alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Setahun Tumbuh Seribu Unit Rumah

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pertumbuhan rumah bersubsidi cukup pesat di Lamongan. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Lamongan mencatat sudah berdiri 6 ribu perumahan bersubsidi di Lamongan sejak lima tahun terakhir.

Jika dirata – rata, maka satu tahun berdiri seribu perumahan.  ‘’Peminat perumahan bersubsidi cukup banyak, jadi makin banyak developer yang melirik,’’ tutur Kabid Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Dinas PRKP Lamongan, Siti Zulkha kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (19/9). 

Menurut dia, tingginya animo peminat perumahan bersubsidi karena ada subsidi yang diberikan. Sehingga, harganya lebih murah. Selain itu, perumahan kini sudah menjadi tren baru di Lamongan. 

Baca Juga :  Ajang Populerkan Pariwisata Lamongan 

”Setiap orang membuka subsidi pasti ramai dan banyak peminatnya,” tukasnya. 

Dia mengatakan, tak ada ketentuan khusus bagi developer yang ingin mendirikan perumahan dengan luasan lahan 6 meter (m) x 10 m tersebut. Serta, tidak ada batasan target berdirinya perumahan bersubsidi tiap tahunnya. 

”Tidak ada target pertumbuhan. Tergantung masing-masing developer bisa mendirikan berapapun,” ujar Zulkha saat dikonfirmasi via ponsel. 

Namun, belum semua kecamatan di Kota Soto terdapat perumahan bersubsidi. Selain di Kecamatan Lamongan, perumahan bersubsidi juga terdapat di Kecamatan Tikung, Sukorame, Ngimbang, Brondong, Paciran, Kembangbahu, Kedungpring, Babat, dan Sugio. 

”Kalau melihat masih luasnya lahan permukiman yang belum tergarap di kecamatan lainnya, ke depan diperkirakan pertumbuhan rumah bersubsidi makin signifikan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Airlangga Puji Kerja Sama Golkar dengan Gubernur Khofifah

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pertumbuhan rumah bersubsidi cukup pesat di Lamongan. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Lamongan mencatat sudah berdiri 6 ribu perumahan bersubsidi di Lamongan sejak lima tahun terakhir.

Jika dirata – rata, maka satu tahun berdiri seribu perumahan.  ‘’Peminat perumahan bersubsidi cukup banyak, jadi makin banyak developer yang melirik,’’ tutur Kabid Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Dinas PRKP Lamongan, Siti Zulkha kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (19/9). 

Menurut dia, tingginya animo peminat perumahan bersubsidi karena ada subsidi yang diberikan. Sehingga, harganya lebih murah. Selain itu, perumahan kini sudah menjadi tren baru di Lamongan. 

Baca Juga :  DAK Cair di Rekening Tim Pelaksana

”Setiap orang membuka subsidi pasti ramai dan banyak peminatnya,” tukasnya. 

Dia mengatakan, tak ada ketentuan khusus bagi developer yang ingin mendirikan perumahan dengan luasan lahan 6 meter (m) x 10 m tersebut. Serta, tidak ada batasan target berdirinya perumahan bersubsidi tiap tahunnya. 

”Tidak ada target pertumbuhan. Tergantung masing-masing developer bisa mendirikan berapapun,” ujar Zulkha saat dikonfirmasi via ponsel. 

Namun, belum semua kecamatan di Kota Soto terdapat perumahan bersubsidi. Selain di Kecamatan Lamongan, perumahan bersubsidi juga terdapat di Kecamatan Tikung, Sukorame, Ngimbang, Brondong, Paciran, Kembangbahu, Kedungpring, Babat, dan Sugio. 

”Kalau melihat masih luasnya lahan permukiman yang belum tergarap di kecamatan lainnya, ke depan diperkirakan pertumbuhan rumah bersubsidi makin signifikan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Utamakan Saluran Pembuangan Desa

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/