alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Lubang Hiasi Jalan Nasional 

LAMONGAN – Perjalanan melintasi Jalan Lamongan-Babat sering tak lancar. Bukan karena kemacetan, tapi karena kondisi jalan yang membujur timur-barat itu memprihatinkan. Banyak lubang menghiasi jalan nasional tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Lamongan, kerusakan terbanyak di Kecamatan Babat dan Kecamatan Pucuk. Diameter lubangnya cukup dalam. Tentu ini membahayakan pengguna motor yang melintas, terutama laju cepat. 

Hal itu menggerakkan petugas kepolisian dan organisasi masyarakat (ormas) Babat peduli, turun ke jalan melakukan pengecatan di titik-titik jalan berlubang. Itu dilakukan sebagai tanda jalan berlubang, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. 

“Dari pantauan kami, kerusakan terbanyak di pertigaan traffic light (lampu merah) dan depan Pasar Agrobis Babat,” kata Kanit Lantas Polsek Babat Aiptu Suwandi sabtu (20/1).

Baca Juga :  Rapid Test Mandiri Dinilai Mahal

Dia mengatakan, ada dua lubang di jalan depan Pasar Agrobis yang diameternya cukup besar. Itu dikhawatirkan memicu laka pada pengendara motor. Saat bersamaan, diakui Wandi, petugas PPK balai besar perbaikan jalan nasional melakukan perbaikan.“Iya tadi (kemarin, Red) ada petugas yang sudah memperbaiki jalan,” imbuhnya. 

Wakil Kepala TU PPK Balai Besar Jalan Lamongan-Babat, Rahmad tak menampik jika kerusakan jalan mulai terjadi akibat beratnya beban kendaraan. Serta dipicu genangan air yang terjadi ketika hujan. “Iya memang kita mendapat laporan jika terdapat beberapa titik yang rusak,” tukasnya. 

Dia memberikan contoh, di tikungan pertigaan lampu merah Kecamatan Babat, aspal mengelupas. Setelah dilakukan penggalian aspal, terdapat banyak air yang membuat aspal terkelupas. “Ini tadi di titik itu sudah kita rekon dengan beberapa proses. Karena aspal mengelupas, jadi tak bisa hanya di tambal sulam,” tegasnya. 

Baca Juga :  Memasuki Imlek, Pengrajin Barongsai Kebanjiran Pesanan

Rahmad berjanji bakal melakukan perbaikan di titik berlubang lainnya. Sebab, keterbatasan petugas membuat perbaikan dilakukan secara berkala, disesuaikan titik terparah. “Pasti segera kita perbaiki secara berkala,” ucapnya.

Titik Kerusakan

– Jalan berlubang terbanyak di Kecamatan Babat dan Pucuk.

– Diameter lubangnya cukup dalam.

– Membahayakan pengendara motor.

– Petugas dan salah satu ormas turun ke jalan dan memberi tanda pengecatan jalan berlubang.

– Balai Besar Jalan Lamongan-Babat mengakui kerusakan dan lubang jalan.

– Dipicu beban kendaraaan dan genangan usai hujan.

– Mulai memperbaiki jalan rusak 

LAMONGAN – Perjalanan melintasi Jalan Lamongan-Babat sering tak lancar. Bukan karena kemacetan, tapi karena kondisi jalan yang membujur timur-barat itu memprihatinkan. Banyak lubang menghiasi jalan nasional tersebut.

Pantauan Jawa Pos Radar Lamongan, kerusakan terbanyak di Kecamatan Babat dan Kecamatan Pucuk. Diameter lubangnya cukup dalam. Tentu ini membahayakan pengguna motor yang melintas, terutama laju cepat. 

Hal itu menggerakkan petugas kepolisian dan organisasi masyarakat (ormas) Babat peduli, turun ke jalan melakukan pengecatan di titik-titik jalan berlubang. Itu dilakukan sebagai tanda jalan berlubang, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. 

“Dari pantauan kami, kerusakan terbanyak di pertigaan traffic light (lampu merah) dan depan Pasar Agrobis Babat,” kata Kanit Lantas Polsek Babat Aiptu Suwandi sabtu (20/1).

Baca Juga :  Porang, 'Emas Hutan' di Kaki Gunung Pandan

Dia mengatakan, ada dua lubang di jalan depan Pasar Agrobis yang diameternya cukup besar. Itu dikhawatirkan memicu laka pada pengendara motor. Saat bersamaan, diakui Wandi, petugas PPK balai besar perbaikan jalan nasional melakukan perbaikan.“Iya tadi (kemarin, Red) ada petugas yang sudah memperbaiki jalan,” imbuhnya. 

Wakil Kepala TU PPK Balai Besar Jalan Lamongan-Babat, Rahmad tak menampik jika kerusakan jalan mulai terjadi akibat beratnya beban kendaraan. Serta dipicu genangan air yang terjadi ketika hujan. “Iya memang kita mendapat laporan jika terdapat beberapa titik yang rusak,” tukasnya. 

Dia memberikan contoh, di tikungan pertigaan lampu merah Kecamatan Babat, aspal mengelupas. Setelah dilakukan penggalian aspal, terdapat banyak air yang membuat aspal terkelupas. “Ini tadi di titik itu sudah kita rekon dengan beberapa proses. Karena aspal mengelupas, jadi tak bisa hanya di tambal sulam,” tegasnya. 

Baca Juga :  UNISLA Ciptakan Alat Mesin Bertenaga Surya Bagi Petani dan Peternak

Rahmad berjanji bakal melakukan perbaikan di titik berlubang lainnya. Sebab, keterbatasan petugas membuat perbaikan dilakukan secara berkala, disesuaikan titik terparah. “Pasti segera kita perbaiki secara berkala,” ucapnya.

Titik Kerusakan

– Jalan berlubang terbanyak di Kecamatan Babat dan Pucuk.

– Diameter lubangnya cukup dalam.

– Membahayakan pengendara motor.

– Petugas dan salah satu ormas turun ke jalan dan memberi tanda pengecatan jalan berlubang.

– Balai Besar Jalan Lamongan-Babat mengakui kerusakan dan lubang jalan.

– Dipicu beban kendaraaan dan genangan usai hujan.

– Mulai memperbaiki jalan rusak 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/