alexametrics
28.6 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Murah dan Mudah Didapatkan, Tren Parfum Meningkat

- Advertisement -

BISNIS – Outlet atau toko parfum mulai banyak berdiri di Lamongan. Konsumen parfum bibit ternyata cukup banyak. Segmentasinya merata mulai remaja hingga kalangan dewasa. Karena harga terjangkau antara Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per milliliter (ml), permintaan parfum bibit tren membaik.

Harga terjangkau tersebut, cukup ramah di kantong pelajar. Apalagi menjaga penampilan sudah menjadi keharusan semua orang. 

Hesti, karyawan salah satu toko mengatakan, permintaan parfum bibit belakangan bertambah. Seiring banyaknya pilihan aroma dan harga ditawarkan terjangkau.

Sehingga, konsumen akan memilih parfum bibit dibandingkan dengan parfum jadi atau kemasan. Menurut Hesti, kebiasaan menggunakan parfum mulai mendera semua kalangan.

Sebelumnya, pengguna hanya kalangan tertentu seperti remaja atau karyawan. Sekarang, konsumen parfum semakin merata. 

Baca Juga :  Penyerapan ADD Lamban, Bisa Terancam Sanksi
- Advertisement -

Bahkan dalam sehari konsumen parfum mencapai 20-30 orang. “Kalau ada momen tertentu permintaan parfum bisa lebih banyak,” ungkapnya. 

Melly karyawan toko lainnya membenarkan, kebutuhan parfum bibit cukup tinggi. Selain murah, parfum ini lebih awet aromanya. Sehingga masyarakat semakin nyaman menggunakannya. 

Selain itu, mereka bisa memilih sesuai karakternya jadi lebih diminati oleh konsumen. Menurutnya, sebagian banyak orang mengklaim aroma parfum merupakan cerminan kepribadian. Sehingga, mereka akan teliti ketika memilih aroma. 

“Tapi adapula konsumen memilih bereksplorasi dengan mencoba aroma terbaru,” jelasnya.

BISNIS – Outlet atau toko parfum mulai banyak berdiri di Lamongan. Konsumen parfum bibit ternyata cukup banyak. Segmentasinya merata mulai remaja hingga kalangan dewasa. Karena harga terjangkau antara Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per milliliter (ml), permintaan parfum bibit tren membaik.

Harga terjangkau tersebut, cukup ramah di kantong pelajar. Apalagi menjaga penampilan sudah menjadi keharusan semua orang. 

Hesti, karyawan salah satu toko mengatakan, permintaan parfum bibit belakangan bertambah. Seiring banyaknya pilihan aroma dan harga ditawarkan terjangkau.

Sehingga, konsumen akan memilih parfum bibit dibandingkan dengan parfum jadi atau kemasan. Menurut Hesti, kebiasaan menggunakan parfum mulai mendera semua kalangan.

Sebelumnya, pengguna hanya kalangan tertentu seperti remaja atau karyawan. Sekarang, konsumen parfum semakin merata. 

Baca Juga :  Game Online Tak Geser Pasar PS 
- Advertisement -

Bahkan dalam sehari konsumen parfum mencapai 20-30 orang. “Kalau ada momen tertentu permintaan parfum bisa lebih banyak,” ungkapnya. 

Melly karyawan toko lainnya membenarkan, kebutuhan parfum bibit cukup tinggi. Selain murah, parfum ini lebih awet aromanya. Sehingga masyarakat semakin nyaman menggunakannya. 

Selain itu, mereka bisa memilih sesuai karakternya jadi lebih diminati oleh konsumen. Menurutnya, sebagian banyak orang mengklaim aroma parfum merupakan cerminan kepribadian. Sehingga, mereka akan teliti ketika memilih aroma. 

“Tapi adapula konsumen memilih bereksplorasi dengan mencoba aroma terbaru,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/