alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Akses Jalan Desa Dukuhagung Terendam 

- Advertisement -

LAMONGAN – Akses jalan penghubung Dusun Kacangan-Dusun Lenjer, Desa Dukuhagung, Kecamatan Tikung, Lamongan tersendat akibat genangan air,sabtu (20/1). Tinggi genangan setinggi 50 sentimeter (cm).

Dan, menggenangi jalan sepanjang 600 meter. Beberapa pengendara motor harus hati-hati saat melintas, serta beberapa motor mogok karena kemasukan air. 

Awaludin, warga sekitar mengatakan, hujan deras mengguyur Jumat (19/1) menyebabkan kali aliran Waduk Takeranklanting meluap. Akibatnya, air merendam sebagian jalan di Desa Dukuhagung. 

“Jadi aliran kali di barat itu pertemuan kali Wonokromo dan Takeranklanting. Tak mampu menampung, akhirnya terjadi genangan,” kata pria anggota Banser Ansor Tikung tersebut.

Dia menjelaskan, jalan ini menjadi jujukan genangan air saat musim hujan tiap tahunnya. Musim hujan kali ini, diakuinya, baru sekali ini jalan Kacangan-Lenjer terendam air.

Baca Juga :  Jalan Desa Putus, 45 Ha Padi Terendam 
- Advertisement -

“Tiap tahun pasti terendam. Kalau di jalan Desa Takeranklanting ya biasa terendam, tapi jalannya sudah ditinggikan,” ucapnya.  

Ini merupakan satu-satunya akses paling dekat ke beberapa dusun di Desa Dukuhagung. Serta, akses menuju sejumlah desa di Kecamatan Sarirejo.

Jika melintas melalui jalan lain, jaraknya sangat jauh. Sehingga, pemotor terpaksa menerabas, walaupun risikonya motor mogok. “Beberapa motor juga mogok,” ujarnya. 

Kabag Humas Dan Protokoler Pemkab Lamongan Agus Hendrawan menjelaskan, genangan air di Desa Dukuhagung bukan karena meluapnya waduk.

Namun, tingginya intensitas hujan. Namun, dia menambahkan genangan air tak berlangsung lama. “Kalau hujan melandai biasanya cepat surut,”pungkasnya. 

Meski begitu, Agus bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumber Daya Air (SDA) untuk mengecek penyebab genangan air.

Baca Juga :  Warning Gelombang Tinggi

“Nanti akan kita koordinasikan dan kita tinjau ke lapangan. Untuk mengetahui apakah ada penyebab dari meluapnya kali atau waduk,” ucapnya.

LAMONGAN – Akses jalan penghubung Dusun Kacangan-Dusun Lenjer, Desa Dukuhagung, Kecamatan Tikung, Lamongan tersendat akibat genangan air,sabtu (20/1). Tinggi genangan setinggi 50 sentimeter (cm).

Dan, menggenangi jalan sepanjang 600 meter. Beberapa pengendara motor harus hati-hati saat melintas, serta beberapa motor mogok karena kemasukan air. 

Awaludin, warga sekitar mengatakan, hujan deras mengguyur Jumat (19/1) menyebabkan kali aliran Waduk Takeranklanting meluap. Akibatnya, air merendam sebagian jalan di Desa Dukuhagung. 

“Jadi aliran kali di barat itu pertemuan kali Wonokromo dan Takeranklanting. Tak mampu menampung, akhirnya terjadi genangan,” kata pria anggota Banser Ansor Tikung tersebut.

Dia menjelaskan, jalan ini menjadi jujukan genangan air saat musim hujan tiap tahunnya. Musim hujan kali ini, diakuinya, baru sekali ini jalan Kacangan-Lenjer terendam air.

Baca Juga :  Dishub Pertahankan Terminal Tipe C
- Advertisement -

“Tiap tahun pasti terendam. Kalau di jalan Desa Takeranklanting ya biasa terendam, tapi jalannya sudah ditinggikan,” ucapnya.  

Ini merupakan satu-satunya akses paling dekat ke beberapa dusun di Desa Dukuhagung. Serta, akses menuju sejumlah desa di Kecamatan Sarirejo.

Jika melintas melalui jalan lain, jaraknya sangat jauh. Sehingga, pemotor terpaksa menerabas, walaupun risikonya motor mogok. “Beberapa motor juga mogok,” ujarnya. 

Kabag Humas Dan Protokoler Pemkab Lamongan Agus Hendrawan menjelaskan, genangan air di Desa Dukuhagung bukan karena meluapnya waduk.

Namun, tingginya intensitas hujan. Namun, dia menambahkan genangan air tak berlangsung lama. “Kalau hujan melandai biasanya cepat surut,”pungkasnya. 

Meski begitu, Agus bakal berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumber Daya Air (SDA) untuk mengecek penyebab genangan air.

Baca Juga :  Pramudya Arif Dwijanarko Anak Desa Peraih Beasiswa di Belanda 

“Nanti akan kita koordinasikan dan kita tinjau ke lapangan. Untuk mengetahui apakah ada penyebab dari meluapnya kali atau waduk,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Fisik dan Teknik Butuh Perbaikan

Truk v Motor, Mahasiswa Tewas

PPDB Daring Rawan Celah Kecurangan

Artikel Terbaru


/