alexametrics
27.8 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Peminat Lebihi Kuota 

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kuota penghuni rusunawa hanya 42 PNS Pemkab Lamongan. Namun, jumlah peminatnya lebih banyak. 

Dinas Perkim Lamongan harus menyeleksi penghuni rusunawa agar sesuai kriteria. “Masih menjaring calon penghuni. Semoga secepatnya selesai dan bisa ditempati,’’ harap Kabid Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Dinas Perkim Lamongan, Siti Zulkah.

Menurut dia, calon penghuni harus golongan I dan II. Perekrutan tahun lalu dinilainya tidak bisa diterima karena semuanya minimal golongan III, bukan termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Selain itu, calon penghuni harus mereka yang tidak mempunyai rumah dan berkeluarga. Rusunawa itu menjadi tempat tinggal pertama. 

Zulkah menuturkan, pemohon yang mendaftar termasuk CPNS baru. Setiap penghuni nantinya mendapatkan satu petak bangunan berbentuk kamar yang dilengkapi tempat tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang tamu. Juga disiapkan fasilitas tambahan seperti saluran air pembuangan dan parkir. 

Baca Juga :  Pemkab Blora Beri Bantuan kepada Petani 

“Nantinya semua ada tandon untuk cadangan air. Karena itu sempat ada addendum (perubahan) untuk perbaikan tendon dan atap,” jelasnya. 

Zulkah mengatakan, kegiatan di rusunawa sekarang hanya pemeliharaan dari rekanan. Bangunan tersebut merupakan bantuan pusat untuk MBR dari PNS dan tanahnya merupakan hibah daerah.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kuota penghuni rusunawa hanya 42 PNS Pemkab Lamongan. Namun, jumlah peminatnya lebih banyak. 

Dinas Perkim Lamongan harus menyeleksi penghuni rusunawa agar sesuai kriteria. “Masih menjaring calon penghuni. Semoga secepatnya selesai dan bisa ditempati,’’ harap Kabid Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Dinas Perkim Lamongan, Siti Zulkah.

Menurut dia, calon penghuni harus golongan I dan II. Perekrutan tahun lalu dinilainya tidak bisa diterima karena semuanya minimal golongan III, bukan termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Selain itu, calon penghuni harus mereka yang tidak mempunyai rumah dan berkeluarga. Rusunawa itu menjadi tempat tinggal pertama. 

Zulkah menuturkan, pemohon yang mendaftar termasuk CPNS baru. Setiap penghuni nantinya mendapatkan satu petak bangunan berbentuk kamar yang dilengkapi tempat tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang tamu. Juga disiapkan fasilitas tambahan seperti saluran air pembuangan dan parkir. 

Baca Juga :  Izin Limbah Cair hanya Dikantongi Delapan Puskesmas

“Nantinya semua ada tandon untuk cadangan air. Karena itu sempat ada addendum (perubahan) untuk perbaikan tendon dan atap,” jelasnya. 

Zulkah mengatakan, kegiatan di rusunawa sekarang hanya pemeliharaan dari rekanan. Bangunan tersebut merupakan bantuan pusat untuk MBR dari PNS dan tanahnya merupakan hibah daerah.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/