alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Gadis ini Miliki Bakat Pidato Bahasa Arab

- Advertisement -

SHE – Meski belum pernah memiliki prestasi yang membanggakan, namun Ika Puspita merasa memiliki bakat membuat sekaligus membawakan pidato berbahasa Arab maupun Indonesia. Dia merasa bakat tersebut terbentuk karena dia sudah mempelajari dan mengeksplorasi bahasa Arab sejak kecil. Ika, panggilan akrabnya, pun merasa percaya diri dengan materi pidato berbahasa Arab yang telah dibuat.

“Meski saya belum pernah menang lomba pidato bahasa Arab, tapi yang penting bakat saya mampu tersalurkan,” tutur gadis asal Desa Pucangarum Kecamatan Baureno itu.

Menurut dia, parameter orang sukses bukan dilihat berapa kali menjadi juara dalam kompetisi, tetapi oang yang selalu menunjukkan konsistensinya dalam menggeluti bakat yang dimiliki.

Baca Juga :  Berwisata dengan Berburu Warung Murah

Sebab, tidak jaminan seorang juara hidupnya akan selalu sukses. “Idealnya sih selalu belajar agar menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya,” ujar gadis kelahiran 1999 itu.

Dia pun sebenarnya ingin sekali bisa membuat sekaligus berpidato menggunakan bahasa Inggris, tetapi masih butuh banyak belajar. “Harus banyak belajar menjadi orang yang tidak mudah puas,” tegas mahasiswi Uinsa Surabaya itu.

- Advertisement -

Selain itu, Ika sangat gemar menonton sepak bola, dia merasakan rasa kebersamaan ketika berada di dalam stadion. Namun, karena rumahnya lebih dekat dengan Lamongan, Ika cenderung lebih banyak teman orang Lamongan dari pada Bojonegoro.

“Jadi, saya cintanya sama sepak bola Lamongan karena dari teman,” ujarnya. Sehingga istilahnya Persela Fans Bojonegoro. “Tapi saya tetap sangat bangga menjadi penduduk Bojonegoro yang terkenal dengan keramahan, kecerdasan, serta kebaikan hatinya,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Pengembangan Tebu di Wilayah Tengah Gagal

SHE – Meski belum pernah memiliki prestasi yang membanggakan, namun Ika Puspita merasa memiliki bakat membuat sekaligus membawakan pidato berbahasa Arab maupun Indonesia. Dia merasa bakat tersebut terbentuk karena dia sudah mempelajari dan mengeksplorasi bahasa Arab sejak kecil. Ika, panggilan akrabnya, pun merasa percaya diri dengan materi pidato berbahasa Arab yang telah dibuat.

“Meski saya belum pernah menang lomba pidato bahasa Arab, tapi yang penting bakat saya mampu tersalurkan,” tutur gadis asal Desa Pucangarum Kecamatan Baureno itu.

Menurut dia, parameter orang sukses bukan dilihat berapa kali menjadi juara dalam kompetisi, tetapi oang yang selalu menunjukkan konsistensinya dalam menggeluti bakat yang dimiliki.

Baca Juga :  Kali Klampok Meluap, Tebing Jembatan Bobol Longsor

Sebab, tidak jaminan seorang juara hidupnya akan selalu sukses. “Idealnya sih selalu belajar agar menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya,” ujar gadis kelahiran 1999 itu.

Dia pun sebenarnya ingin sekali bisa membuat sekaligus berpidato menggunakan bahasa Inggris, tetapi masih butuh banyak belajar. “Harus banyak belajar menjadi orang yang tidak mudah puas,” tegas mahasiswi Uinsa Surabaya itu.

- Advertisement -

Selain itu, Ika sangat gemar menonton sepak bola, dia merasakan rasa kebersamaan ketika berada di dalam stadion. Namun, karena rumahnya lebih dekat dengan Lamongan, Ika cenderung lebih banyak teman orang Lamongan dari pada Bojonegoro.

“Jadi, saya cintanya sama sepak bola Lamongan karena dari teman,” ujarnya. Sehingga istilahnya Persela Fans Bojonegoro. “Tapi saya tetap sangat bangga menjadi penduduk Bojonegoro yang terkenal dengan keramahan, kecerdasan, serta kebaikan hatinya,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Kepincut Dunia Jurnalistik

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/