alexametrics
23.6 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Didominasi Barang Bukti Perkara Narkoba

KOTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan memusnahkan 21 jenis barang bukti (BB) dari 62 perkara yang sudah inkcraht (berkekuatan hukum tetap) kamis (19/7). Sebagian besar didominasi perkara narkoba, yakni sebanyak 36 perkara dengan BB 63.91 gram narkoba. ‘’Paling banyak perkara narkoba,’’ kata Kasi Pidana Umum Kejari Lamongan, Adhi Setyo Prabowo kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Dia menuturkan, BB yang telah dimusnahkan diantaranya pil Karnopen sebanyak 153.354 butir, 33 unit handphone, 20 linting ganja, 75 lembar uang palsu pecahan Rp 50 Ribu dan VCD bajakan 320 keping. Selain itu juga ada senjata laras pendek dan laras panjang, softgun jenis revolver beserta pelurunya dan ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis. ‘’Pemusnahan ini agar tidak disalahgunakan,’’ terangnya.

Baca Juga :  Penjual Miras Oplosan Bakal Ditindak Tegas

Tingginya perkara narkotika itu, kata dia, seharusnya menjadi perhatian semua pihak. Sebab, obat berbahaya itu bisa mengancam generasi penerus. Sehingga pencegahannya tidak hanya dilakukan lembaga penegak hukum, namun semua pihak termasuk pemerintah daerah bersama masyarakat.

‘’Obat terlarang jenis narkotika ini yang harus mendapat perhatian semua pihak,’’ pungkasnya. Pemusnahan BB tersebut juga dihadiri Bupati Lamongan, Fadeli, Wabup Kartika Hidayati, kajari, anggota forkompimda, dan pihak terkait lainnya 

KOTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan memusnahkan 21 jenis barang bukti (BB) dari 62 perkara yang sudah inkcraht (berkekuatan hukum tetap) kamis (19/7). Sebagian besar didominasi perkara narkoba, yakni sebanyak 36 perkara dengan BB 63.91 gram narkoba. ‘’Paling banyak perkara narkoba,’’ kata Kasi Pidana Umum Kejari Lamongan, Adhi Setyo Prabowo kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Dia menuturkan, BB yang telah dimusnahkan diantaranya pil Karnopen sebanyak 153.354 butir, 33 unit handphone, 20 linting ganja, 75 lembar uang palsu pecahan Rp 50 Ribu dan VCD bajakan 320 keping. Selain itu juga ada senjata laras pendek dan laras panjang, softgun jenis revolver beserta pelurunya dan ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis. ‘’Pemusnahan ini agar tidak disalahgunakan,’’ terangnya.

Baca Juga :  Situs Sejarah di Lamongan Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Tingginya perkara narkotika itu, kata dia, seharusnya menjadi perhatian semua pihak. Sebab, obat berbahaya itu bisa mengancam generasi penerus. Sehingga pencegahannya tidak hanya dilakukan lembaga penegak hukum, namun semua pihak termasuk pemerintah daerah bersama masyarakat.

‘’Obat terlarang jenis narkotika ini yang harus mendapat perhatian semua pihak,’’ pungkasnya. Pemusnahan BB tersebut juga dihadiri Bupati Lamongan, Fadeli, Wabup Kartika Hidayati, kajari, anggota forkompimda, dan pihak terkait lainnya 

Artikel Terkait

Most Read

Senggol Elf, Tabrak Motor, Hantam Pohon

Harus Jadi Versi Terbaik

Belum Keluarkan Izin Amdal SPBU

Artikel Terbaru


/