alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Didistribusikan setelah Lebaran

PACIRAN –   Nelayan kecil pengguna bahan bakar bensin bisa tersenyum.  Keinginan mereka untuk pindah menggunakan gas elpiji segera dapat terealisasi.Sebab, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Jatim, Ismed Jauhari, memastikan Pertamina segera mendistribusikan LPG subsidi bagi nelayan. Alasannya, nelayan merupakan salah satu komponen penerima subsidi tersebut. “Stoknya sudah ada, tinggal didistribusikan saja,” ujarnya. 

Selain bantuan subsidi LPG untuk melaut, keluarga nelayan juga berhak mendapatkan subsidi tabung melon tersebut.  Menurut Ismed, jumlahnya sudah didata petugas di lapangan.‘’Setelah lebaran ini mulai didistribusikan,’’ imbuhnya. Dia juga mengklaim pemerintah sudah menyiapkan cadangan lebih untuk memenuhi kebutuhan LPG subsidi. Karena penyalurannya belum tepat sasaran, maka terpaksa disalurkan secara bertahap.

Baca Juga :  Kabupaten Bojonegoro Perpanjang dan Perketat PPKM Mikro

Menurut Ismed, selama ini distribusi tabung LPG subsidi cenderung terbuka. Ketika nelayan kecil sudah dilakukan converter dari bensin ke LPG, maka diharapkan pendistribusiannya bisa tepat sasaran. Apalagi, harga minyak mentah dunia terus naik. “Secara otomatis pemerintah akan membatasi subsidi tersebut,” tuturnya.

Kepala Bagian Perekonomian Lamongan, Munif Syarif, menyatakan, tahun ini ada 300 lebih nelayan yang diajukan mendapatkan subsidi LPG. Nelayan tersebut termasuk nelayan kecil dengan kapasitas kapal kurang dari 5 gross ton (GT). Menurut dia, jumlah tersebut sebenarnya masih sangat kurang. Namun, pihaknya masih menyesuaikan dengan kuota pusat.

Munif menjelaskan, jumlah nelayan kecil pengguna bahan bakar bensin tercatat 595 nelayan. Tahun lalu, 279 nelayan di antaranya sudah mendapatkan bantuan mesin kit dan LPG. Tahun ini akan diusulkan lagi karena biaya melaut menggunakan bensin sangat mahal. Ketika nelayan bisa terintegrasi menggunakan LPG, mereka bisa menghemat 50 persen. “Kementrian ESDM sudah memastikan akan menyediakan kuota bagi nelayan kecil,” jelasnya. Munif menambahkan, saat ini pihaknya sudah memberikan edaran ke agen untuk menyesuaikan perintah pusat terkait pemanfaatan LPG subsidi.

Baca Juga :  Ublik Hanguskan Satu Rumah

PACIRAN –   Nelayan kecil pengguna bahan bakar bensin bisa tersenyum.  Keinginan mereka untuk pindah menggunakan gas elpiji segera dapat terealisasi.Sebab, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Jatim, Ismed Jauhari, memastikan Pertamina segera mendistribusikan LPG subsidi bagi nelayan. Alasannya, nelayan merupakan salah satu komponen penerima subsidi tersebut. “Stoknya sudah ada, tinggal didistribusikan saja,” ujarnya. 

Selain bantuan subsidi LPG untuk melaut, keluarga nelayan juga berhak mendapatkan subsidi tabung melon tersebut.  Menurut Ismed, jumlahnya sudah didata petugas di lapangan.‘’Setelah lebaran ini mulai didistribusikan,’’ imbuhnya. Dia juga mengklaim pemerintah sudah menyiapkan cadangan lebih untuk memenuhi kebutuhan LPG subsidi. Karena penyalurannya belum tepat sasaran, maka terpaksa disalurkan secara bertahap.

Baca Juga :  Bantuan Tambahan GPS Belum Jelas

Menurut Ismed, selama ini distribusi tabung LPG subsidi cenderung terbuka. Ketika nelayan kecil sudah dilakukan converter dari bensin ke LPG, maka diharapkan pendistribusiannya bisa tepat sasaran. Apalagi, harga minyak mentah dunia terus naik. “Secara otomatis pemerintah akan membatasi subsidi tersebut,” tuturnya.

Kepala Bagian Perekonomian Lamongan, Munif Syarif, menyatakan, tahun ini ada 300 lebih nelayan yang diajukan mendapatkan subsidi LPG. Nelayan tersebut termasuk nelayan kecil dengan kapasitas kapal kurang dari 5 gross ton (GT). Menurut dia, jumlah tersebut sebenarnya masih sangat kurang. Namun, pihaknya masih menyesuaikan dengan kuota pusat.

Munif menjelaskan, jumlah nelayan kecil pengguna bahan bakar bensin tercatat 595 nelayan. Tahun lalu, 279 nelayan di antaranya sudah mendapatkan bantuan mesin kit dan LPG. Tahun ini akan diusulkan lagi karena biaya melaut menggunakan bensin sangat mahal. Ketika nelayan bisa terintegrasi menggunakan LPG, mereka bisa menghemat 50 persen. “Kementrian ESDM sudah memastikan akan menyediakan kuota bagi nelayan kecil,” jelasnya. Munif menambahkan, saat ini pihaknya sudah memberikan edaran ke agen untuk menyesuaikan perintah pusat terkait pemanfaatan LPG subsidi.

Baca Juga :  Hasil Tangkapan Nelayan Terus Berkurang

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/