alexametrics
24 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Ali Mahfudl Perjuangkan Nasib Guru dan Kelestarian Lingkungan

ADVERTORIAL – Ali Mahfudl, anggota Fraksi PAN DPRD Lamongan, telah menggelar reses di Rumah Makan Bintang Lima, Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro. Kegiatan yang dihadiri 112 orang itu, memunculkan beberapa usulan dari dari masyarakat.Sebagian peserta mengusulkan tentang pembangunan infrastruktur.

Di antaranya, pembangunan jalan poros desa, pengerukan waduk, penanganan sampah, dan usulan pembangunan masjid atau musala.

‘’Yang mengusulkan madin juga ada’’ katanya.Kegiatan tersebut juga secara tiba – tiba dihadiri guru swasta yang diwakili forum guru honorer non K-2. Mereka ingin menolak SK bupati tentang penugasan dan menuntut SK pengangkatan guru honorer.

Ketua forum, Syukron, S.Pd, beralasan itu salah satu syarat untuk mengurusi NUPTK dan sertifikasi.

Baca Juga :  Nil Maizar: Jangan Sombong Karena Pertandingan Masih Banyak

Sedangkan Hamdan, Spd, dari perwakilan masyarakat pantura, meminta untuk disampaikan ke pemkab bahwa kegiatan reklamasi dan perusakan tanaman bakau atau mangrove dihentikan. Sebab, tanaman tersebut bisa menahan terjadinya abrasi.

Juga, melindungi ekosistem. Apalagi, menanamnya lagi tidak mudah.‘’Maka kami mohon pemerintah harus memperhatikan keinginan rakyat kecil ini.

Jangan membela para pengusaha yang hanya berpikir keuntungan finansial, tapi mengabaikan kebutuhan dan kepentingan rakyat kecil,’’ ujarnya kepada Ali Mahfudl yang juga menjabat ketua komisi D DPRD itu. 

ADVERTORIAL – Ali Mahfudl, anggota Fraksi PAN DPRD Lamongan, telah menggelar reses di Rumah Makan Bintang Lima, Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro. Kegiatan yang dihadiri 112 orang itu, memunculkan beberapa usulan dari dari masyarakat.Sebagian peserta mengusulkan tentang pembangunan infrastruktur.

Di antaranya, pembangunan jalan poros desa, pengerukan waduk, penanganan sampah, dan usulan pembangunan masjid atau musala.

‘’Yang mengusulkan madin juga ada’’ katanya.Kegiatan tersebut juga secara tiba – tiba dihadiri guru swasta yang diwakili forum guru honorer non K-2. Mereka ingin menolak SK bupati tentang penugasan dan menuntut SK pengangkatan guru honorer.

Ketua forum, Syukron, S.Pd, beralasan itu salah satu syarat untuk mengurusi NUPTK dan sertifikasi.

Baca Juga :  Sibuk Beraktifitas, Bagi Gadis ini Kuliah Tetap Prioritas

Sedangkan Hamdan, Spd, dari perwakilan masyarakat pantura, meminta untuk disampaikan ke pemkab bahwa kegiatan reklamasi dan perusakan tanaman bakau atau mangrove dihentikan. Sebab, tanaman tersebut bisa menahan terjadinya abrasi.

Juga, melindungi ekosistem. Apalagi, menanamnya lagi tidak mudah.‘’Maka kami mohon pemerintah harus memperhatikan keinginan rakyat kecil ini.

Jangan membela para pengusaha yang hanya berpikir keuntungan finansial, tapi mengabaikan kebutuhan dan kepentingan rakyat kecil,’’ ujarnya kepada Ali Mahfudl yang juga menjabat ketua komisi D DPRD itu. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/