alexametrics
24 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

SMA-SMK Belum Tentukan Siswa Bisa Daftar SNMPTN

Radar Bojonegoro – SMA dan SMK harus cermat memilah siswa kelas XII didaftarkan mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Tahapan SNMPTN itu sejak awal Januari dan saat ini tahap registrasi akun lembaga tes masuk perguruan tinggi (LTMPT).

Termasuk tahapan penetapan siswa eligible, dan pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Setelahnya baru pendaftaran mulai 15 sampai 24 Februari. Kepala SMAN 1 Dander Mashadi mengatakan, baru menerima informasi kuota siswa sekolahnya yang bisa mendaftar SNMPTN.

Kuota tersebut mengacu akreditasi setiap sekolah. ‘’Ini baru muncul kuota SNMPTN 40 persen (pada lembaga akreditasi A),” katanya kemarin (20/1). Menurut dia, kuota 40 persen itu akan dikalkulasi dengan jumlah keseluruhan siswa kelas XII.

Baca Juga :  Jalur Temayang Tak Kunjung Diperbaiki

Adapun jumlah siswa IPS di lembaganya ada 73 anak. Sementara, IPA ada 112 siswa. Jika dihitung, IPS mendapat jatah 30 siswa dan IPA 45 siswa. ‘’Setelah ini persiapan anakanak masuk 40 persen nanti. Untuk memilih PT (perguruan tinggi) dan prodi (program studi),” ujar mantan Kepala SMAN 2 Bojonegoro itu.

Kepala SMKN 4 Bojonegoro Suyono mengatakan, sudah mulai menjajaki proses pendaftaran SNMPTN. Melakukan registrasi dan pendataan siswa pada akun LTMPT. Segala mekanisme pendaftarannya menggunakan akun tersebut. ‘’Masih proses pendataan siswa ke dalam akun. Termasuk memasukkan nilai-nilainya (rapor siswa) itu,” katanya kemarin (20/1).

Menurut dia, setelah itu lembaganya akan menetapkan siswa eligible. Sesuai hasil pemeringkatan nilai rapor serta prestasi akademik maupun nonakademik. Mengingat setiap sekolah memiliki kuota maksimal. Namun, ia masih belum menyebut besaran kuota untuk lembaganya. ‘’Setiap sekolah akan dapat kuota, sesuai akreditasinya,” ujar dia. 

Baca Juga :  Wujud Sinergitas Besama DPRD dan Pemkab Tuban

Radar Bojonegoro – SMA dan SMK harus cermat memilah siswa kelas XII didaftarkan mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Tahapan SNMPTN itu sejak awal Januari dan saat ini tahap registrasi akun lembaga tes masuk perguruan tinggi (LTMPT).

Termasuk tahapan penetapan siswa eligible, dan pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Setelahnya baru pendaftaran mulai 15 sampai 24 Februari. Kepala SMAN 1 Dander Mashadi mengatakan, baru menerima informasi kuota siswa sekolahnya yang bisa mendaftar SNMPTN.

Kuota tersebut mengacu akreditasi setiap sekolah. ‘’Ini baru muncul kuota SNMPTN 40 persen (pada lembaga akreditasi A),” katanya kemarin (20/1). Menurut dia, kuota 40 persen itu akan dikalkulasi dengan jumlah keseluruhan siswa kelas XII.

Baca Juga :  Sally: Ramah Anak Saja Belum, Kok Disebut Layak Anak

Adapun jumlah siswa IPS di lembaganya ada 73 anak. Sementara, IPA ada 112 siswa. Jika dihitung, IPS mendapat jatah 30 siswa dan IPA 45 siswa. ‘’Setelah ini persiapan anakanak masuk 40 persen nanti. Untuk memilih PT (perguruan tinggi) dan prodi (program studi),” ujar mantan Kepala SMAN 2 Bojonegoro itu.

Kepala SMKN 4 Bojonegoro Suyono mengatakan, sudah mulai menjajaki proses pendaftaran SNMPTN. Melakukan registrasi dan pendataan siswa pada akun LTMPT. Segala mekanisme pendaftarannya menggunakan akun tersebut. ‘’Masih proses pendataan siswa ke dalam akun. Termasuk memasukkan nilai-nilainya (rapor siswa) itu,” katanya kemarin (20/1).

Menurut dia, setelah itu lembaganya akan menetapkan siswa eligible. Sesuai hasil pemeringkatan nilai rapor serta prestasi akademik maupun nonakademik. Mengingat setiap sekolah memiliki kuota maksimal. Namun, ia masih belum menyebut besaran kuota untuk lembaganya. ‘’Setiap sekolah akan dapat kuota, sesuai akreditasinya,” ujar dia. 

Baca Juga :  Kinerja Guru Harus Diawasi dengan Share Lokasi

Artikel Terkait

Most Read

Dapat Formasi, Jumlah Belum Jelas

Layu sebelum Dipanen

Ancam Pidanakan Kampanye SARA di Medsos

Artikel Terbaru


/