alexametrics
25 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

APK Prabowo – Sandi Dibakar, Relawan PAS Laporkan ke Bawaslu

LAMONGAN – Relawan pasangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan wakil presiden Sandiaga Uno (PAS) geram. Sebab, di dunia maya beredar video  pembakaran alat peraga kampanye (APK) milik paslon tersebut. 

”Sudah mendengar dari relawan, yang juga menunjukkan video pembakaran banner paslon presiden 02,” tutur Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Lamongan, Tsalist Fahmi, kepada Jawa Pos Radar Lamongan (20/2). 

”Saya bilang, ya udah lah saya ganti banner yang baru aja. Tapi dari relawan bilang harus dilaporkan, biar pelakunya jera,” imbuh politisi Partai Gerindra tersebut. 

Baca Juga :  Kunjungi Dua Proyek di Bojonegoro

Selain ingin memberi efek jera, tim pemenangan paslon penantang calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin pada pilpres 2019 ini menginginkan ada tindakan tegas terhadap oknum pembakaran APK tersebut. Sehingga kasus serupa tak terjadi lagi. 

”Kemarin saya bilang ke mereka (relawan), kalau memang dilaporkan, ya monggo ke Bawaslu. Karena itu kan kaitannya dengan pemilu,” tutur mantan Wakil Bupati Lamongan tersebut. 

Ketua Bawaslu Lamongan, Badar, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari relawan paslon presiden nomor urut 02. 

“Ya, kami menerima laporan. Terdapat 1 APK yang dibakar oleh oknum yang belum diketahui identitasnya,” tutur Badar saat dikonfirmasi via ponsel. 

Baca Juga :  Mayoritas Berkas Bacaleg Belum Lengkap

Badar mengatakan, pembakaran APK berukuran 1 meter (m) x 165 sentimeter (cm) itu dilakukan di Desa Turi Banjaran, Kecamatan Maduran, Lamongan. Bawaslu masih menelusuri motif yang dilakukan oknum pembakaran banner kampanye tersebut. 

”Laporan yang masuk ya akan ditindaklanjuti oleh bawaslu,” tukasnya. 

Badar menuturkan, Bawaslu Lamongan sudah melakukan kajian awal terkait kasus pembakaran APK tersebut. “Tadi kami juga sudah melakukan kajian awal, dan berkas laporan ini akan kami tindak lanjuti ke proses penanganan dugaan pelanggaran,” tandasnya.

LAMONGAN – Relawan pasangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan wakil presiden Sandiaga Uno (PAS) geram. Sebab, di dunia maya beredar video  pembakaran alat peraga kampanye (APK) milik paslon tersebut. 

”Sudah mendengar dari relawan, yang juga menunjukkan video pembakaran banner paslon presiden 02,” tutur Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Lamongan, Tsalist Fahmi, kepada Jawa Pos Radar Lamongan (20/2). 

”Saya bilang, ya udah lah saya ganti banner yang baru aja. Tapi dari relawan bilang harus dilaporkan, biar pelakunya jera,” imbuh politisi Partai Gerindra tersebut. 

Baca Juga :  Investasi Deposito Masih Jadi Primadona Nasabah Baru

Selain ingin memberi efek jera, tim pemenangan paslon penantang calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin pada pilpres 2019 ini menginginkan ada tindakan tegas terhadap oknum pembakaran APK tersebut. Sehingga kasus serupa tak terjadi lagi. 

”Kemarin saya bilang ke mereka (relawan), kalau memang dilaporkan, ya monggo ke Bawaslu. Karena itu kan kaitannya dengan pemilu,” tutur mantan Wakil Bupati Lamongan tersebut. 

Ketua Bawaslu Lamongan, Badar, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari relawan paslon presiden nomor urut 02. 

“Ya, kami menerima laporan. Terdapat 1 APK yang dibakar oleh oknum yang belum diketahui identitasnya,” tutur Badar saat dikonfirmasi via ponsel. 

Baca Juga :  Puslatkab Dimulai 24 Januari

Badar mengatakan, pembakaran APK berukuran 1 meter (m) x 165 sentimeter (cm) itu dilakukan di Desa Turi Banjaran, Kecamatan Maduran, Lamongan. Bawaslu masih menelusuri motif yang dilakukan oknum pembakaran banner kampanye tersebut. 

”Laporan yang masuk ya akan ditindaklanjuti oleh bawaslu,” tukasnya. 

Badar menuturkan, Bawaslu Lamongan sudah melakukan kajian awal terkait kasus pembakaran APK tersebut. “Tadi kami juga sudah melakukan kajian awal, dan berkas laporan ini akan kami tindak lanjuti ke proses penanganan dugaan pelanggaran,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/