alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Geruduk Kantor Dewan, Suporter Siap Golput

BOJONEGORO – Usaha keras para suporter menemui manajemen berujung pertemuan. Ratusan suporter melakukan long march dan berhenti di depan gedung DPRD itu ditemui manajemen Persibo. Berbagai komunikasi tekait masa depan Persibo pun dibicarakan. 

Sejak pagi hari, sekitar 300 suporter Curva Nord menyanyikan chant dan yel di depan gedung dewan. Sesekali, mereka meneriakKan nama Abdullah Umar di dalam nyanyian dengan harapan ditemui manajemen.

Keinginan suporter untuk menemui manajemen karena selama ini komunikasi tidak berlangsung lancar.“Kami pertanyakan pada manajemen, ke depannya ini seperti apa,” kata Pembina Curva Nord, Arif Setyawan kemarin (20/2)

Arif mengatakan, sudah seharusnya manajemen segera menyiapkan tim, mencari pemain juga mencari pelatih. Bahkan, dalam orasinya, jika tidak ada calon pemimpin daerah yang peduli pada Persibo, ada sebanyak 5 ribu lebih hak suara yang bakal tidak digunakan untuk mengikuti pilkada.

Baca Juga :  Korsleting, Dua Rumah Hangus Terbakar

Mengingat, tidak seperti kota-kota lainnya, Persibo bernasib kurang beruntung karena tidak memiliki pemerintahan yang peduli dengan sepakbola.    

“Jika tidak ada pemimpin yang peduli, kami pastikan 5 ribuan lebih suporter golput,” ujar dia. Arif menambahkan, Curva Nord berkomitmen, pada agenda turun ke jalan ini, pihaknya berkomitmen  untuk tidak bisa dimuati politik apapun.

  Sebab, fokus konsentrasi hanya pada Persibo. Tidak ada urusan lain. Beberapa saat setelah orasi dan yel digencarkan suporter, mereka dipersilahkan mediasi dengan manajemen. 

CEO Persibo, Abdullah Umar saat mediasi bersama suporter mengatakan, tidak semua manajemen aktif. Bahkan ada yang terang-terangan mundur. Itu menjadi faktor lambannya kebijakan diambil.

Sedangkan untuk merombak manajemen baru, dia mengakui jika memang sulit. Sebab, ada yang berniat masuk tapi banyak pula memutuskan mundur. Alasannya kondisi Persibo memang sedang sulit. Yakni, berlabel profesional tapi bermain di kancah amatir. 

Baca Juga :  PKL Siang Tidak Terdata

“Kita sudah berkomunikasi dengan siapapun. Ada yang ingin mendaftar tapi banyak pula yang mundur,” kata dia. Selain itu, regulasi Liga 3 belum jelas.

Padahal, regulasi tersebut menjadi acuan Persibo untuk mengambil kebijakan membentuk tim dan merekrut pelatih. Kenapa yang lain sudah mempersiapkan? Karena tim-tim lain membentuk tim ala kadarnya.

Sekadar ada dan mengakomodasi pemain-pemain lokal. Dalam pertemuan tersebut, pihak suporter dan manajemen sepakat untuk segera berbenah.

Dalam waktu dekat, Persibo bakal segera melakukan seleksi pemain dan pemilihan pelatih untuk mengikuti kompetisi Liga 3 sekitar April mendatang.

BOJONEGORO – Usaha keras para suporter menemui manajemen berujung pertemuan. Ratusan suporter melakukan long march dan berhenti di depan gedung DPRD itu ditemui manajemen Persibo. Berbagai komunikasi tekait masa depan Persibo pun dibicarakan. 

Sejak pagi hari, sekitar 300 suporter Curva Nord menyanyikan chant dan yel di depan gedung dewan. Sesekali, mereka meneriakKan nama Abdullah Umar di dalam nyanyian dengan harapan ditemui manajemen.

Keinginan suporter untuk menemui manajemen karena selama ini komunikasi tidak berlangsung lancar.“Kami pertanyakan pada manajemen, ke depannya ini seperti apa,” kata Pembina Curva Nord, Arif Setyawan kemarin (20/2)

Arif mengatakan, sudah seharusnya manajemen segera menyiapkan tim, mencari pemain juga mencari pelatih. Bahkan, dalam orasinya, jika tidak ada calon pemimpin daerah yang peduli pada Persibo, ada sebanyak 5 ribu lebih hak suara yang bakal tidak digunakan untuk mengikuti pilkada.

Baca Juga :  DBH Migas 2019 Tak Capai Target

Mengingat, tidak seperti kota-kota lainnya, Persibo bernasib kurang beruntung karena tidak memiliki pemerintahan yang peduli dengan sepakbola.    

“Jika tidak ada pemimpin yang peduli, kami pastikan 5 ribuan lebih suporter golput,” ujar dia. Arif menambahkan, Curva Nord berkomitmen, pada agenda turun ke jalan ini, pihaknya berkomitmen  untuk tidak bisa dimuati politik apapun.

  Sebab, fokus konsentrasi hanya pada Persibo. Tidak ada urusan lain. Beberapa saat setelah orasi dan yel digencarkan suporter, mereka dipersilahkan mediasi dengan manajemen. 

CEO Persibo, Abdullah Umar saat mediasi bersama suporter mengatakan, tidak semua manajemen aktif. Bahkan ada yang terang-terangan mundur. Itu menjadi faktor lambannya kebijakan diambil.

Sedangkan untuk merombak manajemen baru, dia mengakui jika memang sulit. Sebab, ada yang berniat masuk tapi banyak pula memutuskan mundur. Alasannya kondisi Persibo memang sedang sulit. Yakni, berlabel profesional tapi bermain di kancah amatir. 

Baca Juga :  RSUD Harus Benahi SDM, PR Menambah Kemoterapi

“Kita sudah berkomunikasi dengan siapapun. Ada yang ingin mendaftar tapi banyak pula yang mundur,” kata dia. Selain itu, regulasi Liga 3 belum jelas.

Padahal, regulasi tersebut menjadi acuan Persibo untuk mengambil kebijakan membentuk tim dan merekrut pelatih. Kenapa yang lain sudah mempersiapkan? Karena tim-tim lain membentuk tim ala kadarnya.

Sekadar ada dan mengakomodasi pemain-pemain lokal. Dalam pertemuan tersebut, pihak suporter dan manajemen sepakat untuk segera berbenah.

Dalam waktu dekat, Persibo bakal segera melakukan seleksi pemain dan pemilihan pelatih untuk mengikuti kompetisi Liga 3 sekitar April mendatang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/