melintas,’’ ujarnya. Menurut dia, ruas Bojonegoro-Padangan yang kondisinya agar berat ada di wilayah Sudu dan Gayam. Kondisinya bergelombang. Kawasan itu akan dilakukan perbaikan. Namun dia tidak bisa memastikan hasilnya bisa mulus total. Sebab gelombang di jalan itu disebabkan kontur tanahnya. ‘’Bisa menjadi mulus, tapi harus di bongkar total.

Baca Juga :  Tiga Kali Disiram, Debu Masih PekatĀ 

Kalau hanya perbaikan ya tidak bisa,’’ jelasnya. Yuda menuturkan, infrastruktur jalan di wilayahnya yang kondisinya sedikit buruk ada di kawasan Watu Jago. Sudah dilakukan penambalan di kawasan itu. Namun akan dilakukan lagi setelah ruas Bojonegoro-Padangan usai. ‘’Kawasan Watu Jago itu yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Jadi mudik lebaran ini kita fokuskan perbaikan di sana,’’ ujarnya. Selain jalan, lanjut dia, jembatan juga akan dilakukan perbaikan. Namun perbaikan jembatan tidak untuk menyambut mudik lebaran. Namun merupakan program jangka panjang. Saat ini ada satu jembatan yang sudah diperbaiki. Yaitu di wilayah Kalitidu, tepatnya jembatan Kalipang. ‘’Totalnya ada tujuh jembatan yang akan kami perbaiki.

Baca Juga :  Covid Melonjak, BOR Lamongan Capai 67 Persen

Tahun ini mungkin baru dua. Sisanya akan dilakukan tahun depan,’’ ungkapnya. Yuda menambahkan, jembatan yang diperbaiki itu karena terlalu sempit. Sehingga sering menyebabkan kecelakaan. ‘’Jembatan itu harus dilebarkan,’’ tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/